Millendaru Bicara Soal Pengakuan di Youtube, dan Ashanty Yang Terbebani

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:15 Penulis: Ahmat Effendi
Millendaru Bicara Soal Pengakuan di Youtube, dan Ashanty Yang Terbebani Millendaru ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Beberapa waktu lalu Millendaru sempat curhat dalam video yang diunggah di YouTube tentang bagaimana rasanya jadi keponakan seorang artis. Ia tidak merasa nyaman dan meski tidak berusaha cari perhatian namun sosoknya terekspose. Apalagi saat ini tidak semua keluarga Millen bisa menerimanya. 

"Nggak sih. Sebenarnya siapa juga sih yang senang. Maksudnya kayak pasti kan tersorot gitu. Ada enaknya ada nggaknya intinya," ujar Millendaru di The Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta Selatan, Rabu (18/10) malam.

Sayang ketika ditanya lebih lanjut apa yang membuatnya merasa tidak enak jadi keponakan artis, Millen memilih menyembunyikannya. "Ada dehhh. Haha," ujarnya.

Selain Millen, Ashanty juga sempat membuat video tanya jawab di youtube dan salah satunya membahas sang keponakan. Millen pun tak membantah beberapa hal yang sempat disampaikan Ashanty melalui video tersebut. 

Millendaru menghadapi masalah dengan keluarga. ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaMillendaru menghadapi masalah dengan keluarga. ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

"Aku sih ngelihatnya selagi itu benar jawabannya atau apa, memang pasti aku ya ngomong juga kan ke tante, curhat-curhat," katanya.

Di sisi lain setelah kasus video mesum Millen mencuat melalui snapchat, nama keluarga Ashanty ikut terbawa-bawa. Sang tante pun tidak bisa menerima gaya hidup keponakannya itu dan merasa terbebani. Meski demikian Millen menyatakan tak tersinggung dengan sikap Ashanty. "Tersinggung sih nggak," ujarnya. 

Jika dulu Millen dan Ashanty sering tampil bersama, maka tidak demikian halnya dengan sekarang. Meski demikian Millen mengaku masih berkomunikasi dengan tantenya.

"Kalau Whatsapp (soal) acara keluarga, masih sering. Cuma lebih karena kerjaan aku juga, aku fokus ke karier aku dulu," tandasnya. 

(kpl/rhm/sjw)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING