CLOSE

Mira Lesmana Butuh Suntikan Dana untuk 'GIE'

Kapanlagi.com - Mira Lesmana selaku produser Miles Productionmengatakan kalau film produksi terbarunya, Gie akan dirilis sekitar bulan Agustus tahun 2005 nanti. Miles sendiri masih mencari dana tambahan untuk proses pasca produksi seusai syuting di Semarang.

Film ini berkisah mengenai kehidupan aktivis muda keturunan Tionghoa, Soe Hok Gie, yang penuh dinamika idealisme, perjuangan, persahabatan dan cinta. Malangnya Gie mati muda sebelum sempat berbuah. Memang butuh waktu yang cukup lama untuk menggarap film ini. "Membuat film itu butuh proses panjang. Makanya saya heran jika ada film yang prosesnya lebih cepat," kata Mira tak habis mengerti.

Menurut kakak kandung Indra Lesmana ini, proses syutingnya sendiri sudah selesai sejak bulan Agustus lalu. "Agustus selesai syuting. November hingga Januari nanti kita baru sampai tahap mixing, mungkin baru sekitar Februari 2005 kita memasuki tahap penyempurnaan," Katanya.

Namun untuk urusan promosi, Nyonya Mathias Muchus ini mengaku belum memiliki strategi khusus. Tapi untuk waktu promosinya, Mira mengaku sudah menentukannya. "Rencananya kami akan melakukan promosi dari Maret hingga Juli tahun depan," ujar Mira pada disctarra.com sambil menambahkan dirinya sama sekali tak mengerti kalau ada produser film yang berani membiayai filmnya sampai miliaran rupiah namun tak mempromosikannya dari jauh-jauh hari. Tapi berapa miliar yang sudah dihabiskannya untuk film yang dibintangi Nicholas Saputra, Wulan Guritno, Tutie Kirana dan Robby Tumewu ini? "Sampai sekarang sudah Rp 6 M dan masih kurang," bisiknya, "Mungkin sampai sempurna nanti membutuhkan Rp 10 M. Masalahnya masih belum mendapatkan sponsor!"

Bagaimana dengan soundtrack-nya? Sejauh ini, Mira mengaku belum menemukan musisi yang cocok untuk dipercaya menggarap album ost-nya. "Tapi untuk penata musiknya, saya percayakan pada Theorsi Ageswara," ungkap Mira yang dua kali sukses memproduksi film Petualangan Sherina dan Ada Apa Dengan Cinta?, namun kurang komersial lewat Rumah Ketujuh.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(dst/erl)

Rekomendasi

Trending