Kapanlagi.com - Terdakwa kasus kekerasan yang juga pesepak bola nasional hasil naturalisasi, Diego Michiels, mencabut keterangan yang tercantum dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Diego merasa ditekan oleh aparat Polsek Tanah Abang dan Polres Jakarta Pusat saat menjalani pemeriksaan terkait kasus pemukulan terhadap Mer Paripurna.
"Saya pernah diperiksa di Polsek Tanah Abang. Tapi saya tidak didampingi penerjemah yang baik. Saya benar mengalami tekanan," ujar
Diego dalam persidangan di Gedung PN Jakarta Pusat, Jl Gajah Mada, Jakarta, Senin (18/2).
Diego lantas meminta kepada majelis hakim untuk menghadirkan beberapa orang aparat yang memeriksanya. Salah satu aparat yang dimaksud bernama Anggara, yang akan diminta memberikan keterangan selama memeriksa
Diego. "Saya minta polisi nama Anggara dihadirkan. Nama saya saat diperiksa dari saksi menjadi tersangka," kata pria yang berganti nama
Diego Muhammad, setelah menjadi seorang muslim ini.
Mendengar permohonan itu, majelis hakim yang diketuai Nawawi mengabulkan permohonan
Diego dan menutup persidangan. "Permintaan akan diakomodir. Kami akan berikan kesempatan. Sidang akan dilanjutkan kembali dengan agenda mendengarkan keterangan verbal dari Polsek Tanah Abang dan Polres Jakarta Pusat," pungkas dia menutup sidang.