Pengakuan Ario Kiswinar, Anak Yang Tak Diakui Oleh Mario Teguh

Kamis, 08 September 2016 12:40 Penulis: Ahmat Effendi
Pengakuan Ario Kiswinar, Anak Yang Tak Diakui Oleh Mario Teguh Mario Teguh ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Selama ini Mario Teguh dikenal sebagai seorang motivator dengan kata-kata super. Berbagai pesan positif kerap ia sampaikan dan bagikan ke masyarakat. Namun di balik semua kata-kata baiknya tersebut, ada satu sisi hitam dalam keluarganya.

Seorang pria bernama Ario Kiswinar mengakui sebagai anak Mario Teguh, dan selama belasan tahun ia tak diakui oleh ayahnya sendiri. Kehidupan Mario Teguh sendiri tak sesempurna seperti yang ditampilkannya ke publik bersama istri yang sekarang yaitu Linna Teguh.

"Dijamin (saya anak Mario Teguh), sumpah apapun siap. (Secara surat) Lengkap. Ya saya anak Mario Teguh," tuturnya ketika dicecar pertanyaan oleh Deddy Corbuzier di acara Hitam Putih.

Ario Kiswinar putra Mario Teguh yang tak diakui. ©instagram.com/kiswinarArio Kiswinar putra Mario Teguh yang tak diakui. ©instagram.com/kiswinar

Pemilik nama asli Sis Maryono Teguh tersebut dikabarkan sudah pernah menikah dengan seorang wanita bernama Ariyani Seonarto di Malang, Jawa Timur. Namun Mario Teguh tak mampu mempertahankan rumah tangganya dan bercerai pada tahun 1993 silam.

Di tahun yang sama Mario Teguh ternyata sudah menikah dengan Linna. Dari informasi perkawinan itu terjadi pada tanggal 28 Januari 1993. Sementara perceraian Mario dengan Ariyani baru terdaftar pada tanggal 28 Mei 1993.

Kehidupan Mario Teguh yang tidak sesempurna kata-kata yang kerap diucapkannya tentu mengagetkan. Pengakuan Ario Kiswinar, anak Mario Teguh sempat dibahas bersama Deddy Corbuzier dalam acara Hitam Putih yang tayang di Trans 7.

Kiswinar sempat mencoba menghubungi ayahnya tersebut ketika sudah lulus SMA dan ia butuh dana untuk melanjutkan kuliah. Namun ternyata jawaban pahit malah didapatkan Kiswinar. Sang ayah memintanya tak mencari lagi dan sama sekali tak memberikan dana apa pun untuk Kiswinar kuliah.

"Umur 12 tahun ketemu sekali, umur 17 ketemu lagi dan itu adalah pertemuan terakhir. Waktu itu ketemu karena, selama ini beliau tidak menyantuni. Intinya sebagai anak, peranan sebagai ayah seharusnya dikasih," tuturnya.

Meski tanpa bantuan dan pengakuan dari sang ayah, Kiswinar berhasil untuk lulus kuliah tepat waktu dan akhirnya bekerja sebagai seorang guru. Selain itu ia juga mengembangkan bisnis sketch book handmade. Satu sosok yang sanggup untuk mendukung Kiswinar hingga seperti sekarang adalah sang ibu.

(kpl/sjw)

Editor:

Ahmat Effendi


REKOMENDASI
TRENDING