SELEBRITI

Postingan Soal Icon PON XX Papua Viral, Olvah Alhamid Bantah Tanggapi Opini Arie Kriting dan Dian Sastro

Minggu, 06 Juni 2021 15:16 Penulis: Luthfia Miranda Putri

Olvah Alhamid © KapanLagi.com - Budy Santoso

Kapanlagi.com - Beberapa hari ini sosok Olvah Alhamid sedang ramai menjadi sorotan netizen. Hal tersebut berkenaan dengan opini pribadi yang tak mempermasalahkan keputusan dipilihnya Nagita Slavina dan Raffi Ahmad sebagai icon PON yang siap digelar di Papua.

Opini pribadi Olvah lantas disangkutpautkan dengan pernyataan Arie Kriting dan Dian Sastrowardoyo. Kepada KapanLagi.com, ia pun membeberkan fakta sebenarnya di balik postingan yang viral.

"Sejujurnya saya buat tulisan itu menanggapi cuitan seseorang di Twitter yang saya nggak bisa bilang siapa. Cuitan dia kan provokatif banget menurut saya, jadi saya pikir 'Apa-apaan sih, kenapa dia mempermasalahkan?'. Itu dasar tulisan saya yang viral ke mana-mana. Itu tanggapan saya untuk provokator itu. Saya demi Allah tidak tahu menahu kalau ternyata beberapa artis posting ini," kata Olvah ditemui di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (5/6/2021).

 

 

1. Instagram Sulit Dibuka

Gara-gara postingannya viral, Olvah Alhamid mengaku sempat sedikit panik karena Instagramnya tak bisa dibuka. Bukan karena di-hack, melainkan banyaknya notifikasi yang masuk. Setelah mengecek, barulah dia sadar netizen menge-tag namanya di kolom komentar akun Instagram Arie Kriting dan Dian Sastrowardoyo.

"Begitu saya bangun pagi, handphone saya sampai hang, masuk Instagram nggak bisa. Saya pikir Instagram saya ke-hack, ternyata emang saking blow up, pada komentar nge-tag-in saya di Arie Kriting dan Dian Sastro," jelas wanita yang mendapat gelar Putri Indonesia Intelegensia pada ajang Putri Indonesia 2015 tersebut.

 

 

2. Meningkatkan Perekonomian Papua

Lebih lanjut, Olvah Alhamid menjelaskan kenapa dirinya sangat mendukung Nagita Slavina sebagai icon PON XX Papua. Karena berdasar fakta, hanya 40 persen orang yang tahu acara ini akan dihelat di Papua.

"Waktu ketemu panitia PON di Jakarta, dia bilang sangat banyak masyarakat yang tidak tahu bahwa PON akan ada di Papua. Saya sempat kaget, 'Masa sih?'. Akhirnya dikasih tahu presentasenya. Ada 40 persen doang orang yang tahu PON bakal dilakukan di Papua. Dengan kakak Raffi dan Nagita posting, ini orang banyak yang tahu," imbuhnya.

"Ini hal yang baik. Dengan orang datang ke Papua, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakatnya. Kan banyak yang jual tas Papua, kuliner, aksesoris, apalah. Secara otomatis akan meningkat orang pengen nyobain makanannya, tasnya. Walau beli bukan untuk sehari-hari, tapi akan dijadikan oleh-oleh," tutup Olvah.

 

 


REKOMENDASI
TRENDING