Ratusan Juta Raib, Yusuf Mansyur Tetap Bersyukur

Ustad Yusuf Mansyur bersama putranya Foto: Hendra

Kapanlagi.com - Rumah dibobol maling dan kehilangan ratusan juta tetap membuat Ustad Yusuf Mansyur berbesar hati. Ia bahkan tidak merasa trauma, apalagi ingin pindah dari rumah yang sudah memberinya banyak barokah tersebut."Itu nggak seberapa lah. Saya kan pernah dikejar polisi, tentara, dan debt collector. Sekarang ini diikhlaskan saja," katanya kala ditemui di kediamannya di Cipondah, Tangerang, Banten, Kamis (19/11).Dituturkan Ustad Yusuf, barang yang hilang cukup lumayan jumlahnya. Ada tiga BlackBerry miliknya, sang istri, dan juga anaknya. Bukannya merasa jengkel, ia malah berpikir positif saja. "Mungkin Allah ingin mengistirahatkan tangan saya supaya banyak berzikir, bukan BB-an dan tangan saya nggak cantengan. Sebenarnya bukan BlackBerry-nya yang saya pikirkan, tapi ada juga BPKB mobil sedekahan," ujarnya.Lalu, bagaimana dengan uang yang katanya juga raib digondol maling senilai Rp150 juta? Ditanya begitu, ustad keturunan Betawi ini langsung menjelaskan jika uang yang yang hilang bukan seperti yang dikabarkan."Nggak sampai ratusan juta, paling cuma Rp100 jutaan. Nggak ada emas sekilo juga, nggak ada dokumen-dokumen juga, hanya uang sedekah saja. Kalau dibilang sampai setengah miliar dan emas 1 kilo saya jadi sedih juga, nanti dikiranya nimbun," terang pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Bulak Santri ini.Namun, ada sedikit yang disesalkan Ustad Yusuf, yakni karena uang yang hilang tersebut merupakan uang sedekah yang belum ia setorkan ke pesantren. Biasanya ia memang langsung menyetornya, tapi kali ini ia memilih menyimpannya lebih dulu. "Saya dan istri sudah komitmen mau mengganti. Alhamdulillah ada jamaah yang mengganti," katanya.     

(kpl/hen/boo)

Rekomendasi

Trending