Rendy Samuel Klarifikasi Isu 'Mokondo', Singgung Nafkah Batin dan Bisnis

Rendy Samuel Klarifikasi Isu 'Mokondo', Singgung Nafkah Batin dan Bisnis
Rendy Samuel pakai kemeja © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Rendy Samuel memberikan penjelasan terbuka usai majelis hakim resmi memutus perceraiannya dengan Shindy Fioerla. Ia menanggapi tudingan yang menyebut dirinya sebagai pria 'mokondo' atau menumpang hidup pada istri, sekaligus mengurai latar penghasilannya sebelum dan selama pernikahan.

"Poin pertama mengenai statement yang menyebut saya seorang 'mokondo'. Dari awal berpacaran dengan Bunda Shindy, saya sudah memiliki usaha retail sepatu," ujar Rendy Samuel saat ditemui di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026).

Selain bantahan, Rendy memaparkan bahwa sumber nafkah keluarganya berasal dari unit bisnis yang ia kelola sendiri. Ia juga menyinggung isu nafkah batin yang muncul di persidangan, serta menjelaskan keterlibatannya dalam bisnis skincare yang bermula dari ajakan mantan istrinya.

1. Bantahan atas Label 'Mokondo'

Rendy Samuel pakai kemeja © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Usai putusan cerai, Rendy menegaskan tidak pernah bergantung pada penghasilan pasangan. Sejak awal menjalin hubungan, ia sudah memiliki pendapatan mandiri yang bersumber dari usaha ritel sepatu.

Klarifikasi ini ia sampaikan untuk menanggapi narasi yang menyeret status ekonominya. Rendy menolak anggapan bahwa dirinya tidak memiliki pemasukan ketika berpacaran hingga menikah dengan Shindy Fioerla.

Pernyataan itu hadir bersamaan dengan penjelasan rinci mengenai bisnis yang telah ia jalankan jauh sebelum terlibat di sektor skincare. Rendy menyebut usaha tersebut yang menopang kehidupannya, termasuk kebutuhan keluarga.

(Kebaikan Dolly Parton hingga Akhir Hayat, Rela Jadi Bahan Eksperimen Medis!)

2. Bisnis Sepatu, Sumber Nafkah dan Aset Rumah

Rendy Samuel bersama pengacara © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Rendy mengurai perannya sebagai pengelola usaha ritel sepatu yang menjadi tumpuan finansial. Dari usaha itulah, ia menyebut kebutuhan keluarga dan anaknya dapat dipenuhi.

"Usaha itu yang menghidupi anak saya dan dari situ saya bisa membeli rumah di Tangerang. Saya juga punya pekerjaan di dunia entertainment yang sempat saya hentikan saat menikah lalu lanjut fokus ke bisnis retail sepatu," ucap Rendy Samuel.

Di luar bisnis, Rendy sempat berkegiatan di dunia hiburan. Aktivitas tersebut ia hentikan sementara saat menikah, agar bisa memusatkan perhatian pada pengembangan usaha ritelnya.

3. Awal Keterlibatan di Bisnis Skincare

Menyangkut bisnis skincare yang kemudian dikenal publik, Rendy menyebut keterlibatannya bermula dari ajakan sang mantan istri. Ia menggarisbawahi bahwa bisnis sepatu telah lebih dulu berjalan sebelum masuk ke sektor tersebut.

"Bahkan saat Shindy ingin merintis bisnis skincare, dia yang mengajak saya. Jadi saya bingung tuduhan 'mokondo' itu dari mana," bebernya.

Rendy mempertanyakan munculnya tudingan terkait ketergantungan finansial justru setelah keduanya berpisah. Ia menekankan posisi dan perannya di usaha yang telah lebih dulu menjadi sumber nafkah.

4. Persoalan Nafkah Batin dan Klaim Pihak Ketiga

Dalam proses persidangan, isu nafkah batin ikut disorot. Rendy menyinggung adanya alasan di balik situasi tersebut dan mengaitkannya dengan keberadaan pria lain di pihak lawan.

"Poin kedua mengenai tuduhan tidak memberikan nafkah batin. Hal itu ada alasannya, karena memang Bunda Shindy memiliki pria idaman lain," tegas Rendy Samuel.

Menutup penjelasannya, Rendy meminta publik untuk tidak serta-merta membangun asumsi tanpa melihat data. Ia berharap perkara rumah tangganya tidak terus menjadi konsumsi negatif dan memilih fokus menata masa depan.

"Harapan saya masyarakat tidak berasumsi tanpa data dan belajar melihat dari dua arah," pungkasnya.

(Ariel Tatum resmi ganti nama demi hormati Kakek dan Nenek.)

(kpl/far/phi)

Rekomendasi

Trending