Sambut Ramadhan Sony Music Merilis Empat Album Rohani

Senin, 18 Oktober 2004 21:39 Penulis: Moch. Indra Kurniawan
Kapanlagi.com - Dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Sony Music merilis empat album musik sekaligus yang bernafaskan religius. Keempat album itu antara lain: 12 Lagu Islami Terbaik, Raihlah Kemenangan , Doa , The Way Of Love serta Ketupat Lebaran (Tasya).

Album 12 Lagu Islami Terbaik merupakan kompilasi dari 12 track lagu rohani Islam terbaik yang dinyanyikan oleh para artis musik ternama. Diantaranya Sebuah Pengakuan Marshanda, Cinta Saja (Just Love) Debu, Dengan Menyebut Nama Allah Warna, Insan Utama Haddad Alwi & Duta So7, Taqobbalallohu Minna Waminkum Bimbo, Keagungan Tuhan Ikke Nurjanah, Madah Rosul Dang Fatturahman, Pagi Ramadhan Rida & Sita, Indah Kasih-Mu Mupia, Selamat Datang Ramadhan - Bimbo, Do`aPatria Lima, serta Tuhan Ikke Nurjanah.

Kemudian ada pula album rock-alternatif milik Gigi dengan album bertajuk Raihlah Kemenangan. Album ini menyuarakan kembali lagu-lagu rohani lawas seperti "Tuhan" milik kelompok lagendaris Bimbo. Sepuluh buah tembang dialbum ini dihadirkan dalam versi anak muda, sehingga dapat mudah ditangkap oleh telinga anak muda masa kini tanpa kehilangan makna inti dari lirik yang terkandung didalamnya.

Album bertajuk Doa milik Patria Lima yang dirilis tahun 2003 yang lalu, juga masih enak untuk didengarkan sambil menunggu saat-saat berbuka puasa. Album yang sangat unik dan istimewa ini memberi nuansa, warna baru dan segar dalam industri musik Indonesia. Patria Lima adalah sebuah grup vokal pop bernuansa islami dan merupakan bagian dari kelompok atau sanggar patria (Pangayoman Artis Parahiangan) Bandung.

Dibandingkan dengan album-album sebelumnya, maka album Haddad Alwi yang bertajuk The Way Of Love ini terasa sangat variatif. Dari segi irama misalnya, banyak dimasukkan berbagai unsur musik dari pop hingga country. Sisi sound-nya pun komplit. Mengumandangkan shalawat misalnya tidak hanya diiringi dengan rebana atau gambus, tapi juga dengan instrumen modern seperti biola hingga drum. Lirik lagu-lagunya juga berkembang. Untaian lirik lagu yang manis dan indah terangkum dalam bahasa Arab, Indonesia, dan Inggris.

Album untuk adik-adik kita yang masih belajar menjalankan perintah agama pun ada. Disuguhkan secara apik dalam album milik Tasya dengan Ketupat Lebaran. Lirik-lirik yang menyenandungkan petuah, secara tak terasa akan menjadi nilai teladan yang akan ditiru dan dilakoni tanpa ada paksaan . 

(Gigi/)


REKOMENDASI
TRENDING