Semangat Kartini Buat Maia Estianty Tak Lupa Kodrat Sebagai Ibu

Rabu, 22 April 2015 15:15 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Semangat Kartini Buat Maia Estianty Tak Lupa Kodrat Sebagai Ibu Maia Estianty/©Kapanlagi.com®/Agus Apriyanto
Kapanlagi.com - 21 April selalu jadi hari istimewa bagi wanita Indonesia. Hari itu selalu diperingati sebagai hari bangkitnya gerakan emansipasi wanita yang sejak dulu diperjuangkan oleh Raden Ajeng Kartini. Sederet selebriti Indonesia juga ikut merayakan dan memaknai Hari kartini yang jatuh Selasa kemarin.

Mantan penyanyi cilik, Tina Toonita, sangat termotivasi dengan emansipasi yang diperjuangkan Kartini. Sebagai wanita, ia ingin mengenyam pendidikan yang lebih tinggi dan mandiri mengurus bisnis kecantikannya. Rencananya, Tina akan segera mendaftarkan diri untuk mengambil kelas master atau S2 jurusan Hukum.

Selain itu ada juga Maia Estianty yang banyak dianggap sebagai salah satu Kartini modern Indonesia. "Kalau Kartini itu kan emansipasi wanita ya. Kalau aku, ya termasuk sih. Termasuk istri yang bekerja dan ibaratnya mempunyai kesempatan yang sama dengan laki-laki dan bisa membuktikan perempuan juga bisa," tuturnya saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada (21/4).

Maia Estianty: Penting mencari pasangan yang mengerti bahwa kita juga berkarir/©Kapanlagi.com®/Agus ApriyantoMaia Estianty: Penting mencari pasangan yang mengerti bahwa kita juga berkarir/©Kapanlagi.com®/Agus Apriyanto

Maia yang nampak cantik mengenakan baju batik dengan kombinasi denim ini juga menuturkan pentingnya dukungan pasangan terhadap cita-cita kita. "Boleh dalam arti kita mencapai sebuah pencapaian setinggi-tingginya. Tapi kan kadang-kadang punya pasangan yang jealous. Harus menemukan pasangan yang enak tuh, karena memberikan sebuah ruang kepada perempuan bahwa kita bisa (mencapai mimpi) setinggi-tingginya," ungkapnya.

Namun, yang lebih penting bagi Maia adalah sebagai perempuan yang bekerja, kita tak boleh melupakan kodrat kita sebagai seorang ibu dan juga istri yang mengurus suami. Terselip juga keinginannya untuk bisa segera punya suami lagi.

"Nah, tapi kita tidak boleh lupa kodrat sebagai perempuan. Kalau ketika kita pulang ya peran saya sebagai ibu. Ada anak yang harus diperhatikan. Kalau nanti aku punya suami ya aku sebagai istri yang memperhatikan suami. Tapi tentunya menemukan suami yang sangat mengerti bahwa kita juga berkarir," tandasnya. Wah, semoga cepat dapat suami yang pengertian ya Bunda.

(kpl/rhm/tch)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING