Tak Punya Pilihan, Seali Keponakan Ariel NOAH Terpaksa Ukir Tato di Tubuh

Jum'at, 06 Oktober 2017 08:15 Penulis: Guntur Merdekawan
Tak Punya Pilihan, Seali Keponakan Ariel NOAH Terpaksa Ukir Tato di Tubuh Seali Syah © KapanLagi.com®/Adhib Mujaddid

Kapanlagi.com - Nama Seali Syah dalam beberapa waktu terakhir ini ramai jadi bahan perbincangan publik. Hal itu berawal dari tersebarnya foto-foto wanita berusia 27 tahun tersebut ketika bersama Ariel NOAH. Banyak yang menduga jika Seali punya hubungan spesial dengan Ariel, yang nyatanya itu hanya dugaan salah. Ya, Seali adalah keponakan dari Ariel.

Sosok Seali sendiri akhirnya bikin banyak orang penasaran. Dan beruntung KapanLagi.com® punya kesempatan spesial untuk mewawancarai wanita berzodiak Gemini itu secara eksklusif. Seperti diketahui, Seali berprofesi sebagai pengacara dan juga asisten dosen. Namun ternyata Ia juga punya studio tato di Bali.

"Jadi kalau bisnis tato itu waktu itu aku mikir aku seneng banget ke Bali, terus aku cari bisnis apa yang kira-kira bisa survive di Bali. Restoran nggak mungkin, karena aku cuma jago makan nggak jago masak. Kalau bikin restoran juga risikonya besar dan cost untuk restoran itu besar banget. Dan orang-orang yang ada di dalamnya kan banyak, harus ada manajer, harus ada chef, pelayan, security, banyak gitu komponen orang di dalamnya. Terus aku coba riset-riset cari apa yang bisa berjalan di Bali ternyata ya itu, studio tato. Akhirnya aku ambil bisnis studio tato. Dan aku lihat studio tato itu kan aku cuma butuh manajer sama tattoo artist, OB, nggak perlu pelayan, nggak perlu yang banyak isinya kayak restoran gitu. Dan pada waktu itu aku masih pemula gitu, manajemen orang kan nggak gampang. Sementara kalau studio tato kan yang aku handle cuma tato artisnya. Jadi ya udahlah studio tato," ujar Seali ketika ditemui secara eksklusif di KOI Mahakam, Rabu (5/10) siang.

Seali ownder studio tato besar di Bali © KapanLagi.com®/Adhib MujaddidSeali ownder studio tato besar di Bali © KapanLagi.com®/Adhib Mujaddid

Bahkan studio tato bernama DBI Dewata Bali Inked itu bahkan sudah sangat populer dan besar loh. Tentunya bukan hal mudah bagi seorang Seali untuk bisa mengembangkan bisnisnya dari 0 hingga seperti sekarang.

"Dan tadinya memang studio tato itu kecil. Kalau sekarang orang-orang udah lihat kan itu salah satu studio tato terbesar lah di Bali. Tadinya studio itu cuma dua petak tempat kecil nggak segede sekarang. Sekarang kan 4 ruko udah jadi satu. Tadinya cuma dua. Di kartika plaza," sambungnya.

Sebagai seorang owner dari studio tato, Seali merasa 'dituntut' untuk membuat ukiran tato di tubuhnya. Namun Ia memilih untuk mengukir tato di lokasi-lokasi tertentu di tubuhnya yang tertutup. Pasalnya, Ia tak ingin integritasnya sebagai seorang lawyer dan asisten dosen turun.

Salah satu tato Seali di pergelangan tangan © Instagram/sealisyahSalah satu tato Seali di pergelangan tangan © Instagram/sealisyah


"Ada, tatonya sebenernya punya tato karena nggak punya pilihan. Kan nggak mungkin kalau punya usaha tato tapi nggak punya tato. Akhirnya buat lah. Dan tatonya karena aku berprofesi di bidang ini (hukum dan pendidikan), pastinya tatonya ada di tempat tertutup yang nggak akan kelihatan orang. Jadi kalau di pergelangan tangan kan tertutup oleh jam. Jadi emang nggak mau yang addict gitu sih. Ada satu, dua, sisanya di jari, tapi kan kalau di jari bisa ilang, kulitnya bisa ngelupas dan pudar gitu. TUlisannya yang ini free, tadinya mau bikin outline peta dunia tapi pergelangan tangannya terlalu kecil. Kan aku seneng banget travel, jadi keren aja, tapi tato artist aku bilang nggak bisa mbak tangannya terlalu kecil. Jadi yaudah lah tulisan Free aja. Jadi karena aku suka travelling ke manapun gitu. Intinya i have no rules lah, dengan ada burungnya terbang bebas gitu kan. Paling sisanya yang di jari aku tuh simbol, kayak ada magic thunder, logo yunani, infinity, itu kecil-kecil dan ga kelihatan juga. Intinya punya kan," pungkas Seali.

(kpl/adb/gtr)

Reporter:

Adhib Mujaddid


REKOMENDASI
TRENDING