Tantangan Rafi Sudirman di DJAMIN SETIA SELAMANYA, Belajar Dialek Karo dan Belanda
Tantangan Rafi Sudirman di DJAMIN SETIA SELAMANYA © KapanLagi.com/Mathias Purwanto
Kapanlagi.com - Rafi Sudirman mendapat tantangan besar lewat film biopik DJAMIN SETIA SELAMANYA. Penyanyi sekaligus aktor muda ini dipercaya memerankan pahlawan nasional asal Tanah Karo, Letjen Djamin Ginting, sehingga ia perlu menguasai dialek Karo dan Belanda. Hal itu disampaikannya di Jakarta, Minggu (20/9/2026).
Film yang diarahkan Rako Prijanto ini mengangkat perjuangan Djamin Ginting pada periode 1945 hingga 1948. Bagi Rafi, peran tersebut terasa istimewa karena memiliki kedekatan dengan latar keluarganya yang berdarah Karo.
Proses syuting berlangsung saat Rafi masih menjalani semester akhir kuliah, membuatnya harus membagi fokus antara pendidikan dan pekerjaan yang berjalan bersamaan.
Advertisement
1. Kuliah Akhir dan Latihan Dialek Karo
Selama produksi, Rafi tidak hanya mendalami karakter, tetapi juga berlatih berbicara dengan dialek Karo dan Belanda demi menghidupkan sosok sang pahlawan. Ia mendapat pendampingan khusus bahasa sepanjang proses syuting yang berbarengan dengan masa semester akhir.
"Ini tantangan bagi Rafi karena waktu itu lagi kuliah dan semester akhir. Suatu tantangan tapi tantangan itu ditemani sama Pak Coan juga yang membantu kami dalam berdialek Karo, dan Kak Linda yang bantu Rafi berdialek Belanda," ujar Rafi Sudirman.
Dalam proses tersebut, Pak Coan membantu dalam berdialek Karo, sedangkan Kak Linda membimbing Rafi untuk dialek Belanda.
2. Harunya Rafi Punya Opung dari Karo
Di balik persiapan panjang untuk peran ini, Rafi mengungkap rasa haru. Ia merasa memiliki ikatan personal karena keluarganya berdarah Karo, sehingga memerankan tokoh asal Sumatera Utara menjadi sesuatu yang spesial baginya.
"Rafi juga terharu karena Rafi punya opung dari Karo, jadi suatu kehormatan memerankan pahlawan dari Sumatera Utara," tuturnya.
Ia menegaskan bahwa memerankan pahlawan dari Sumatera Utara adalah sebuah kehormatan, terlebih keluarganya memiliki opung dari Karo.
3. Cerita dari Kacamata Djamin Ginting
Sutradara Rako Prijanto sebelumnya menggarap 3 NAFAS LIKAS, yang berkisah tentang Likas Tarigan, istri Djamin Ginting. Lewat DJAMIN SETIA SELAMANYA, ia menyajikan cerita dari sudut pandang sang pahlawan untuk memperkenalkan kembali semangat perjuangan kepada generasi muda. Naskahnya ditulis oleh Titien Wattimena dan Lynda Ulviana, dengan Erjege Pictures sebagai rumah produksi.
"Pertama kali dulu saya pernah bikin tentang Ibu Likas-nya, sekarang tentang Pak Jamin-nya. Secara pribadi Pak Jamin seperti kita semua, dia bisa membaca dengan clear keadaan negara dan kesempatan pada saat itu, berani ambil risiko dan keluar dari zona nyaman yang membuatnya menjadi pahlawan," kata Rako.
Djamin Ginting lahir di Desa Suka, Tanah Karo, pada 12 Januari 1921. Ia menempuh pendidikan Belanda di Handelsschool dan menjadi perwira Gyugun pada masa pendudukan Jepang. Ia menyadari bahwa kemerdekaan tidak akan datang dari belas kasihan penjajah.
Selepas Proklamasi 1945, Djamin membangun kekuatan Badan Keamanan Rakyat di Kabanjahe dan memimpin perlawanan di Medan Area, Tanah Karo, Langkat, hingga Aceh. Kisahnya juga menyinggung hubungan dengan Likas Tarigan serta persahabatan bersama Kadir Saragih, Selamat Ginting, dan Jacob Waas.
DJAMIN SETIA SELAMANYA dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026, bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila. Selain Rafi Sudirman, film ini dibintangi Claresta Taufan, Chicco Kurniawan, Jourdy Pranata, Marcell Darwin, Unique Priscilla, dan Teddy Syach.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/pur/rsp)
Advertisement
