Underoath Tersanjung Dengan Fans Indonesia

Sabtu, 10 Maret 2012 02:59 Penulis: Ahmat Effendi
Underoath Tersanjung Dengan Fans Indonesia Underoath ©bloody-disgusting.com
Kapanlagi.com - Menjadi penampil lain di samping grup band A Day To Remember, band asal Negeri Paman Sam yang telah berdiri sejak November 1997, Underoath merasa terkejut dengan sambutan yang diberikan oleh penikmat musik metal di Jakarta.

Underoath yang menyebut musik mereka adalah Christian Metalcore ini pun sukses mengganyang muda-mudi Ibukota. Mulai sekitar pukul 21.10 WIB, Underoath yang dimotori oleh Grant Brandell (bass), Spencer Chamberlain (lead vocal, additional guitars), Daniel Davison (drums), Christopher Dudley (keyboards, synthesizers, samplers, programming), Timothy McTague (lead guitar, backing vocals), dan James Smith (rhythm guitar) ini membawakan lagu panasnya.

Ratusan manusia menjadi saksi kegarangan Underoath. Namun melihat antusiasme penonton saat band ini membawakan setiap lagu memberikan motivasi tersendiri bagi Grant Brandell dkk. Makanya, mereka pun menawarkan untuk bisa kembali ke Indonesia dalam waktu dekat.

“Maukah kalian jika kami kembali ke sini dan bersenang-senang bersama lagi dalam waktu dekat? Kami merasa tersanjung. Tak menyangka di belahan bumi lain yang tempatnya jauh dari tempat kami tinggal ada yang mengerti dan menikmati lagu-lagu kami. Kalian luar biasa,” ujar Spencer Chamberlain di Plaza Selatan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (9/3) malam.

Aksi Underoath selesai pada pukul 22.05 WIB. Mereka pun menjadi bridging ke penampilan A Day To Remember. Underoath merupakan band yang telah lama berkiprah. Tercatat sepanjang akhir tahun 90-an, band ini sudah mulai menggelontorkan album. Bahkan dua nominasi Grammy Awards pun telah dilakoninya pada tahun 2007 dan 2010.

ACT OF DEPRESSION (1999), CRIES OF THE PAST (2000), THE CHANGING OF TIMES (2002), THEY'RE ONLY CHASING SAFETY (2004), DEFINE THE GREAT LINE (2006), LOST IN THE SOUND OF SEPARATION (2008), dan DISAMBIGUATION (2010) adalah 7 album studio yang telah mereka produksi.     

(kpl/ato/sjw)

Editor:

Ahmat Effendi


REKOMENDASI
TRENDING