White Shoes And The Couples Company Diundang Ke AS Lagi
Kapanlagi.com - Dalam situs resminya, White Shoes and The Couples Company mengaku sebagai band yang sedikit dipengaruhi oleh semangat akustik para musisi classic jazz di tahun 30-an. Dengan aransemen string klasik yang dibubuhi sedikit retro disco, easy listening accoustic ballads dan sedikit sentuhan nada dari keyboard mainan anak-anak keluaran akhir 70-an. Grup band pop-retro tersebut, White Shoes and The Couples Company, untuk kedua kalinya mendapat undangan untuk tampil di Amerika Serikat, kali ini dalam festival musik bertajuk 'CMJ Music Marathon Festival 2008' pada 25 Oktober mendatang. "Jarang sekali dapat kesempatan seperti ini, panitia festival ini sangat selektif memilih grup band yang akan tampil. Karena itu kami sangat senang bisa diundang, sungguh kesempatan yang langka apalagi Indonesia sebelumnya belum pernah diundang ke festival ini," kata Manajer White Shoes and The Couples Company, Indra Ameng di Jakarta, Selasa (14/10/08). Grup ini terdiri dari Sari (vokal), Rio Farabi (gitar akustik), Saleh (gitar elektrik, vokal latar), Mela Virgana (piano, viola, keyboard), dan John (drums, vibes). Indra mengungkapkan CMJ Music Marathon Festival 2008 menampilkan sejumlah grup band dan musisi dengan bermacam-macam aliran musik dari seluruh dunia. Para peserta festival sebagian besar adalah musisi dan grup band yang mengambil jalur indie, atau di luar mainstream. "Undangan untuk tampil di festival itu sangat penting bagi kami dan Indonesia, banyak peluang untuk maju dari kegiatan itu dan lebih dikenal oleh pecinta musik indie di seluruh dunia karena acara ini diliput media massa dari berbagai negara," tambah Indra. Sebelum CMJ Music Marathon Festival 2008, grup band yang para anggotanya jebolan Institut Kesenian Jakarta ini juga pernah ke Amerika Serikat pada Maret 2008 lalu dalam acara SXSW Music Festival di Austin, Texas, Amerika Serikat. SXSW merupakan festival musik lima hari yang memiliki lebih dari 70 panggung sebagai showcase bagi talenta-talenta terbaru baik solo atau band dari seluruh dunia.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(kpl/dna)
Advertisement










































