SELEBRITI

Lula Kamal: Kasus Roy Marten Bikin Trauma




      Minggu, 25 Januari 2009 11:50
      Kapanlagi.com - Kasus Roy Marten yang telah melukai hati banyak orang membuat Badan Narkotika Nasional (BNN) makin waspada. Badan anti narkoba ini bakal lebih selektif dalam memilih figur artis untuk membantunya mengkampanyekan pemberantasan peredaran narkoba.

      Konsultan BNN, Dr. Lula Kamal, usai sosialisasi bahaya narkoba di Sungailiat, Sabtu (24/01), menyatakan bahwa kasus Roy Marten yang ditangkap karena mengkonsumsi narkoba di sebuah hotel di Surabaya, tidak lama setelah artis itu ceramah soal narkoba bersama BNN - telah menyakiti hati banyak orang termasuk kalangan artis sendiri.

      "BNN sendiri merasa kecolongan dengan kejadian tersebut, oleh karenanya BNN akan lebih selektif lagi manakala ada artis yang ikut nimbrung dalam kegiatan BNN," ujarnya.

      Lula menjelaskan, sampai sekarang kalangan artis memang menjadi sorotan publik karena termasuk sekelompok yang banyak bermasalah dengan narkoba. Konsekuensinya sekarang adalah secantik atau seganteng apa pun bahkan sekaya apa pun, jika sudah berhubungan dengan narkoba maka risikonya adalah penjara.

      Pemerintah termasuk BNN memang secara serius memerangi masalah narkoba yang kian merebak di masyarakat kita sekarang ini. Dan memang semestinya bagi kalangan artis sendiri yang menjadi publik figur hendaknya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat bukan malah sebaliknya.

      Dari sikap artis sendiri biasanya lebih mudah memberikan pengaruh kepada masyarakat,karena masyarakatnya sendiri menganggap apa yang dilakukan artis merupakan yang yang terbaik.

      "Kami juga menghimbau kepada rekan-rekan artis untuk menjauhi sejauh-jauhnya dari masalah narkoba,sebab hukum sudah menanti kepada siapa saja yang menggunakan narkoba tanpa pandang bulu," harapnya.

      Diakui Lula, memerangi masalah narkoba yang dilakukan oleh pihak pemerintah tidak akan berhasil secara optimal jika tidak mendapat dukungan dari semua lapisan masyarakat.

      "Saya mengharapkan kepada semua lapisan masyarakat baik tua maupun muda untuk memerangi narkoba yang sangat merusak generasi muda Indonesia," pungkasnya. (kpl/boo)