Kapanlagi.com - Latar belakang makalah merupakan bagian penting yang berfungsi untuk memberikan konteks dan alasan mengapa suatu topik dibahas. Dalam menyusun latar belakang, penulis perlu menjelaskan fenomena atau masalah yang menjadi fokus penelitian, serta relevansi dan urgensinya dalam konteks yang lebih luas. Selain itu, latar belakang juga harus mencakup tinjauan singkat mengenai kajian-kajian sebelumnya yang berkaitan dengan topik tersebut.
Dengan demikian, pembaca dapat memahami pentingnya topik yang diangkat dan alasan di balik pemilihan tema penelitian. Dalam makalah ini, kita akan membahas langkah-langkah efektif dalam membuat latar belakang yang informatif dan menarik, sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas dan mendalam tentang isu yang akan dibahas.
Latar belakang makalah merupakan bagian fundamental dalam penulisan karya ilmiah yang berfungsi memberikan konteks dan justifikasi mengapa suatu topik perlu dibahas. Bagian ini terletak di bab pendahuluan dan menjadi landasan bagi pembaca untuk memahami urgensi penelitian atau pembahasan yang dilakukan.
Dalam konteks akademis, cara membuat latar belakang makalah yang tepat akan menentukan kualitas keseluruhan karya ilmiah. Latar belakang yang baik mampu mengarahkan pembaca pada pemahaman yang logis tentang permasalahan yang akan dibahas.
Menurut Modul Diklat Perencanaan Pendidikan dalam Penyusunan Karya Tulis Ilmiah, latar belakang harus memuat empat komponen penting: penjelasan fenomena yang diteliti, pemaparan fakta dan data valid, argumentasi pentingnya penelitian, serta manfaat dan tujuan yang ingin dicapai.
Struktur latar belakang makalah terdiri dari tiga bagian utama yang saling berkaitan. Bagian awal mengemukakan kondisi ideal atau harapan yang ingin dicapai terkait topik yang dibahas. Kondisi ini dapat berupa visi jangka pendek, menengah, atau panjang yang berkaitan dengan masalah penelitian.
Bagian tengah memaparkan kondisi faktual atau realitas yang sebenarnya terjadi di lapangan. Pada bagian ini, penulis harus menyajikan data, fakta, atau fenomena yang menunjukkan adanya kesenjangan antara kondisi ideal dan kenyataan yang ada. Informasi yang disajikan harus didukung oleh sumber-sumber yang kredibel dan relevan.
Bagian akhir berisi argumentasi mengapa penelitian atau pembahasan tersebut penting untuk dilakukan. Di sini penulis menjelaskan kontribusi yang diharapkan dari penelitian, baik secara teoritis maupun praktis. Bagian ini juga dapat mencakup gambaran singkat tentang solusi yang akan ditawarkan.
Mengutip dari Teknik Penyusunan Skripsi karya Mukhtazar, Mp.Pd., struktur ini dirancang untuk mengarahkan pembaca dari pemahaman umum menuju fokus spesifik penelitian dengan alur yang logis dan sistematis.
Penulisan latar belakang yang efektif memerlukan perhatian pada beberapa aspek penting. Pertama, gunakan pendekatan piramida terbalik dalam menyusun informasi. Mulai dari hal-hal yang bersifat umum, kemudian secara bertahap mengerucut pada permasalahan spesifik yang akan diteliti.
Kedua, pastikan setiap pernyataan didukung oleh referensi yang kredibel. Hindari membuat klaim yang tidak dapat diverifikasi atau bersifat subjektif. Gunakan data statistik, hasil penelitian terdahulu, atau pendapat ahli untuk memperkuat argumentasi.
Ketiga, jaga keseimbangan antara kelengkapan informasi dan keterbacaan. Latar belakang tidak boleh terlalu panjang hingga membosankan pembaca, namun juga tidak boleh terlalu singkat sehingga tidak memberikan pemahaman yang memadai. Panjang latar belakang disesuaikan dengan kompleksitas masalah yang dibahas.
Keempat, gunakan bahasa yang formal namun tetap mudah dipahami. Hindari penggunaan jargon yang berlebihan atau kalimat yang terlalu kompleks. Pastikan setiap paragraf memiliki fokus yang jelas dan berkontribusi pada pemahaman keseluruhan masalah.
Beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam penulisan latar belakang makalah perlu dihindari. Kesalahan pertama adalah penulisan yang tidak sistematis atau acak. Hal ini dapat membuat pembaca kebingungan dalam mengikuti alur pemikiran penulis. Solusinya adalah membuat outline yang jelas sebelum mulai menulis.
Kesalahan kedua adalah penulisan yang ambigu atau tidak jelas. Ini terjadi ketika penulis hanya menjelaskan topik secara setengah-setengah atau menggunakan istilah yang tidak didefinisikan dengan baik. Untuk menghindari hal ini, posisikan diri sebagai pembaca yang belum memahami topik tersebut.
Kesalahan ketiga adalah pembahasan yang melebar ke topik yang tidak relevan. Fokuskan pada aspek-aspek penting dalam penelitian dan hindari informasi yang tidak berkontribusi pada pemahaman masalah utama. Setiap informasi yang disajikan harus memiliki kaitan langsung dengan tujuan penelitian.
Kesalahan keempat adalah penggunaan sumber yang tidak kredibel atau tidak up-to-date. Pastikan semua referensi yang digunakan berasal dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan dan masih relevan dengan kondisi terkini.
Penerapan cara membuat latar belakang makalah dapat bervariasi tergantung pada bidang kajian. Dalam bidang pendidikan, latar belakang biasanya dimulai dengan pentingnya pendidikan bagi perkembangan individu, kemudian mengidentifikasi masalah spesifik dalam sistem pendidikan, dan diakhiri dengan justifikasi mengapa penelitian tersebut perlu dilakukan.
Dalam bidang teknologi, latar belakang dapat dimulai dengan perkembangan teknologi terkini, mengidentifikasi gap atau kebutuhan yang belum terpenuhi, kemudian menjelaskan bagaimana penelitian yang dilakukan dapat mengisi kekosongan tersebut. Penggunaan data statistik dan tren teknologi sangat penting dalam konteks ini.
Untuk bidang sosial, latar belakang biasanya memaparkan fenomena sosial yang terjadi di masyarakat, dampaknya terhadap kehidupan sosial, dan urgensi untuk menemukan solusi. Penggunaan data demografis dan survei sosial menjadi sangat relevan dalam konteks ini.
Dalam bidang ekonomi, latar belakang dapat mengawali dengan kondisi ekonomi makro atau mikro, mengidentifikasi permasalahan ekonomi yang ada, dan menjelaskan kontribusi penelitian terhadap pemahaman atau solusi masalah ekonomi tersebut.
Panjang latar belakang makalah tidak memiliki patokan baku, namun umumnya berkisar 1-3 halaman tergantung kompleksitas masalah yang dibahas. Yang terpenting adalah kelengkapan informasi yang disajikan dapat memberikan pemahaman yang memadai kepada pembaca tentang urgensi penelitian.
Tidak selalu. Meskipun struktur umum dimulai dengan kondisi ideal, beberapa makalah dapat memulai dengan fenomena atau masalah yang sedang terjadi, kemudian menjelaskan kondisi yang diharapkan. Yang penting adalah alur logika yang dibangun dapat dipahami dengan baik oleh pembaca.
Sumber kredibel untuk latar belakang makalah meliputi jurnal ilmiah, buku akademik, laporan penelitian resmi, publikasi pemerintah, dan situs web institusi terpercaya. Hindari penggunaan blog pribadi, media sosial, atau sumber yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya.
Ya, penggunaan data statistik sangat dianjurkan dalam latar belakang makalah karena dapat memperkuat argumentasi dan memberikan gambaran objektif tentang masalah yang dibahas. Pastikan data yang digunakan berasal dari sumber yang terpercaya dan masih relevan dengan kondisi terkini.
Untuk menghindari plagiarisme, selalu cantumkan sumber setiap informasi yang dikutip, gunakan tanda kutip untuk kutipan langsung, parafrase dengan kata-kata sendiri untuk kutipan tidak langsung, dan pastikan menggunakan sistem sitasi yang konsisten sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Meskipun tidak wajib, mencantumkan penelitian terdahulu dalam latar belakang sangat direkomendasikan karena dapat menunjukkan posisi penelitian yang dilakukan dalam konteks keilmuan yang lebih luas. Hal ini juga membantu mengidentifikasi gap penelitian yang akan diisi.
Latar belakang makalah sebaiknya diakhiri dengan pernyataan yang mengarah pada rumusan masalah atau tujuan penelitian. Hindari mengakhiri dengan kalimat yang menggantung atau tidak memberikan arah yang jelas tentang apa yang akan dibahas selanjutnya dalam makalah.
Yuk, baca artikel seputar panduan dan cara menarik lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?