in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Mau Dijodohkan, Dinar Candy Sebut Ayahnya Ingin Punya Menantu Seorang Ustaz

Sabtu, 10 Agustus 2019 17:02 Penulis: Louvina Gita

Dinar Candy (credit: Kapanlagicom/Nurwahyunan)

Kapanlagi.com - Sosok DJ cantik yang lekat dengan imej seksi, Dinar Candy memang hingga kini masih betah dengan kesendiriannya. Ia pun tak menaruh target kapan harus melepas masa lajangnya.

"Target nggak tahu ya, kalau bapak sih udah usia 25 udah aja ntar. Sedikasihnya aja sih Dinar. Umur Dinar juga udah 25 jalan 26. Jadi sedikasihnya aja," tuturnya saat dijumpai di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (9/8) kemarin.

Soal kriteria calon pendamping, ternyata Dinar mengaku ingin punya pasangan seorang bule. "Tipe cowok Dinar itu ya gitu, Dinar sukanya sama cowok yang dari luar (bule) tapi kalau kata bapak kenapa nggak nyobain dulu dijodohin sama ustaz yang emang orang Indonesia," katanya.

 

1. Dijodohkan dengan Ustaz Maulana

Acep, ayah Dinar Candy memang berharap putrinya itu bisa berjodoh dengan seorang ustaz. "Jadi kemarin sempat pengin papa tuh mantunya ustaz, biar Dinarnya soleha. Membimbing Dinar ke agama yang lebih baik lagi cuma kan belum dapet," ungkap Dinar.

Bahkan Dinar mengakui kalau banyak yang menjodoh-jodohkan dirinya dengan Ustaz Maulana. "Ya banyak yang jodoh-jodohin, ada yang jodohin ke Ustaz Maulana, ada yang jodohin ke ustaz Syam," ceritanya.

DJ cantik satu ini pun tidak keberatan jika nantinya ia memang dijodohkan. "Ya Dinar mau dijodohkan, asalkan Dinar suka. Maksudnya bapak jodohin Dinar, tapi Dinarnya harus suka, kalau nggak berarti bapak harus cari lagi, jangan maksa," ujarnya.

2. Kriteria Ustaz

Terus kira-kira ustaz seperti apa ya yang menurut Dinar cocok dengannya? Perempuan asli Sunda itu menyebut kalau ustaz muda adalah tipe pria yang ia cari.

"Kriteria ustaznya sih kayak siapa ya? Kalau Ustaz Maulana sih ketuaan. Bapak sukanya sama Ustaz Maulana, kalau aku sukanya sama yang muda, ustaz Sam kali ya, masih muda. Atau bapak maksa Ustaz Maulana saja, sudah mapan," pungkasnya.

Ternyata alasan Acep menyukai sosok Ustaz Maulana adalah karena tingkahnya yang lincah. "Jenil, orangnya jenil," tutur Acep.

"Jenil itu bahasa Sunda artinya genit, lincah. Bapak suka yang pintar," jelas Dinar.


REKOMENDASI
TRENDING