Apa Arti Skibidi: Memahami Bahasa Gaul Gen Alpha yang Viral

Apa Arti Skibidi: Memahami Bahasa Gaul Gen Alpha yang Viral
apa arti skibidi

Kapanlagi.com - Istilah skibidi telah menjadi fenomena viral di kalangan Generasi Alpha dan media sosial. Kata ini sering muncul dalam percakapan sehari-hari anak muda, terutama di platform seperti TikTok dan YouTube.

Untuk memahami apa arti skibidi, kita perlu melihat konteks penggunaannya dalam budaya digital masa kini. Istilah ini memiliki makna yang fleksibel dan dapat berubah sesuai situasi percakapan.

Melansir dari Merriam-Webster, skibidi adalah kata tanpa makna yang disebarkan melalui acara YouTube populer bernama Skibidi Toilet, yang menampilkan toilet berkepala manusia berperang melawan manusia berkepala kamera. Kata ini banyak digunakan sebagai ekspresi tanpa makna dan terkadang bersifat merendahkan dalam meme online.

1. Pengertian dan Makna Skibidi

Pengertian dan Makna Skibidi (c) Ilustrasi AI

Skibidi memiliki beberapa interpretasi makna yang berbeda tergantung konteks penggunaannya. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang buruk, jelek, atau negatif dalam percakapan Gen Alpha.

Dalam penggunaan sehari-hari, skibidi sering diucapkan ketika seseorang melihat situasi yang tidak menyenangkan atau penampilan yang kurang menarik. Misalnya, ungkapan "Ew, skibidi" digunakan untuk mengekspresikan ketidaksukaan terhadap sesuatu.

Namun, fleksibilitas makna skibidi memungkinkan kata ini juga digunakan dalam konteks positif. Terkadang, Gen Alpha menggunakan istilah ini untuk menggambarkan sesuatu yang keren atau menarik perhatian, meskipun penggunaan dengan konotasi negatif lebih dominan.

Kata skibidi juga dapat berfungsi sebagai kata sifat yang dapat disesuaikan dengan berbagai situasi komunikasi. Kemampuan adaptasi ini menjadikan skibidi sebagai bagian penting dari kosakata bahasa gaul generasi digital.

2. Asal Usul dan Sejarah Skibidi

Asal Usul dan Sejarah Skibidi (c) Ilustrasi AI

  1. Lagu Little Big (2018) - Istilah skibidi pertama kali muncul dari lagu berjudul "Skibidi" yang dinyanyikan oleh grup musik elektronik asal Rusia, Little Big. Lagu ini memiliki irama yang catchy dan tarian yang unik.
  2. Skibidi Toilet Series (2023) - Popularitas skibidi meledak berkat serial animasi YouTube "Skibidi Toilet" karya Alexey Gerasimov. Serial ini menampilkan pertarungan antara toilet berkepala manusia dengan humanoid berkepala kamera.
  3. Remix "Dom Dom Yes Yes" - Dalam episode awal, toilet-toilet dalam serial menyanyikan remix dari lagu "Dom Dom Yes Yes" karya penyanyi Bulgaria Biser King, yang menggunakan gaya scat singing termasuk kata skibidi.
  4. Viral TikTok (Oktober 2023) - Skibidi mendapat popularitas tambahan ketika seorang TikToker menggunakannya dalam lirik lagu "Sticking Out Your Gyatt for the Rizzler (Fanum Tax)" sebagai parodi istilah slang internet.
  5. Fenomena Media Sosial - Kata ini kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial dan menjadi bagian dari identitas komunikasi Gen Alpha.

Menurut data dari Merriam-Webster, skibidi mengalami popularitas besar pada tahun 2023 dan 2024 berkat serial YouTube pendek yang menggambarkan perang komedi gelap antara Skibidi Toilets dan humanoid berkepala kamera pengawas.

3. Variasi Penggunaan Skibidi dalam Percakapan

Variasi Penggunaan Skibidi dalam Percakapan (c) Ilustrasi AI

Penggunaan skibidi dalam percakapan Gen Alpha sangat beragam dan dapat disesuaikan dengan berbagai konteks komunikasi. Kata ini memiliki fleksibilitas gramatikal yang mirip dengan kata sumpah serapah, dapat digunakan sebagai kata sifat, kata benda, atau bahkan kata seru.

Dalam konteks negatif, skibidi sering digunakan untuk mengekspresikan ketidaksukaan atau penilaian buruk terhadap sesuatu. Contohnya, "That's so skibidi" untuk menggambarkan sesuatu yang tidak disukai atau dianggap buruk.

Beberapa variasi penggunaan skibidi meliputi kombinasi dengan istilah Gen Alpha lainnya seperti "skibidi Ohio rizz" yang merupakan ejekan untuk seseorang yang dianggap aneh atau canggung. Istilah ini juga sering muncul dalam meme dan konten humor di media sosial.

Skibidi juga dapat digunakan sebagai ekspresi kekaguman atau keterkejutan, meskipun penggunaan ini kurang umum dibandingkan konotasi negatifnya. Fleksibilitas ini menjadikan skibidi sebagai kata yang sangat adaptif dalam komunikasi digital.

4. Dampak Skibidi terhadap Budaya Digital

Dampak Skibidi terhadap Budaya Digital (c) Ilustrasi AI

Fenomena skibidi telah menciptakan dampak signifikan dalam budaya digital, terutama di kalangan Generasi Alpha. Istilah ini tidak hanya menjadi bagian dari kosakata sehari-hari, tetapi juga mempengaruhi cara berkomunikasi di media sosial.

Popularitas skibidi telah memunculkan berbagai konten kreatif, mulai dari video parodi, meme, hingga merchandise bertema skibidi. Hal ini menunjukkan bagaimana sebuah kata dapat berkembang menjadi fenomena budaya yang lebih luas.

Istilah ini juga menjadi bagian dari diskusi tentang "brain rot" atau konten tanpa makna yang dikaitkan dengan gaya hidup digital Generasi Alpha yang dianggap tidak sehat. Bahkan muncul istilah fiksi "Skibidi Toilet Syndrome" untuk menggambarkan efek dari konten absurd tersebut.

Di sisi lain, skibidi menunjukkan kreativitas linguistik Generasi Alpha dalam menciptakan bahasa mereka sendiri sebagai bentuk identitas generasi. Fenomena ini mencerminkan bagaimana teknologi dan media digital mempengaruhi evolusi bahasa.

5. Skibidi dalam Konteks Bahasa Indonesia

Skibidi dalam Konteks Bahasa Indonesia (c) Ilustrasi AI

Masuknya istilah skibidi ke dalam percakapan bahasa Indonesia menunjukkan pengaruh globalisasi digital terhadap perkembangan bahasa. Gen Alpha Indonesia mengadopsi istilah ini dalam komunikasi sehari-hari mereka, baik di media sosial maupun percakapan langsung.

Penggunaan skibidi dalam bahasa Indonesia sering dikombinasikan dengan kata-kata lokal, menciptakan campuran bahasa yang unik. Misalnya, "Ih, skibidi banget" atau "Jangan skibidi dong" yang menunjukkan adaptasi istilah asing ke dalam struktur bahasa Indonesia.

Kepala Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa Dr Iwa Lukmana MA menyebutkan bahwa fenomena ini tergolong dalam bahasa semusim. Namun, tidak menutup kemungkinan kata seperti skibidi bisa masuk ke bahasa Indonesia standar bahkan disahkan ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Fenomena ini juga menimbulkan diskusi tentang pelestarian bahasa Indonesia di era digital, di mana generasi muda lebih terpapar dengan istilah-istilah asing melalui media sosial dan platform digital.

6. FAQ (Frequently Asked Questions)

FAQ (Frequently Asked Questions) (c) Ilustrasi AI

Apa arti skibidi yang sebenarnya?

Skibidi adalah istilah bahasa gaul Gen Alpha yang umumnya berarti sesuatu yang buruk, jelek, atau negatif. Namun, maknanya dapat berubah tergantung konteks penggunaan, terkadang juga digunakan untuk hal yang keren atau menarik.

Dari mana asal kata skibidi?

Kata skibidi berasal dari lagu "Skibidi" oleh grup musik Little Big (2018) dan dipopulerkan melalui serial YouTube "Skibidi Toilet" karya Alexey Gerasimov yang viral pada tahun 2023.

Apakah skibidi hanya digunakan oleh Gen Alpha?

Meskipun skibidi populer di kalangan Gen Alpha, istilah ini juga digunakan oleh generasi lain, terutama dalam konteks meme dan konten humor di media sosial.

Bagaimana cara menggunakan kata skibidi dalam kalimat?

Skibidi dapat digunakan sebagai kata sifat (contoh: "That's skibidi"), kata seru ("Skibidi!"), atau dikombinasikan dengan kata lain ("skibidi toilet", "skibidi rizz").

Apakah skibidi memiliki makna yang tetap?

Tidak, makna skibidi sangat fleksibel dan dapat berubah sesuai konteks percakapan. Inilah yang membuat istilah ini mudah diadaptasi dalam berbagai situasi komunikasi.

Mengapa skibidi menjadi viral di media sosial?

Skibidi menjadi viral karena popularitas serial "Skibidi Toilet" di YouTube, kemudahan penggunaan kata tersebut, dan adopsi masif oleh Gen Alpha di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan Instagram.

Apakah penggunaan skibidi akan bertahan lama?

Sebagai bahasa gaul generasi, skibidi mungkin bersifat sementara. Namun, popularitasnya yang tinggi dan penggunaan yang luas menunjukkan potensi untuk bertahan lebih lama atau bahkan masuk ke dalam kosakata bahasa standar.

(kpl/fds)

Rekomendasi
Trending