Cara Menggunakan Strava untuk Jalan Kaki, Panduan Lengkap dari Rekam Aktivitas hingga Hitung Langkah

cara menggunakan strava untuk jalan kaki (h)
Kapanlagi.com - Cara menggunakan Strava untuk jalan kaki sebenarnya sangat mudah, cukup unduh aplikasinya, buat akun, lalu pilih aktivitas Walk sebelum menekan Start. Begitu selesai, Strava otomatis mencatat jarak, waktu, rute, sekaligus jumlah langkah yang kamu tempuh.
Semua data tersimpan rapi sehingga progres harianmu bisa dipantau dari waktu ke waktu. Menguasai cara menggunakan Strava untuk jalan kaki membuat setiap langkah terasa lebih terukur sekaligus memotivasi.
Sebagai gambaran, Strava dapat digunakan gratis untuk merekam dan membagikan aktivitas, bergabung dengan klub dan challenge, hingga memanfaatkan fitur keamanan. Aktivitas jalan kaki yang direkam lewat aplikasi mobile pun sudah menampilkan jumlah langkah, tidak hanya jarak dan pace.
Advertisement
1. Cara Download, Mendaftar, dan Merekam Aktivitas Jalan Kaki di Strava
Langkah paling awal adalah menyiapkan akun dan mengenal tombol perekaman. Inti dari cara menggunakan Strava untuk jalan kaki terletak pada proses merekam aktivitas secara real-time, dan prosesnya ringkas serta ramah bagi pemula, mirip dengan panduan cara menggunakan Strava secara umum.
Unduh Aplikasi Strava: Buka Google Play Store untuk Android atau App Store untuk iOS, cari Strava, lalu tekan Install untuk memasangnya di smartphone.
Buat Akun Baru: Daftar menggunakan akun Google, Facebook, atau alamat email. Pilih metode yang paling praktis, kemudian buat kata sandi yang aman.
Lengkapi Profil: Isi data dasar seperti nama, tanggal lahir, dan jenis kelamin. Detail ini membantu Strava mengestimasi kalori dan metrik lain dengan lebih akurat.
Atur Preferensi Olahraga: Tandai jalan kaki sebagai salah satu aktivitas utama agar rekomendasi rute, klub, dan challenge yang muncul sesuai kebutuhanmu.
Buka Menu Record: Kembali ke halaman utama dan ketuk tombol Record di bagian tengah bawah layar untuk masuk ke mode perekaman.
Izinkan Akses Lokasi: Berikan izin lokasi agar GPS dapat melacak rute, jarak, dan kecepatan secara presisi selama kamu berjalan.
Pilih Aktivitas Walk: Ketuk ikon sepatu, lalu pilih Walk. Pemilihan tipe aktivitas ini penting supaya Strava mengategorikan metrik jalan kaki dengan benar.
Tekan Start dan Mulai Berjalan: Setelah GPS terkunci, tekan Start dan mulailah melangkah. Strava tetap berjalan di latar belakang sehingga kamu bebas mengganti musik atau menerima panggilan.
Pantau Progres di Layar: Selama berjalan, kamu bisa mengecek jarak, durasi, dan pace secara langsung untuk menyesuaikan tempo dengan target.
Hentikan, Tinjau, dan Simpan: Tekan Stop lalu Finish saat selesai, tinjau ringkasan jarak dan waktu, tambahkan judul atau foto, kemudian tekan Save untuk menyimpannya ke profil.
Perlu diketahui, Strava tetap mengandalkan sinyal GPS untuk melacak rute. Namun aktivitas masih bisa terekam meski data seluler dimatikan, karena data disimpan sementara di ponsel dan otomatis tersinkron ke server begitu perangkat kembali online.
Baca juga: Cara Menggunakan Strava untuk Lari dari Pemula hingga Mahir
2. Cara Mengaktifkan Penghitung Langkah, Menjaga Privasi, dan Menyalakan Beacon
Setelah terbiasa merekam aktivitas, saatnya memaksimalkan data langkah sekaligus melindungi lokasi pribadimu. Menyalakan penghitung langkah, mengatur privasi, dan mengaktifkan fitur keselamatan adalah bagian penting dalam cara menggunakan Strava untuk jalan kaki, terutama saat berjalan sendirian.
Pastikan Tipe Aktivitas Walk: Data langkah hanya muncul pada aktivitas walk, hike, atau run. Pastikan kamu memilih Walk agar jumlah langkah ikut tercatat bersama jarak dan rute.
Berikan Izin Aktivitas Fisik (Android): Di perangkat Android, izinkan physical activity pada aplikasi Strava. Biasanya permintaan izin ini muncul otomatis saat kamu memilih Walk sebagai tipe aktivitas.
Aktifkan Steps di Health (iOS): Untuk iPhone, buka Settings > Health > Data Access & Devices > Strava, lalu aktifkan toggle Steps agar Strava dapat membaca data langkah.
Nyalakan Sensor Cadence: Masuk ke Record > Settings > Sensors, kemudian aktifkan running cadence sensor untuk membantu perhitungan langkah menjadi lebih konsisten.
Nonaktifkan Mode Hemat Baterai: Pengaturan optimasi baterai di Android dapat mengganggu pencatatan langkah. Matikan battery saver dan pilih opsi akurasi GPS terbaik selama merekam.
Atur Privacy Zones: Sembunyikan lokasi sensitif seperti rumah atau kantor secara otomatis. Strava akan menghapus titik awal dan akhir aktivitas dari tampilan publik pada area yang kamu tentukan.
Sembunyikan Detail Aktivitas: Gunakan kontrol privasi untuk menyembunyikan pace, titik awal-akhir, atau menjadikan seluruh profil privat sesuai kenyamananmu.
Tentukan Visibilitas Aktivitas: Masuk ke Settings > Privacy Controls untuk memilih siapa yang bisa melihat aktivitas, apakah publik, hanya pengikut, atau privat sepenuhnya.
Buka Beacon dari Halaman Record: Sebelum berjalan, masuk ke halaman Record, pilih Share Live Location, lalu aktifkan toggle Beacon.
Tambahkan Kontak Keselamatan: Ketuk Add Safety Contacts dan izinkan Strava mengakses kontak. Kamu bisa memilih hingga tiga orang yang akan memantau perjalananmu.
Kirim Pesan dan Mulai Berjalan: Klik Send Beacon Text untuk mengirim tautan lokasi, lalu mulai perekaman. Kontak keselamatanmu bisa memantau posisimu secara real-time hingga aktivitas selesai.
Merujuk keterangan Strava Help Center, pengguna Android wajib memberikan izin aktivitas fisik agar aplikasi bisa mengumpulkan data langkah selama proses perekaman, dan data langkah untuk aktivitas walk maupun hike akan ditampilkan pada halaman detail aktivitas serta leaderboard challenge. Menariknya, langkah tetap muncul di feed kecuali aktivitas walk memiliki tanjakan cukup tinggi, karena metrik elevasi akan menggantikan tampilan langkah.
Fitur Beacon kini gratis untuk semua pengguna yang merekam lewat aplikasi mobile dan memungkinkanmu membagikan lokasi kepada maksimal tiga kontak. Michael Horvath, co-founder dan mantan CEO Strava, dikutip dari BikeRadar, menyatakan, "Strava adalah tempat bagi siapa saja yang berkeringat, dan kami ingin membantu setiap atlet merasa aman saat berolahraga."
Bila ingin membandingkan metode lain, kamu juga bisa mempelajari cara menghitung langkah kaki di HP menggunakan sensor bawaan ponsel.
3. Cara Menghubungkan Smartwatch, Menetapkan Target, dan Bergabung Komunitas Jalan Kaki
Cara menggunakan Strava untuk jalan kaki akan terasa makin lengkap ketika kamu menghubungkan perangkat wearable, memasang target, dan berbaur dengan komunitas. Ketiganya membuat data lebih akurat sekaligus menjaga motivasi tetap menyala.
Cek Kompatibilitas Perangkat: Strava mendukung sinkronisasi dengan Garmin, Apple Watch, Fitbit, dan banyak perangkat lain. Pastikan smartwatch yang kamu pakai termasuk yang kompatibel.
Hubungkan lewat Connected Services: Buka Settings > Connected Services atau Linked Devices, pilih merek smartwatch, lalu ikuti instruksi pairing hingga selesai.
Rekam Langsung dari Smartwatch: Mulai sesi jalan kaki dari jam tangan, dan datanya akan otomatis tersinkron ke Strava begitu aktivitas selesai, lengkap dengan detak jantung serta perhitungan langkah yang lebih presisi.
Buka Tab Progress: Atur target mingguan, bulanan, atau tahunan melalui tab Progress di aplikasi mobile, dengan pilihan berbasis jarak, waktu, atau elevasi.
Tetapkan Target Realistis: Mulai dari target yang mudah dicapai, misalnya 150 menit jalan kaki per minggu, lalu tingkatkan bertahap seiring meningkatnya kebugaran.
Evaluasi Secara Berkala: Tinjau statistik mingguan dan bulanan untuk melihat tren perkembangan, lalu rayakan saat lingkaran progres terisi penuh.
Cari Klub Jalan Kaki: Buka menu Explore dan telusuri klub yang berfokus pada walking atau hiking, baik komunitas lokal maupun internasional.
Ikuti Challenge Berbasis Langkah: Gabung tantangan berbasis langkah atau jarak sesuai kemampuanmu untuk menambah semangat dan rasa pencapaian.
Follow Teman dan Beri Kudos: Ikuti pejalan kaki lain, beri dan terima kudos, serta bagikan aktivitas dengan judul kreatif dan foto menarik.
Catat Aktivitas Manual: Jika lupa menekan Record, ketuk ikon "+" lalu pilih Manual Activity, dan isi tipe Walk, tanggal, durasi, serta jarak yang ditempuh.
Simpan dan Edit Aktivitas: Tekan Save untuk menyimpan, dan kamu tetap bisa mengedit, menambahkan foto, atau menautkan teman yang berjalan bersamamu kapan saja.
Strava bahkan memiliki ribuan klub khusus pejalan kaki, sehingga kamu tidak akan kesulitan menemukan komunitas yang cocok. Untuk data yang makin presisi, memahami cara menggunakan smartwatch untuk pemula akan sangat membantu, apalagi perangkat wearable umumnya punya chip GPS yang lebih andal dibanding ponsel.
Data pace yang muncul juga bisa kamu jadikan tolok ukur kemajuan, seperti dijelaskan pada panduan cara menghitung pace lari. Sementara untuk menjaga semangat, kamu bisa menyerap beragam kata-kata motivasi berolahraga saat mengikuti challenge bulanan.
Baca juga: Cara Menggunakan Mi Band 3 dari Setup hingga Fitur Canggih
Baca juga: Cara Menggunakan Samsung Health untuk Memantau Kesehatan
4. Fitur Unggulan Strava dan Manfaat Rutin Jalan Kaki
Strava menyimpan banyak fitur yang relevan bagi pejalan kaki. Selain GPS tracking yang merekam rute secara detail, ada fitur segmen untuk membandingkan waktu tempuh di jalur yang sama, kudos dan komentar sebagai bentuk apresiasi antarpengguna, serta ratusan challenge berbasis langkah dan jarak. Bagian menarik dari cara menggunakan Strava untuk jalan kaki adalah fitur Routes yang merekomendasikan jalur populer memakai data ter-anonimisasi, ditambah insight berbasis AI melalui Athlete Intelligence. Pengguna gratis sudah bisa merekam dan membagikan aktivitas, sementara langganan premium membuka fitur eksklusif seperti target jalan kaki khusus dan segment leaderboard.
Rutin berjalan kaki memberi dampak besar bagi kesehatan, dan itulah alasan memantau progres lewat Strava menjadi penting. Dr. Tiwaloluwa Ajibewa, asisten profesor kedokteran preventif di Northwestern University, dikutip dari American Heart Association, menyatakan, "Orang-orang meremehkan betapa pentingnya berjalan kaki." Mengacu pada riset Harvard Health Publishing, berjalan kaki sekitar 2,5 jam per minggu dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 30 persen sekaligus membantu menjaga ketajaman mental, tekanan darah, dan kadar kolesterol. Data yang tercatat rapi di Strava mempermudahmu menjaga konsistensi untuk meraih manfaat tersebut, seperti halnya menjadikan jalan kaki sebagai kunci kesehatan fisik dan mental serta menjaga kesehatan jantung jangka panjang.
Keunggulan lain jalan kaki adalah kesederhanaannya. Dr. Sarah Eby, dokter kedokteran olahraga di Mass General Brigham, dikutip dari CBC, menuturkan, "Kamu tidak membutuhkan peralatan dan tidak perlu keanggotaan gym, dan manfaatnya begitu luas." Dr. Milica McDowell, fisioterapis sekaligus penulis buku Walk, dikutip dari Fox News, mengungkapkan, "Berjalan kaki memiliki manfaat kesehatan luar biasa untuk kebugaranmu hari ini dan umur panjangmu esok hari." Berdasarkan laporan ScienceDaily, sebuah studi terhadap lebih dari 12.000 orang menemukan bahwa jalan kaki cepat satu jam sehari memangkas pengaruh gen pemicu obesitas hingga setengahnya, sementara gaya hidup pasif seperti menonton televisi empat jam sehari justru meningkatkan pengaruh gen tersebut sebesar 50 persen, sehingga aktivitas ini juga sejalan dengan upaya mengecilkan perut buncit.
Manfaat jalan kaki juga menyentuh sisi mental. Ken Goodman, pekerja sosial klinis berlisensi dan anggota dewan Anxiety and Depression Association of America, dikutip dari Peloton, menyatakan, "Akar dari kata 'emotion' adalah 'motion'. Jika kamu ingin mengubah emosimu, akan membantu untuk menggunakan gerakan, yaitu menggerakkan tubuhmu." Dilansir dari Calm, konsistensi rutinitas jalan kaki lebih menentukan daripada intensitasnya, sehingga menargetkan setidaknya 30 menit berjalan hampir setiap hari sudah cukup untuk merasakan manfaat mentalnya. Menjadikan jalan kaki sebagai kebiasaan baik yang konsisten akan lebih mudah ketika setiap capaian terekam dan bisa kamu rayakan bersama komunitas, ditemani inspirasi semangat juang para atlet.
Agar hasil pelacakan makin presisi, tempatkan ponsel di saku depan atau genggam di tangan selama berjalan karena posisi ini paling mendukung kerja akselerometer. Pastikan pula sinyal GPS sudah terkunci sebelum menekan Start, perbarui aplikasi secara berkala, dan hindari rute yang dipenuhi gedung tinggi atau pepohonan lebat.
Baca juga: Caption Olahraga Pagi untuk Semangat Bergerak
Baca juga: Kata-Kata Berjalan Menapaki Kehidupan Penuh Motivasi
Baca juga: 10 Manfaat Bersepeda untuk Tubuh Mulai dari Sendi hingga Otak
Baca juga: Panduan Praktis Lari untuk Pemula
Baca juga: Tren Lari Maraton antara Gaya Hidup dan Kebutuhan
Baca juga: Caption Jogging Keren untuk Memotivasi Semangat Olahraga
Baca juga: Cara Mengatur Pola Makan agar Berat Badan Tetap Terjaga
Baca juga: Cara Menggunakan Jam Tangan Smartwatch untuk Pemula
5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Strava untuk Jalan Kaki
Apakah Strava bisa digunakan untuk jalan kaki?
Bisa. Buka aplikasi, ketuk Record, pilih tipe aktivitas Walk, lalu tekan Start dan mulai berjalan. Strava akan otomatis mencatat jarak, waktu, rute, dan jumlah langkahmu, kemudian menyimpannya setelah kamu menekan Finish.
Apakah Strava gratis untuk jalan kaki?
Ya, versi gratis Strava sudah cukup untuk merekam dan membagikan aktivitas jalan kaki, bergabung dengan klub serta challenge, dan menggunakan fitur keamanan Beacon lewat aplikasi mobile. Fitur eksklusif seperti target jalan kaki khusus dan segment leaderboard tersedia melalui langganan premium.
Bagaimana cara melihat jumlah langkah di Strava?
Aktivitas Walk yang direkam melalui aplikasi mobile atau Apple Watch akan menyertakan data langkah pada halaman detail aktivitas dan leaderboard challenge. Pastikan kamu sudah mengizinkan Strava membaca data langkah lewat pengaturan ponsel, baik izin aktivitas fisik di Android maupun toggle Steps di menu Health pada iOS.
Dengan menguasai setiap langkah di atas, kamu kini siap menjadikan Strava sebagai teman setia berjalan kaki, dari perekaman pertama hingga pencapaian target bulanan. Yang terpenting, tetap melangkah secara konsisten karena setiap langkah kecil berkontribusi besar bagi kesehatan tubuh dan pikiran.
Daftar Referensi
- Harvard Health Publishing. Walking for Health. Diakses pada 18 Agustus 2026, dari https://www.health.harvard.edu/exercise-and-fitness/walking-for-health
- Strava Help Center. Steps on Strava. Diakses pada 18 Agustus 2026, dari https://support.strava.com/hc/en-us/articles/13772272971533-Steps-on-Strava
- ScienceDaily. Walking May Lessen the Influence of Genes on Obesity by Half. Diakses pada 18 Agustus 2026, dari https://www.sciencedaily.com/releases/2012/03/120314142833.htm
- Calm. Does Walking for Mental Health Actually Improve Wellbeing? Diakses pada 18 Agustus 2026, dari https://www.calm.com/blog/walking-for-mental-health
(kpl/ums)
Advertisement
D Academy 8
- Fashion SelebritiPotret Seru Soimah di Dangdut Academy 8, Selfie Hingga Joget Bareng












































