Cara Menggunakan Strava untuk Lari dari Pemula hingga Mahir

Cara Menggunakan Strava untuk Lari dari Pemula hingga Mahir
cara menggunakan strava untuk lari (image by AI)

Kapanlagi.com - Strava telah menjadi salah satu aplikasi pelacak olahraga paling populer di dunia, khususnya bagi para pelari. Sejak diluncurkan pada 2009, Strava menjadi salah satu aplikasi lari paling populer karena menyediakan pelacakan GPS yang sangat baik. Memahami cara menggunakan Strava untuk lari akan membantu kamu mendapatkan data latihan yang akurat sekaligus terhubung dengan komunitas pelari global.

Bagi jutaan pelari dan penggemar kebugaran di seluruh dunia, Strava telah menjadi platform definitif untuk melacak latihan dan terhubung dengan komunitas. Pada intinya, Strava adalah jejaring sosial yang dibangun untuk atlet, bisa diakses melalui aplikasi mobile dan website, yang menggunakan data GPS untuk mencatat aktivitas. Cara menggunakan Strava untuk lari sangat mudah dipelajari bahkan oleh pemula sekalipun.

Strava adalah platform pelacakan aktivitas gratis yang bisa digunakan sebagai aplikasi maupun via web. Bahkan, banyak yang menganggapnya sebagai jejaring sosial bagi atlet, bukan sekadar aplikasi biasa. Strava memiliki 180 juta pengguna terdaftar, menjadikannya ekosistem digital terbesar bagi para pelari dan pesepeda di dunia.

Data terbaru menunjukkan peningkatan besar dalam klub lari dan aktivitas grup, dengan koneksi sosial sebagai motivator utama berolahraga. Partisipasi di klub lari meningkat sebesar 59% secara global pada 2024.

1. Cara Mengunduh dan Mendaftar Akun Strava untuk Lari

Langkah paling awal dalam cara menggunakan Strava untuk lari adalah mengunduh aplikasi dan membuat akun. Prosesnya sangat sederhana dan bisa diselesaikan hanya dalam beberapa menit saja.

  1. Unduh Aplikasi Strava: Langkah pertama adalah mengunduh aplikasi Strava yang kompatibel dengan sebagian besar perangkat Android dan iOS. Kunjungi Apple App Store atau Google Play dan cari Strava.

  2. Buat Akun Baru: Kunjungi strava.com di browser web atau buka aplikasi mobile Strava. Daftarkan akun menggunakan metode yang kamu pilih, bisa menggunakan alamat email, login Google, atau kredensial Facebook.

  3. Lengkapi Profil: Setelah mendaftar, kamu akan diminta melengkapi profil, termasuk memasukkan nama lengkap, memilih olahraga utama seperti lari, dan menambahkan metrik tubuh seperti tinggi dan berat badan untuk memperkirakan kalori terbakar serta mengonfigurasi pengaturan privasi.

  4. Aktifkan Izin Lokasi: Selanjutnya, aktifkan akses lokasi untuk pelacakan GPS real-time. Pada perangkat iOS dan Android, ini berarti memberikan izin agar aplikasi mengakses layanan lokasi sehingga rute dapat terekam sepenuhnya saat berlari.

  5. Ikuti Beberapa Pelari: Sebelum melakukan hal lain, termasuk merekam latihan pertama, kamu bisa mulai mengikuti beberapa orang. Inilah yang menjaga semesta Strava tetap hidup, yaitu kesempatan untuk terhubung, menyemangati, dan mendapatkan inspirasi dari atlet di seluruh dunia.

2. Cara Mengatur Pengaturan Dasar Aplikasi Sebelum Mulai Lari

Sebelum memulai lari pertama, penting untuk mengatur beberapa pengaturan dasar agar data yang ditampilkan Strava akurat dan sesuai kebiasaan di Indonesia. Berikut cara menggunakan Strava untuk lari dengan pengaturan yang optimal.

  1. Buka Menu Pengaturan: Ketuk ikon profil di pojok layar, lalu pilih opsi Settings atau Pengaturan untuk masuk ke halaman konfigurasi aplikasi Strava.

  2. Ubah Satuan ke Metrik: Masuk ke Display Settings dan ubah Unit of Measure dari Imperial ke Metric agar jarak ditampilkan dalam kilometer, bukan mil, sehingga lebih familiar bagi pengguna di Indonesia.

  3. Atur Zona Detak Jantung: Jika kamu mengetahui detak jantung maksimal, sebaiknya atur secara manual. Pengaturan zona yang akurat akan mempengaruhi perhitungan Relative Effort di kemudian hari.

  4. Tambahkan Sepatu Lari: Masuk ke My Gear dan tambahkan sepatu lari yang kamu gunakan agar Strava bisa melacak total jarak tempuh setiap pasang sepatu untuk jadwal perawatan atau penggantian.

  5. Konfigurasikan Privasi Awal: Luangkan waktu untuk menelusuri pengaturan privasi guna memastikan kamu nyaman dengan apa yang dibagikan Strava. Langkah ini sangat penting terutama bagi pelari wanita yang berlari sendirian.

3. Cara Merekam Aktivitas Lari Pertama di Strava

lari baju biru/image by freepik

Setelah pengaturan selesai, saatnya merekam lari pertama. Memahami cara menggunakan Strava untuk lari dalam proses perekaman aktivitas adalah inti dari seluruh pengalaman aplikasi ini.

  1. Ketuk Tombol Record: Menggunakan aplikasi mobile Strava adalah cara termudah untuk memulai. Buka aplikasi dan ketuk tombol Record di bagian bawah layar. Pilih jenis aktivitas, misalnya Run, berikan izin lokasi yang diperlukan, lalu tekan Start.

  2. Pastikan Sinyal GPS Kuat: Untuk akurasi yang lebih baik, pastikan ponsel memiliki sinyal GPS yang kuat dan hindari lokasi dengan pepohonan atau bangunan yang padat.

  3. Pantau Metrik Selama Berlari: Selama latihan, aplikasi akan menampilkan metrik kunci seperti jarak, waktu tempuh, dan rata-rata pace. Kamu bisa mengecek layar sewaktu-waktu tanpa menghentikan perekaman.

  4. Gunakan Fitur Pause Jika Perlu: Ketuk tombol Pause jika perlu beristirahat atau menyeberang jalan. Aplikasi akan menghentikan pencatatan waktu tanpa mengakhiri sesi lari.

  5. Akhiri dan Simpan Aktivitas: Setelah selesai, tekan tombol Stop, lalu Finish. Kamu akan dibawa ke layar di mana kamu bisa memberi nama aktivitas, menambahkan deskripsi, melampirkan foto, dan menandai gear yang digunakan seperti sepatu lari.

Ada tiga cara untuk merekam aktivitas di Strava: kamu bisa memasukkan data secara manual, merekam lari langsung dengan aplikasi Strava sambil membawa ponsel saat berlari, atau menyinkronkan data dari fitness tracker seperti Fitbit atau jam tangan GPS.

4. Cara Menghubungkan Smartwatch dan Perangkat Pelacak dengan Strava

Salah satu keunggulan Strava adalah kemampuannya terhubung dengan berbagai perangkat. Cara menggunakan Strava untuk lari akan jauh lebih akurat jika kamu menghubungkan smartwatch atau fitness tracker.

  1. Buka Menu Connected Devices: Masuk ke Settings, lalu cari opsi "Link Other Services" atau "Apps and Services" untuk melihat daftar perangkat yang kompatibel dengan Strava.

  2. Pilih Merek Perangkat: Strava kini tersinkronisasi dengan hampir semua smartwatch atau fitness tracker. Pilih merek perangkat seperti Garmin, Apple Watch, Fitbit, atau Samsung Galaxy Watch.

  3. Ikuti Proses Pairing: Ikuti instruksi yang muncul di layar untuk menghubungkan perangkat. Biasanya proses ini memerlukan login ke akun perangkat tersebut.

  4. Sinkronkan Otomatis: Jika menggunakan jam GPS yang terhubung, prosesnya bahkan lebih sederhana. Setelah kamu selesai dan menyimpan latihan di perangkat, data akan otomatis tersinkronisasi ke aplikasi pendamping lalu diteruskan ke Strava. Dalam hitungan menit, aktivitasmu akan muncul di feed, siap menerima Kudos.

  5. Verifikasi Data: Periksa apakah data detak jantung, pace, dan jarak sudah tersinkron dengan benar. Data dari smartwatch biasanya lebih akurat dibandingkan ponsel.

Apple Watch menjadi perangkat paling populer untuk mengakses Strava, menggeser Garmin sejak 2023. Meskipun demikian, kamu tidak memerlukan fitness tracker atau monitor detak jantung untuk menggunakan aplikasi ini.

5. Cara Menemukan dan Membuat Rute Lari dengan Strava Routes

Fitur Routes membantu pelari menemukan jalur baru yang menarik. Bagi yang bosan dengan rute yang itu-itu saja, berikut cara menggunakan Strava untuk lari dengan variasi rute yang lebih menyenangkan.

  1. Akses Menu Explore: Ketuk tab Explore atau Maps di bagian bawah layar untuk mengakses fitur peta yang menampilkan rute populer di sekitar lokasi kamu.

  2. Jelajahi Rute Populer via Heatmap: Heatmap global dapat diproyeksikan ke peta, menampilkan rute paling populer bagi pelari dan pesepeda Strava, sehingga kamu bisa mengetahui jalur favorit meskipun berada di area yang asing.

  3. Gunakan Fitur Route Builder: Strava Routes sangat berguna jika kamu sedang bepergian atau berada di lokasi yang belum pernah kamu jelajahi. Strava akan menampilkan rute lari paling umum dan memudahkan kamu membuat rute sendiri sesuai jarak yang diinginkan.

  4. Periksa Profil Elevasi: Strava merangkum semuanya dengan baik, memberikan informasi elevasi dan gambaran peta rute sebelum kamu berlari.

  5. Sinkronkan ke Perangkat: Cukup sederhana untuk menyinkronkan rute ke fitness tracker atau smartwatch jika perangkatmu memiliki fitur tersebut. Dengan begitu, kamu memiliki rute yang jauh lebih terencana.

6. Cara Membaca Data Pace, Jarak, dan Elevasi Setelah Berlari

lari jaket biru/image by freepik

Setelah menyelesaikan lari dan menyimpan aktivitas, Strava menyajikan data analisis yang sangat berguna. Cara menggunakan Strava untuk lari secara efektif tidak lengkap tanpa memahami cara membaca data performa ini.

  1. Buka Detail Aktivitas: Strava adalah alat yang kuat untuk melacak progres kebugaran dari waktu ke waktu. Setiap aktivitas menyediakan banyak data untuk membantu memahami performa. Klik aktivitas mana pun untuk membuka tampilan detail.

  2. Analisis Pace per Kilometer: Periksa pace per kilometer untuk memahami konsistensi lari kamu. Secara global, rata-rata pace pelari di Strava adalah 6:22/km.

  3. Periksa Grafik Elevasi: Tinjau grafik elevasi untuk memahami bagaimana medan mempengaruhi kecepatan dan performa selama berlari.

  4. Lihat Split Time: Strava menampilkan split time per kilometer yang menunjukkan apakah kamu berlari lebih cepat atau lebih lambat di setiap segmen rute.

  5. Bandingkan dengan Aktivitas Sebelumnya: Jika kamu memiliki rute lari favorit yang sering dilewati, Strava akan otomatis menghasilkan grafik tentang perkembangan waktu tempuhmu. Pada halaman aktivitas terbaru, grafik akan menunjukkan apakah kamu cenderung lebih cepat atau lebih lambat.

7. Cara Menggunakan Fitur Relative Effort dan Fitness Freshness

Fitur Relative Effort dan Fitness & Freshness adalah salah satu poin unik Strava yang jarang dibahas tetapi sangat bermanfaat bagi pelari serius. Berikut cara menggunakan Strava untuk lari dengan memanfaatkan fitur analisis lanjutan ini.

  1. Pahami Relative Effort: Relative Effort, yang ditemukan di halaman detail aktivitas, mengukur seberapa besar kerja kardiovaskular dalam aktivitas yang memiliki data detak jantung. Aktivitas pendek dan intens bisa memerlukan usaha yang sama besarnya dengan aktivitas panjang dan santai, dan Relative Effort memungkinkan perbandingan keduanya.

  2. Pantau Grafik Mingguan: Grafik Relative Effort dirancang untuk membantu memahami apakah latihan minggu ini lebih atau kurang intens dibandingkan minggu lalu.

  3. Akses Fitness & Freshness: Bagi pemula, fitur Fitness and Freshness adalah salah satu alat yang lebih kompleks di Strava. Namun, fitur ini memiliki potensi besar karena dapat digunakan untuk melacak dan meningkatkan kebugaran secara detail serta mempersiapkan event.

  4. Baca Skor Fitness, Fatigue, dan Form: Form adalah selisih antara Fitness dan Fatigue. Berada dalam kondisi form, atau "peaking," terjadi ketika seseorang memiliki kebugaran tinggi tetapi kelelahan rendah.

  5. Gunakan Perceived Exertion: Perceived Exertion memungkinkan kamu mencatat secara manual seberapa intens usaha yang dirasakan dalam skala 1-10 dari "Easy" hingga "Max Effort," dan bisa menggantikan data detak jantung.

8. Cara Bergabung dengan Komunitas dan Klub Lari di Strava

Aspek sosial adalah jantung dari Strava. Cara menggunakan Strava untuk lari tidak hanya tentang data, tetapi juga tentang terhubung dengan komunitas yang saling memotivasi dan mendukung.

  1. Cari dan Ikuti Teman: Gunakan fitur pencarian untuk menemukan teman yang sudah menggunakan Strava. Ketuk tombol Follow untuk mulai melihat aktivitas mereka di feed kamu.

  2. Ikuti Pelari Profesional: Sangat memotivasi untuk melihat kerja keras yang dilakukan atlet lain. Mengikuti pelari yang lebih kuat bisa sangat menginspirasi. Melihat mereka tampil setiap hari sering membuat latihan kita terasa lebih bisa dicapai.

  3. Bergabung dengan Klub Lari: Bergabung dengan klub selalu merupakan langkah yang baik untuk tetap aktif, dan hal ini berlaku juga untuk klub virtual di Strava. Banyak klub lari di aplikasi ini terhubung dengan komunitas nyata di dunia nyata.

  4. Berikan Kudos dan Komentar: Berikan kudos (semacam "like") pada aktivitas teman sebagai bentuk dukungan. Komentar juga bisa menjadi cara efektif untuk membangun koneksi yang lebih personal.

  5. Bagikan Aktivitas ke Media Sosial: Setelah menyelesaikan lari, bagikan pencapaian ke Instagram, Facebook, atau platform lain. Kamu juga bisa menambahkan caption running yang inspiratif untuk memotivasi orang lain.

9. Cara Mengikuti Challenge dan Mendapatkan Badge di Strava

lari di jalan aspal/image by freepik

Tantangan atau challenge adalah cara menyenangkan untuk tetap termotivasi berlari. Berikut cara menggunakan Strava untuk lari sambil mengikuti berbagai challenge yang tersedia.

  1. Buka Menu Challenge: Di tab Groups, kamu akan menemukan Challenges. Ini adalah tujuan yang telah ditentukan sebelumnya, seperti berlari 50 km dalam sebulan atau menyelesaikan lima aktivitas dalam seminggu. Bergabung dengan challenge akan menambahkan badge ke profil dan membantu tetap termotivasi.

  2. Pilih Challenge yang Sesuai: Kamu juga bisa memotivasi diri dengan mengumpulkan badge dan menempati leaderboard dalam challenge reguler yang diposting di aplikasi. Pilihan standar termasuk tantangan jarak dan pendakian setiap bulan.

  3. Tekan Tombol Join: Ketuk tombol "Join" pada challenge yang diminati untuk mendaftar dan mulai melacak progres menuju target yang telah ditentukan.

  4. Pantau Progres: Lihat perkembangan pencapaian di halaman khusus challenge yang menampilkan persentase target yang telah tercapai.

  5. Kumpulkan Badge: Setelah berhasil menyelesaikan challenge, badge digital akan tersimpan di Trophy Case profilmu sebagai bukti pencapaian.

10. Cara Berkompetisi di Segment dan Leaderboard Strava

Segment adalah salah satu fitur paling unik yang membuat Strava berbeda dari aplikasi pelacak lainnya. Dengan memahami cara menggunakan Strava untuk lari di segment, kamu bisa menambahkan elemen kompetitif dalam setiap sesi latihan.

  1. Kenali Konsep Segment: Fitur segment adalah salah satu keunggulan Strava dan bisa menjadi sangat adiktif. Dibuat oleh jutaan pengguna, segment adalah ruas jalan atau trail populer di mana waktu tempuhmu dicatat dan diposting ke leaderboard. Pelari tercepat di segment akan mendapatkan gelar Course Record.

  2. Temukan Segment Secara Otomatis: Saat kamu melewati titik awal dan akhir segment dalam sebuah lari, waktu tempuhmu untuk ruas tersebut akan terekam. Jika kamu melewati segment yang sama lagi, kamu bisa melihat perbandingan waktu.

  3. Lihat Leaderboard: Ketuk segment tertentu di detail aktivitas untuk melihat peringkat pelari tercepat yang pernah melewati ruas tersebut.

  4. Kejar Status Local Legend: Strava juga memberikan status Local Legend kepada orang yang paling sering menyelesaikan segment tertentu dalam periode 90 hari bergulir, memberi penghargaan pada konsistensi bukan hanya kecepatan.

  5. Gunakan Segment untuk Latihan: Fitur ini dapat digunakan secara efektif untuk mengasah kebugaran, terutama jika dimasukkan ke dalam rencana latihan yang terstruktur.

11. Cara Mengatur Privasi dan Keamanan Data Lokasi di Strava

Privasi adalah hal yang sangat penting saat menggunakan aplikasi berbasis lokasi seperti Strava. Pelari yang berlari di rute reguler perlu memahami cara menggunakan Strava untuk lari dengan aman tanpa mengekspos informasi sensitif.

  1. Buka Privacy Controls: Di mana menemukan pengaturan privasi di aplikasi Strava: You → Settings → Privacy Controls.

  2. Atur Visibilitas Profil: Everyone berarti semua pengguna Strava atau pengunjung web dapat melihat profil lengkapmu. Followers Only berarti hanya pengikut yang disetujui yang bisa melihat profil. Pilih sesuai kenyamananmu.

  3. Aktifkan Privacy Zone: Privacy zone menyembunyikan titik awal dan akhir lari dari peta publik. Ini adalah pengaturan keamanan nomor satu, sempurna jika kamu memulai lari di dekat rumah atau tempat kerja.

  4. Sembunyikan Titik Awal dan Akhir: Pengguna kini bisa menyembunyikan hingga 1 mil dari titik awal dan akhir aktivitas mereka. Buat beberapa zona privasi yang saling tumpang tindih untuk perlindungan maksimal.

  5. Kelola Aktivitas Grup: Strava secara otomatis mengelompokkan aktivitasmu dengan orang lain yang melewati segment yang sama. Ini bisa menjadi cara menyenangkan untuk menunjukkan lari bersama teman. Namun kamu bisa menonaktifkannya di pengaturan jika merasa kurang nyaman.

12. Cara Menggunakan Strava sebagai Jurnal dan Training Log Lari

lari santai/image by freepik

Strava bukan sekadar pelacak jarak. Pelatih lari profesional merekomendasikan untuk menggunakannya sebagai jurnal latihan digital. Cara menggunakan Strava untuk lari sebagai training log akan memberikan manfaat jangka panjang yang besar bagi perkembangan performa.

  1. Tambahkan Catatan di Setiap Aktivitas: Strava memberikan wawasan yang bagus tentang latihan, tetapi sama pentingnya bagi kamu untuk membuat catatan tentang apa yang sudah dilakukan. Kamu bisa mencatat hal-hal seperti: bagaimana perasaan saat berlari, detail split time, dan sepatu apa yang dipakai.

  2. Manfaatkan sebagai Buku Harian: Pada dasarnya, gunakan Strava sebagai buku harian latihan pribadi. Ini sangat berharga ketika tiba saatnya kamu ingin melihat kembali periode di mana kamu tampil paling baik.

  3. Pantau Tren Mingguan dan Bulanan: Strava memberikan akses yang jelas dan ringkas ke data, seperti jarak tempuh mingguan, bulanan, atau tahunan. Ini sangat berguna ketika kamu ingin mengukur berapa banyak mil yang saat ini ditempuh dibandingkan saat kamu dalam performa terbaik.

  4. Catat Personal Record: Strava secara otomatis mencatat rekor pribadi seperti lari tercepat untuk berbagai jarak (1 km, 5 km, 10 km, half marathon) sebagai tolok ukur perkembangan.

  5. Gunakan untuk Persiapan Race: Strava memungkinkan kamu mempersiapkan lomba dengan jauh lebih baik. Melihat rute memberi gambaran akurat tentang peta lintasan dan di mana tanjakan berada, sehingga kamu bisa membuat strategi.

13. Fitur Premium Strava yang Berguna untuk Pelari

Strava menawarkan dua versi: gratis dan premium (Strava Subscription). Versi gratis sudah mencakup fitur dasar pelacakan aktivitas, tetapi versi premium menyediakan alat analisis yang jauh lebih mendalam bagi pelari yang ingin meningkatkan performa secara serius.

  • Fitness & Freshness Chart: Grafik sederhana ini memungkinkan kamu melacak level kebugaran, kelelahan, dan form selama periode waktu tertentu, dan digunakan sebagai panduan untuk mengoptimalkan latihan.

  • Relative Effort Mingguan: Disarankan untuk merujuk silang grafik Relative Effort guna memahami apakah kamu meningkatkan aktivitas terlalu cepat dan berisiko cedera atau overtraining. Relative Effort akan memandu seberapa banyak kamu harus berlatih minggu itu.

  • Training Plans: Strava menawarkan rencana latihan terstruktur yang diarahkan pada progres spesifik seperti peningkatan 5K, persiapan maraton, atau daya tahan bersepeda. Rencana ini menawarkan jadwal latihan dan indikator progres adaptif.

  • Route Builder Lanjutan: Pengguna premium mendapatkan akses ke route builder yang lebih canggih dengan rekomendasi rute berdasarkan preferensi jarak, elevasi, dan jenis permukaan.

  • Segment Leaderboard Filter: Versi premium memungkinkan filter leaderboard berdasarkan usia, berat badan, atau periode waktu tertentu untuk kompetisi yang lebih adil dan relevan.

  • Beacon untuk Keamanan: Fitur Beacon memungkinkan kamu membagikan lokasi real-time kepada kontak terpercaya saat berlari sendirian, sangat berguna sebagai langkah keamanan tambahan.

14. Tips Memaksimalkan Strava agar Latihan Lari Lebih Efektif

Selain memahami fitur-fitur dasar, ada beberapa strategi yang bisa membuat pengalaman menggunakan Strava untuk lari menjadi lebih produktif. Aktivitas grup rata-rata berdurasi 40% lebih lama dibandingkan lari solo, artinya ketika ada orang lain untuk berbagi perjuangan, motivasi akan meningkat drastis.

Menambahkan struktur pada latihan akan meningkatkan tingkat perkembangan secara drastis. Dengan Strava, kamu bisa memantau variasi latihan ini dengan mudah.

Salah satu tren menarik dari data terbaru adalah pergeseran persepsi tentang gaya hidup aktif. Orang-orang lebih memilih keseimbangan daripada kelelahan, memprioritaskan latihan yang lebih pendek dan hari istirahat dalam persiapan maraton. Lebih dari seperlima dari semua latihan berupa micro-movements (di bawah 20 menit), membantu mempertahankan rutinitas yang berkelanjutan.

Untuk memaksimalkan lari, pastikan juga kamu menggunakan sepatu lari yang tepat dan melacak jarak tempuhnya melalui fitur Gear di Strava. Serta bagi yang baru memulai perjalanan lari, persiapkan starter kit lengkap sebelum lari pagi pertama. Konsistensi adalah kunci, dan Strava menyediakan semua alat yang diperlukan untuk menjaga motivasi tetap tinggi.

15. FAQ

Apakah Strava gratis untuk digunakan?

Ya, Strava tersedia dalam versi gratis yang sudah mencakup fitur dasar seperti pelacakan GPS, pencatatan aktivitas lari, bergabung dengan komunitas, dan mengikuti challenge. Versi premium menawarkan fitur tambahan seperti analisis performa mendalam dan training plans.

Apakah harus membawa ponsel saat berlari dengan Strava?

Tidak harus. Jika kamu memiliki smartwatch yang terhubung dengan Strava, latihan bisa direkam langsung dari perangkat tersebut dan akan tersinkronisasi otomatis ke akun Strava setelah selesai. Cara menggunakan Strava untuk lari bisa melalui ponsel maupun smartwatch.

Bagaimana cara melihat pace lari di Strava?

Setelah menyelesaikan dan menyimpan aktivitas lari, buka detail aktivitas di Strava. Informasi pace per kilometer, split time, dan kecepatan rata-rata akan ditampilkan secara otomatis dalam ringkasan aktivitas tersebut.

Apakah Strava bisa digunakan untuk olahraga selain lari?

Tentu saja. Strava mendukung lebih dari 40 jenis olahraga termasuk bersepeda, hiking, berenang, yoga, dan banyak lagi. Cara menggunakan Strava untuk lari sama mudahnya dengan menggunakannya untuk aktivitas olahraga lainnya.

Bagaimana cara menyembunyikan alamat rumah di Strava?

Aktifkan fitur Privacy Zone melalui Settings → Privacy Controls → Map Visibility. Tambahkan alamat rumah dan pilih radius area yang ingin disembunyikan. Strava akan menyembunyikan bagian rute di area tersebut dari peta publik.

Apa itu Kudos dan bagaimana cara memberikannya?

Kudos adalah fitur apresiasi di Strava, mirip dengan tombol "like" di media sosial. Kamu bisa memberikan Kudos pada aktivitas teman dengan menekan ikon Kudos di feed. Ini adalah cara sederhana untuk saling memotivasi dalam komunitas pelari di Strava.

Apakah Strava menguras baterai ponsel saat merekam lari?

Merekam aktivitas dengan GPS memang menggunakan daya baterai lebih besar. Untuk menghemat baterai, tutup aplikasi lain yang berjalan di latar belakang, kurangi kecerahan layar, atau gunakan smartwatch sebagai perangkat utama perekaman sehingga ponsel tidak perlu dibawa saat berlari.

(kpl/mda)

Rekomendasi
Trending