DIY Celengan dari Botol Bekas: Cara Membuat Tabungan Lucu dan Edukatif

DIY Celengan dari Botol Bekas: Cara Membuat Tabungan Lucu dan Edukatif
diy celengan dari botol bekas (h)

Kapanlagi.com - Botol plastik bekas yang menumpuk di rumah biasanya langsung berakhir di tempat sampah. Padahal, DIY celengan dari botol bekas bisa menyulapnya menjadi wadah tabungan yang lucu sekaligus bermanfaat.

Prosesnya murah, mudah, dan cocok dikerjakan bersama anak. Selain melatih kreativitas, DIY celengan dari botol bekas juga menanamkan kebiasaan menabung sejak dini.

Sebagaimana disampaikan NOAA Marine Debris Program, botol plastik lama sebaiknya tidak sekadar dibuang, melainkan di-upcycle menjadi barang berguna seperti pot tanaman, tempat pensil, hingga celengan. Alih-alih mendaur ulangnya, botol plastik lama bisa di-upcycle, misalnya diubah menjadi pot, tempat pensil, atau bahkan boneka. Menyulap botol menjadi celengan disebut sebagai kerajinan kelas yang mudah dan sederhana, sekaligus pengingat untuk menabung sekaligus menyelamatkan planet.

1. Cara Membuat DIY Celengan dari Botol Bekas Bentuk Babi

Bentuk babi atau piggy bank adalah model paling populer dan ramah untuk pemula. Berikut langkah-langkah membuat DIY celengan dari botol bekas berbentuk babi yang menggemaskan. Agar hasilnya kokoh, pahami juga cara menggunakan perekat yang tepat pada permukaan plastik.

Untuk pemilihan bahan, botol air mineral ukuran 500 ml hingga 1 liter paling ideal karena mudah digenggam anak dan cukup ruang untuk koin. Botol air mineral ukuran 500 ml sampai 1 liter paling ideal karena mudah digenggam anak, cukup ruang untuk koin, dan permukaannya mudah dihias. Pilih botol yang bentuknya sedikit membulat agar menyerupai tubuh babi saat dibaringkan. Saat dibaringkan menyamping, botol sebaiknya sudah memiliki bentuk menyerupai babi.

  1. Siapkan alat dan bahan: sediakan botol plastik bersih 500 ml, gunting atau cutter, cat akrilik atau kertas warna, lem tembak, mata boneka, dan pipa pembersih untuk ekor.

  2. Bersihkan botol: cuci dengan air sabun hangat, lepas label beserta sisa lem, lalu keringkan sempurna sebelum mulai bekerja. Pilih botol plastik bertutup ulir seperti bekas minuman soda atau air, dan pastikan bersih serta kering sebelum memulai.

  3. Buat lubang koin: gunting sebuah slot memanjang di sisi botol. Pastikan cukup panjang dan lebar untuk memasukkan koin, tetapi tidak terlalu besar. Gunting slot pada sisi botol dan pastikan cukup panjang serta lebar untuk memuat koin.

  4. Buat lebih pendek dan stabil (opsional): potong botol menjadi dua, buat sayatan kecil di sekeliling salah satu bagian, lalu dorong kedua sisi menyatu agar botol lebih pendek. Potong botol menjadi dua, buat sayatan kecil di sekeliling salah satu bagian, dorong kedua sisi agar menyatu sehingga botol menjadi separuh panjang semula, karena bentuk yang lebih pendek membuatnya lebih stabil.

  5. Haluskan tepi potongan: gosok tepi plastik dengan kertas amplas agar tidak tajam dan aman disentuh anak. Setelah lubang dibuat, haluskan seluruh sisi potongan menggunakan amplas agar tidak meninggalkan bagian tajam yang bisa melukai tangan.

  6. Warnai atau lapisi: cat botol warna merah muda, atau bungkus dengan kertas kado. Untuk anak, teknik decoupage lebih aman dibanding lem panas. Menutup botol dengan potongan kertas dan mod podge lebih mudah serta aman diterapkan anak dibanding lem tembak, dan daya rekatnya baik pada plastik.

  7. Buat telinga, hidung, dan kaki: gunting dua telinga dari kertas, jadikan tutup botol sebagai moncong hidung, lalu tempel empat tutup botol di bagian bawah sebagai kaki. Cat tutup botol untuk dijadikan hidung, buat dua bentuk telinga dari kertas, dan tempelkan sisa tutup botol pada bagian bawah sebagai kaki.

  8. Pasang mata dan ekor: rekatkan mata boneka di antara hidung dan telinga, lalu buat ekor keriting dari potongan kertas atau pipa pembersih. Buat strip tipis panjang dari kertas, lalu pilin untuk membentuk ekor keriting babi.

  9. Keringkan dan mulai menabung: biarkan seluruh bagian kering sempurna sebelum celengan digunakan.

Baca juga: cara membuat celengan dari botol bekas dengan modal terjangkau dan variasi celengan kreatif dari botol bekas yang estetik.

2. Cara Membuat Celengan Botol Bekas Model Karakter Lucu

Tidak melulu babi, celengan dari botol bekas bisa dibentuk menjadi aneka karakter seperti kucing, kelinci, atau kura-kura. Model horizontal berikut praktis karena minim potongan dan cepat selesai, sehingga cocok jadi kreasi DIY botol bekas yang sekaligus mengurangi sampah.

Gregg Beckham, Senior Research Fellow di National Renewable Energy Laboratory (NREL), dikutip dari ScienceDaily menyatakan, "Harapan yang sebenarnya adalah mengembangkan teknologi upcycling 'kehidupan kedua' yang membuat sampah plastik sekali pakai bernilai untuk dimanfaatkan kembali." Hal ini relevan karena sebagian besar PET, dari sekitar 26 juta ton yang diproduksi setiap tahun, berakhir di tempat pembuangan dan butuh ratusan tahun untuk terurai secara alami.

  1. Pilih dan bersihkan botol: gunakan botol berukuran sedang yang sudah dicuci dan dikeringkan, lepaskan seluruh labelnya.

  2. Buat slot koin di sisi botol: gunting lubang memanjang pada salah satu sisi, ukurannya disesuaikan dengan koin dan uang lipat.

  3. Baringkan botol: posisikan botol menyamping dengan slot koin menghadap ke atas sebagai punggung karakter. Letakkan botol plastik menyamping dengan slot menghadap ke atas.

  4. Pasang empat kaki: rekatkan empat penyangga di bagian bawah agar botol tidak menggelinding, misalnya dari tutup botol atau kancing besar. Tempelkan empat "kaki" di bagian bawah botol agar tidak menggelinding, bisa menggunakan benda kecil seperti tutup pasta gigi atau kertas gulung yang dilem.

  5. Bentuk wajah karakter: tambahkan telinga, kumis, atau tempurung sesuai karakter yang diinginkan, dan manfaatkan tutup botol sebagai kepala atau moncong. Karakter yang bisa dibuat antara lain kucing, kelinci, kura-kura dari spons, hingga mobil dari dua botol yang digabung.

  6. Cat dan hias: warnai seluruh permukaan sesuai karakter, lalu tambahkan detail dengan spidol atau kain flanel.

  7. Keringkan dan periksa: pastikan celengan berdiri stabil dan slot koin berfungsi sebelum dipakai.

Jika ingin bereksperimen lebih jauh, kamu bisa mencoba membuat celengan dari barang bekas lain. Baca juga: kerajinan dari barang bekas yang bernilai jual.

3. Cara Menghias dan Merawat Celengan Botol Bekas agar Awet

Tahap dekorasi adalah bagian paling menyenangkan sekaligus penentu daya tahan hasil akhir. Menghias celengan dari botol bekas dengan rapi akan membuatnya lebih menarik sekaligus tahan lama, terutama di iklim tropis Indonesia yang lembap. Prinsip perawatan ini juga berlaku untuk kreasi botol kaca bekas.

LeBaron-Black, peneliti keuangan keluarga, dikutip dari BYU Marriott mengatakan, "Untuk anak-anak kecil, sangat membantu memiliki celengan dengan tiga slot, atau bahkan toples berlabel."

  1. Pilih metode dekorasi: tentukan antara mengecat langsung dengan cat akrilik atau menempel kertas warna dengan teknik decoupage sesuai tingkat kesulitan yang diinginkan. Kamu bisa memilih menghias celengan menggunakan cat atau menggunakan mod podge dengan kertas tisu.

  2. Aplikasikan cat dasar: lapisi permukaan botol dengan satu warna dasar dan biarkan mengering total sebelum menambah detail. Jika memakai cat, warnai seluruh botol dengan warna atau pola yang diinginkan, lalu biarkan kering sepenuhnya sebelum melanjutkan.

  3. Tambahkan motif dan karakter: tempel stiker, gambar dengan spidol, atau tempel potongan kain flanel untuk tekstur unik.

  4. Tulis target tabungan: tuliskan tujuan menabung di badan celengan, misalnya "Dana Buku Baru", agar anak lebih termotivasi. Untuk pendekatan edukasi keuangan, tulis target tabungan di permukaan celengan seperti "Dana Buku Baru" atau "Tabungan Jalan-jalan".

  5. Lapisi pelindung: tutup seluruh permukaan yang sudah dihias dengan lakban bening atau vernis berbasis air. Melapisi celengan dengan lakban bening atau vernis berbasis air melindunginya dari kelembapan udara di iklim tropis Indonesia sekaligus membuat dekorasi lebih tahan lama.

  6. Jadikan alat edukasi: buat tiga celengan berbeda warna untuk memisahkan uang menabung, belanja, dan berbagi. Cat setiap botol dengan warna berbeda untuk membedakan fungsinya, misalnya hijau untuk tabungan, biru untuk belanja, dan kuning untuk berbagi, karena metode ini mengajarkan kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.

Selain celengan, botol bekas juga bisa disulap menjadi tempat pensil dari botol bekas maupun vas bunga dari botol bekas. Tutup botolnya pun jangan dibuang karena bisa menjadi bahan kerajinan dari tutup botol. Baca juga: panduan memulai DIY craft barang bekas.

4. Manfaat DIY Celengan dari Botol Bekas untuk Anak dan Lingkungan

Membuat celengan sendiri bukan sekadar proyek kerajinan biasa. Ada banyak manfaat DIY celengan dari botol bekas, baik untuk perkembangan anak, kondisi finansial keluarga, maupun kelestarian lingkungan.

Studi menunjukkan aktivitas seni dan kerajinan tangan berkaitan dengan kesejahteraan mental. Riset yang dipublikasikan pada 2024 menemukan aktivitas kerajinan tangan berdampak positif pada kesejahteraan mental, dengan peserta melaporkan penurunan kecemasan dan stres, perbaikan suasana hati, serta peningkatan kualitas hidup.

  • Mengurangi sampah plastik: setiap botol yang diubah menjadi celengan berarti satu unit limbah berkurang dari lingkungan. Setiap botol yang diubah menjadi celengan adalah satu botol lebih sedikit di tempat pembuangan sampah.

  • Mengajarkan menabung sejak dini: celengan menjadi media pertama anak mengenal konsep menyimpan uang. Lakhani, seorang pakar keuangan, dikutip dari Yahoo Finance menyatakan, "Memberi anak sebuah celengan memberi mereka tempat yang aman untuk menyimpan uang, dan memberi orang tua kesempatan membicarakan pentingnya menjaga uang."

  • Menumbuhkan disiplin finansial: kebiasaan menabung melatih anak menahan keinginan berbelanja. Kozak, dikutip dari RBC Wealth Management menuturkan, celengan "mengajarkan mereka gagasan dasar tentang mengapa kita menabung, bahwa kita tidak harus membelanjakan uang setiap kali menginginkan sesuatu."

  • Melatih kreativitas dan motorik: memotong, mengecat, dan merangkai melatih koordinasi tangan-mata serta problem solving anak. Kerajinan botol plastik sangat baik untuk perkembangan anak karena mereka belajar problem solving, koordinasi tangan-mata, dan kreativitas.

  • Hemat biaya: bahan utamanya gratis dari rumah, dengan alat pendukung yang terjangkau. Jika seluruh bahan berasal dari rumah, modalnya praktis tidak ada.

  • Mempererat momen keluarga: mengerjakannya bersama menjadi ajang bonding sekaligus mengenalkan kepedulian lingkungan. Dari sisi sosial, membuat celengan bersama anak menjadi momen bonding keluarga yang berharga sekaligus media mengajarkan kepedulian lingkungan kepada anak.

  • Peluang penghasilan tambahan: celengan hias yang rapi bisa dijual di marketplace atau bazar sekolah. Dengan modal bahan di bawah Rp 20.000, celengan hias bisa dipasarkan mulai Rp 25.000 sampai Rp 75.000 per unit tergantung desain dan tingkat detail.

  • Batu loncatan ke tabungan formal: setelah celengan penuh, anak bisa dikenalkan pada rekening tabungan. Sarah Hussain, manajer produk simpanan di Alliant Credit Union, dikutip dari Alliant Credit Union menyatakan, "Cobalah membuka rekening tabungan digital agar anak dapat melihat hasil kerja keras mereka bertambah cepat lewat aplikasi ponsel."

Untuk memperkuat kebiasaan baik ini, kamu bisa memadukan celengan buatan sendiri dengan kata mutiara menabung untuk anak dan berbagai cara mengajarkan anak mengelola keuangan. Jika bosan dengan bahan botol, coba juga DIY celengan dari kardus bekas yang tak kalah edukatif. Baca juga: celengan dari barang bekas yang berpeluang jadi usaha.

Kebiasaan finansial ini bisa terus dibawa hingga dewasa, misalnya lewat tips mengelola keuangan yang lebih matang. Intinya, dari sebuah botol bekas dan sedikit kreativitas, kamu mendapat banyak ide seperti ide DIY dari botol bekas sekaligus mengasah keterampilan membuat kerajinan tangan dari botol bekas.

5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Celengan dari Botol Bekas

Apa saja bahan yang dibutuhkan untuk membuat celengan dari botol bekas?

Bahan utamanya adalah botol plastik bekas yang bersih, ditambah gunting atau cutter, cat akrilik atau kertas warna, serta lem tembak. Alat dan bahan yang perlu disiapkan meliputi botol bekas kondisi baik, gunting atau cutter untuk memotong, lem tembak atau lem plastik untuk merekatkan, serta cat akrilik untuk mewarnai. Kamu bisa menambahkan hiasan seperti mata boneka, kain flanel, atau spidol permanen sesuai selera.

Botol plastik ukuran berapa yang paling cocok untuk celengan?

Ukuran 500 ml hingga 1 liter umumnya paling ideal karena pas digenggam anak dan cukup menampung koin. Botol air mineral ukuran 500 ml sampai 1 liter paling ideal karena mudah digenggam anak dan cukup ruang untuk koin, sementara untuk target menabung yang lebih besar bisa digunakan galon 5 liter. Pilih botol yang bentuknya sedikit membulat agar lebih menyerupai karakter hewan.

Apakah membuat celengan dari botol bekas aman untuk anak-anak?

Aman, selama proses berisiko dikerjakan orang dewasa. Kegiatan ini aman selama proses pemotongan dilakukan orang dewasa, sedangkan anak-anak sebaiknya hanya dilibatkan dalam tahap menghias, mengecat, dan merakit elemen dekoratif. Haluskan tepi potongan dengan amplas dan, untuk anak kecil, gunakan lem tembak bersuhu rendah agar lebih aman.

Daftar Referensi

  1. ScienceDaily. 'Upcycling' plastic bottles could give them a more useful second life. Diakses pada 24 September 2026, dari https://www.sciencedaily.com/releases/2019/02/190227111210.htm
  2. NOAA Marine Debris Program. Bottle Piggy Bank. Diakses pada 24 September 2026, dari https://marinedebris.noaa.gov/bottle-piggy-bank
  3. RBC Wealth Management. Allowances and piggy banks: Tips for raising financially savvy kids. Diakses pada 24 September 2026, dari https://www.rbcwealthmanagement.com/en-us/insights/allowances-and-piggy-banks-money-tools-for-financially-savvy-kids
  4. BYU Marriott. Money Talks: Teaching Kids Financial Fluency. Diakses pada 24 September 2026, dari https://marriott.byu.edu/magazine/feature/money-talks-teaching-kids-financial-fluency
  5. Alliant Credit Union. Teaching Kids to Save Money: 7 Tips. Diakses pada 24 September 2026, dari https://www.alliantcreditunion.org/money-mentor/teaching-kids-to-save-money

(kpl/rsp)

Rekomendasi

Trending