Trik Membuat Pohon Mangga Cepat Berbunga dengan Pemangkasan yang Tepat ala Pekebun

Trik Membuat Pohon Mangga Cepat Berbunga dengan Pemangkasan yang Tepat ala Pekebun
Trik Membuat Pohon Mangga Cepat Berbunga(AI Generated

Kapanlagi.com - Pohon mangga di pekarangan yang rimbun daun tapi minim bunga jadi keluhan umum banyak pemilik rumah. Padahal, trik membuat pohon mangga cepat berbunga dengan pemangkasan yang tepat sebenarnya bisa dipraktikkan sendiri tanpa alat maupun biaya mahal.

KLovers yang sudah lama menunggu pohon mangganya berbunga pasti paham betapa menyebalkannya melihat tajuk hijau lebat tanpa tanda-tanda bakal buah. Untungnya, sains di balik pembungaan mangga sudah banyak diteliti dan gampang diterapkan di rumah.

Melansir penelitian Ramírez dan Davenport (2010) dalam jurnal Scientia Horticulturae, daun mangga secara alami memproduksi zat pemacu bunga yang disebut florigenic promoter. Pemangkasan yang tepat bisa mengoptimalkan kerja zat ini sehingga pohon lebih cepat beralih ke fase generatif alias fase berbunga.

1. Mengapa Pemangkasan Bisa Mempercepat Pohon Mangga Berbunga?

Secara fisiologis, pohon mangga punya dua fase pertumbuhan yang saling berebut energi, yaitu fase vegetatif (membentuk daun dan cabang) dan fase generatif (membentuk bunga dan buah). Selama tajuk terlalu rimbun, energi hasil fotosintesis lebih banyak terpakai untuk mempertahankan daun ketimbang membentuk bakal bunga.

Menurut Ramírez dan Davenport (2010) dalam Scientia Horticulturae, daun mangga terus-menerus mensintesis florigenic promoter yang diangkut melalui pembuluh floem menuju tunas. Pemangkasan yang tepat, terutama pemangkasan pucuk atau tipping, terbukti memicu flush pertumbuhan yang seragam di seluruh tajuk sekaligus menghilangkan faktor penghambat bunga yang tersisa dari cabang musim berbuah sebelumnya. Hasilnya, tunas baru yang tumbuh setelah pemangkasan punya peluang jauh lebih besar untuk berkembang menjadi tunas bunga, bukan sekadar tunas daun.

Selain itu, tajuk yang lebih terbuka setelah dipangkas membuat sinar matahari menembus lebih banyak bagian pohon. Fotosintesis pun berjalan lebih optimal dan karbohidrat yang dihasilkan bisa terkumpul di cabang-cabang produktif, bukan habis untuk menopang daun yang saling menaungi satu sama lain.

Waktu Paling Tepat Memangkas Pohon Mangga

Trik membuat pohon mangga cepat berbunga dengan pemangkasan yang tepat sangat bergantung pada timing. Waktu paling ideal adalah segera setelah panen selesai, saat pohon belum memasuki fase pembentukan tunas baru untuk musim berikutnya.

Di Indonesia, momen ini biasanya berdekatan dengan awal musim kemarau, ketika pohon mangga baru saja melewati puncak musim buah. Hindari memangkas saat pohon sedang berbunga atau berbuah karena berisiko ikut membuang bakal bunga maupun buah muda yang sedang berkembang. Pemangkasan yang dilakukan terlalu mepet dengan musim hujan juga kurang ideal karena flush daun baru yang tumbuh justru akan didominasi pertumbuhan vegetatif akibat pasokan air yang berlebih.

Jenis-Jenis Pemangkasan untuk Merangsang Bunga Mangga

Tidak semua potongan pada pohon mangga punya tujuan yang sama. Berikut jenis-jenis pemangkasan yang perlu KLovers ketahui sebelum turun ke kebun:

Jenis PemangkasanWaktu IdealTujuan Utama
Pemangkasan bentukSaat pohon masih mudaMembentuk kerangka cabang utama
Pemangkasan pucuk (tipping)Setelah panenMerangsang flush baru yang seragam
Pemangkasan pemeliharaanRutin, di luar musim bungaMembuang cabang sakit, tunas air, cabang bersilangan
Pemangkasan peremajaanSaat produktivitas menurun drastisMeremajakan cabang tua yang sudah tidak produktif

Meremajakan cabang tua yang sudah tidak produktif

Pemangkasan bentuk dilakukan sejak pohon berusia muda dengan memotong ujung batang utama agar tumbuh 3-4 cabang primer yang kokoh. Pemangkasan pucuk atau tipping paling relevan dengan tujuan mempercepat bunga karena, menurut Davenport, teknik ini bisa merangsang pertumbuhan tunas lateral baru hingga 5-10 kali lipat jumlah cabang produktif dibanding sebelum dipangkas.

Sementara itu, pemangkasan pemeliharaan berfokus membuang cabang kering, cabang sakit, tunas air yang tumbuh liar, serta cabang yang saling bersilangan agar sirkulasi udara dan cahaya lebih merata. Pemangkasan peremajaan baru diperlukan jika pohon sudah berusia tua dan produktivitasnya menurun drastis meski perawatan sudah maksimal.

2. Langkah Praktis Memangkas Mangga agar Cepat Berbunga

Setelah memahami jenisnya, berikut langkah-langkah praktis yang bisa langsung diterapkan:

  1. Siapkan alat yang tajam dan steril: Gunakan gunting pangkas atau gergaji dahan yang sudah dibersihkan dengan alkohol agar tidak menularkan penyakit antarpohon.

  2. Identifikasi cabang sasaran: Fokus pada cabang tua tidak produktif, tunas air, cabang sakit, dan cabang yang saling bertumpuk atau tumbuh ke arah dalam tajuk.

  3. Potong dengan sudut yang tepat: Buat potongan miring sedikit di atas mata tunas agar air tidak menggenang di bekas potongan dan memicu pembusukan.

  4. Jangan menggunduli pohon: Sisakan cukup daun tua yang sehat karena, sebagaimana temuan Ramírez dan Davenport, daun tersebut masih berperan aktif memproduksi zat pemacu bunga.

  5. Olesi luka potong yang besar: Gunakan fungisida atau perekat luka pada bekas potongan berdiameter lebih dari 2 cm untuk mencegah infeksi jamur maupun bakteri.

Perawatan Setelah Pemangkasan agar Bunga Tumbuh Optimal

Pemangkasan saja tidak akan maksimal tanpa perawatan lanjutan yang tepat. Davenport dalam risetnya menegaskan bahwa pohon membutuhkan pasokan air yang cukup tepat setelah dipangkas agar flush tunas baru tumbuh cepat dan merata, sebab kekurangan air sekalipun ringan bisa menghambat munculnya tunas.

Setelah tunas baru mulai matang, hentikan sementara penyiraman hingga daun sedikit melemas, lalu siram kembali secara bertahap. Melansir National Mango Board, cekaman air ringan semacam ini tidak secara langsung memicu bunga, tetapi berperan mematangkan tunas terakhir sehingga lebih siap memasuki fase pembungaan. Berikan pula pupuk dengan kandungan fosfor dan kalium lebih tinggi dibanding nitrogen begitu tunas hasil pemangkasan mulai mengeras, karena nitrogen berlebih justru membuat pohon terus memproduksi daun baru.

3. Kesalahan Pemangkasan yang Wajib Dihindari

Beberapa kesalahan berikut justru bisa membuat pohon mangga makin malas berbunga:

  • Memangkas cabang berdiameter besar sembarangan: Menurut Davenport, memangkas cabang berdiameter lebih dari 2 cm cenderung memicu flush vegetatif kedua sekitar tiga bulan kemudian, bukan flush bunga.

  • Memangkas saat pohon sedang berbunga atau berbuah: Berisiko membuang bakal bunga maupun buah muda yang sedang berkembang di ujung ranting.

  • Menggunduli tajuk secara berlebihan: Menghilangkan terlalu banyak daun tua justru mengurangi sumber florigenic promoter yang dibutuhkan untuk merangsang bunga.

  • Mengabaikan penyiraman pascapemangkasan: Flush tunas baru bisa terhambat atau bahkan gagal tumbuh jika pohon kekurangan air tepat setelah dipangkas.

Dengan memahami waktu, jenis, dan cara pemangkasan yang tepat, KLovers bisa mempraktikkan trik membuat pohon mangga cepat berbunga dengan pemangkasan yang tepat ini langsung di pekarangan rumah tanpa perlu bergantung pada zat kimia perangsang bunga.

Tanya Jawab Seputar Pemangkasan Mangga

Kapan waktu terbaik memangkas pohon mangga agar cepat berbunga?


Waktu terbaik adalah segera setelah panen selesai dan sebelum pohon memasuki fase pembentukan tunas untuk musim berikutnya, bukan saat pohon sedang berbunga atau berbuah.

Apakah pemangkasan saja cukup membuat mangga berbunga tanpa pupuk?


Pemangkasan sangat membantu mengarahkan energi ke pembentukan bunga, tetapi hasil optimal tetap membutuhkan dukungan pupuk berkadar fosfor dan kalium tinggi serta pengaturan air yang tepat setelah pemangkasan.

Berapa lama pohon mangga berbunga setelah dipangkas dengan tepat?


Umumnya tunas baru hasil pemangkasan membutuhkan beberapa minggu hingga beberapa bulan sebelum berbunga, tergantung usia pohon, kondisi cuaca, dan konsistensi perawatan generatif setelahnya.

(kpl/ibr)

Rekomendasi

Trending