A Different Man
Drama Thriller

A Different Man

2024 112 menit R
7.6/10
Rating 6.9/10
Sutradara
Aaron Schimberg
Penulis Skenario
Aaron Schimberg
Studio
A24 Grand Motel Films Killer Films

Film ini mengikuti Edward Lemuel, aktor yang kariernya nggak ke mana-mana dan super awkward secara sosial. Ia hidup dengan neurofibromatosis, kondisi yang membuat wajahnya mengalami disfigurasi parah. Hidupnya penuh rasa minder dan canggung, sampai akhirnya ia berteman dengan tetangga barunya, Ingrid Vold, calon penulis naskah yang ambisius. Edward diam- diam menaruh hati pada Ingrid, tapi selalu terlalu gugup untuk mengungkapkannya.

Diam- diam, Edward menjalani perawatan medis eksperimental untuk 'menyembuhkan' kondisinya. Dan plot twist-nya, berhasil. Wajahnya berubah total. Bukannya kembali sebagai dirinya sendiri, ia justru menciptakan identitas baru bernama Guy Moratz. Ia bahkan mengklaim bahwa Edward sudah bunuh diri, alih-alih melanjutkan kontrol ke dokter.

Beberapa waktu kemudian, 'Guy' sukses besar jadi agen properti kaya raya. Hidupnya glow up banget. Namun suatu hari, ia menemukan fakta mengejutkan, Ingrid sedang memproduksi naskah teater off-Broadway berjudul Edward, yang terinspirasi dari hidupnya dulu.

Panik tapi juga penasaran, Edward menggunakan topeng cetakan wajah lamanya, yang dulu diberikan dokter, untuk ikut audisi. Setelah sempat ditanyai Ingrid, ia justru terpilih jadi pemeran utama. Ironis? Banget.

Tak lama kemudian, Edward dan Ingrid menjalin hubungan seksual. Ingrid sama sekali nggak tahu bahwa 'Guy' sebenarnya adalah Edward. Situasi makin rumit saat Oswald muncul, seorang pria dengan neurofibromatosis yang tertarik pada proyek teater tersebut. Berbeda dari Edward dulu, Oswald tampil percaya diri, karismatik, dan cepat akrab dengan para pemain serta kru. Edward mulai merasa terancam.

Suatu malam, Ingrid meminta Edward memakai topeng wajah lamanya saat berhubungan intim. Ia menurut dengan ragu, sampai Ingrid tiba-tiba menertawakannya dan menyebutnya 'fucked up.' Momen itu jelas menghantam mental Edward.

Hubungan Ingrid dan Oswald makin dekat. Setelah Edward kesulitan menghafal dialog, Ingrid memutuskan menggantinya dengan Oswald sebagai pemeran utama dan merevisi naskah berdasarkan masukan Oswald. Hasilnya? Dramanya sukses besar, dan akting Oswald dipuji habis-habisan.

Mental Edward makin runtuh. Ia mulai menguntit Oswald, bertingkah aneh dengan memakai topeng dan meniru gaya Oswald, sampai akhirnya dipecat dari pekerjaannya sebagai agen properti. Puncaknya, ia nekat naik ke panggung saat pertunjukan berlangsung dan menyerang Oswald secara fisik. Dalam kekacauan itu, sebagian set panggung roboh dan menghantam Edward, membuat tangan dan kakinya patah.

Saat pemulihan, ia pindah kembali ke apartemen lamanya, tepat di sebelah Ingrid, yang kini tinggal bersama Oswald. Bahkan mereka berencana mengadaptasi Edward ke film, dengan Michael Shannon sebagai pemeran utama. Bayangin rasanya lihat hidup sendiri diangkat jadi karya, tapi bukan lagi milikmu.

Suatu hari, setelah fisioterapisnya mengungkapkan rasa jijik terhadap Oswald, Edward kehilangan kendali dan menikamnya. Ia pun dipenjara.

Film ini jadi potret disturbing tentang identitas, rasa iri, dan obsesi untuk dicintai. Kadang, keinginan untuk jadi 'versi lebih baik' dari diri sendiri justru bikin kita kehilangan siapa diri kita sebenarnya.

Sebastian Stan Edward
Renate Reinsve Ingrid
Adam Pearson Oswald
Miles G. Jackson Sean
Patrick Wang Director
Neal Davidson Corey
Jed Rapfogel Man In Sunglasses
Marc Geller Ragged Man
James Foster Jr. Intrusive Man
JJ McGlone Casting Director

Jadwal Film