Review Movieverse: WUTHERING HEIGHTS

Review Movieverse: WUTHERING HEIGHTS
Movieverse: Agung Saputra

Kapanlagi.com - Film WUTHERING HEIGHTS garapan sutradara Emerald Fennell merupakan adaptasi modern dan provokatif dari novel klasik karya Emily Bronte. Setelah resmi tayang di bioskop Indonesia pada Februari ini, member Movieverse yang penasaran dengan alur ceritanya kompak menghadiri nobar di CGV fX Sudirman pada Jumat (13/2) lalu.

Film bergenre romantic fantasi ini mengisahkan tentang anak yatim piatu bernama Heathcliff (Jacob Elordi) yang tumbuh bersama Catherine (Margot Robbie) di Wuthering Heights dan menjalin cinta yang kuat sejak kecil. Namun, Catherine memilih menikah dengan Edgar demi status sosial, membuat Heathcliff pergi selama bertahun-tahun dan kembali sebagai pria kaya yang menyimpan dendam akibat sakit hati yang ia rasakan. Kembalinya Heathcliff memicu konflik dan pengkhianatan yang berujung tragis.

Para member Movieverse yang hadir tampak sangat antusias menyaksikan film asal Inggris tersebut. Setelah menyaksikan kisah hubungan yang toxic, beragam komentar pun disampaikan oleh para member. Acara nobar ini bukan sekadar menonton bersama, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat hubungan antar anggota.

1. Review dari Movieverse

Qoray: INi film yang cocok buat gurls yang suka yearning boys. Sehabis nonton ini dijamin mau juga punya Heatcliff alias, PLEASE WORSHIP ME LIKE HEATCLIFF WOSRSHIP CATHY. Yang gue suka juga dari film ini adalah soundtracknya. Walaupun elektro-pop bertolak belakang dng latar belakang cerita ini yang jadul somehow, soundtracknya kerasa cocok banget. Alur yang ringan, visual yang cakep, akting yang bagus, bikin betah ngikutin drama perselingkuhan ini.

Salsabila: Belum pernah nonton Wuthering Height versi lain. Tapi actingnya Margot Robbie sama Jacob Elordi disini keren banget! Adaptasi dari novel tapi ada yang ngereview gak persis banget sama novelnya. Buat yang suka sama cerita intense, tragis, dan agak toxic pasti suka sama film ini. Tapi jangan berharap ga sad ending ya. Buat pecinta film yang dibintangi Margot Robbie, rekomen!

Yess: Menurutku, Wuthering Heights bukan kisah cinta yang tragis-melainkan potret hubungan yang tidak sehat sejak awal. Banyak orang menyebut hubungan Heathcliff dan Catherine sebagai ‘’Cinta sejati yang tak tergantikan’’. Tapi kalau dilihat lebih jujur, hubungan mereka dibangun di atas luka, kecemburuan, gengsi, dan obsesi. Itu bukan romantis. Itu destruktif.

Heathcliff: Tumbuh dengan rasa ditolak dan direndakan, lalu memilih membalas dunia dengan kemarahan. Catherine mencintainya, tapi tetap memilih status sosial dan kenyamanan. Keduanya sama-sama tidak dewasa secara emosional, Mereka mencintai tapi tidak bertanggung jawab atas dampak dari pilihan mereka.

Ditulis oleh: Theresia Resa Paramita

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

(kpl/jje)

Rekomendasi
Trending