INDONESIA

'SAMPAI UJUNG DUNIA', Menghantarkan Cinta Pada Pemiliknya

Sabtu, 10 Maret 2012 12:42  | 

Renata Kusmanto


'SAMPAI UJUNG DUNIA', Menghantarkan Cinta Pada Pemiliknya
Gading Marten berperan sebegai seorang pilot dalam 'SAMPAI UJUNG DUNIA'. Foto: Puput Puji Lestari





KapanLagi.com - Oleh: Puput Puji Lestari

Pemain: Renata Kusmanto, Gading Marten, Dwi Sasono, Chintami Atmanegara, Sujiwo Tejo, dan Tutie K.

Rindu untuk bertemu ibu tidak bisa dibendung dengan apapun caranya. Anissa (Renata Kusmanto) adalah seorang anak gadis yang dititipkan ibunya pada sebuah panti asuhan. Dia menyimpan mimpi untuk menyusul ibunya di Belanda. Terlebih setelah teman-teman panti berlalu satu persatu, Anisa jadi merasa kesepian.

Untunglah ada dua teman yang setia menemaninya, Gilang (Gading Marten) dan Daud (Dwi Sasono). Mereka tetangga panti, sehingga Anissa pun punya teman sepermainan. Perbedaan latar belakang pun tak menjadi halangan bagi mereka untuk menjalin hubungan yang lebih dekat. Hingga pada akhirnya, keduanya 'kakaknya' tersebut mengetahui keinginan Anissa untuk bertemu dengan ibunya, dan lantas berjanji untuk mewujudkannya.

Waktu berlalu dan mereka beranjak remaja. Daud dan Gilang pun mulai menyadari bahwa perasaan sayang mereka kepada Anissa telah berubah menjadi cinta yang mendalam. Keduanya menyatakan cinta kepada sang gadis di saat yang hampir bersamaan. Anissa pun bingung, dia sama-sama mencintai kedua sahabatnya dan tidak mau pertemanan mereka retak. Akhirnya Anissa pun mempunyai ide untuk 'menyelamatkan' persahabatan itu. Anissa mengajukan syarat, barang siapa yang bisa pertama kali mengajaknya ke Belanda, akan diterima sebagai kekasihnya.

Ini menjadi motivasi untuk Gilang dan Daud. Selepas SLTA keduanya pun berpisah. Gilang melanjutkan sekolah di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia-Curug, sedangkan Daud diterima di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran di Merunda. Daud yang datang dari keluarga sederhana berusaha mengejar beasiswa. Diam-diam mereka tetap berharap dengan profesinya nanti dapat mewujudkan keinginan Anissa.

Sementara Gilang dan Daud sibuk dengan pendidikannya, Anissa sibuk menyembunyikan sakit jantungnya. Ditambah dengan keinginan Anissa membantu keluarga Daud, kesehatannya semakin terabaikan. Saat kelulusan yang bersamaan Daud dan Gilang tidak bisa menemukan Anissa. Mereka baru tahu bahwa Anissa pingsan di UGD rumah sakit. Padahal perjalanan untuk mengantar ke Anissa baru dimulai. Juga penentuan pada siapa Anissa menambatkan hati semakin dekat.

Meskipun menggunakan 'resep' cerita di mana akhirnya sang tokoh utama jatuh sakit sebagai garis besar cerita, namun cerita Monty Tiwa ini terasa segar dengan dialog yang sederhana. Monty mempermainkan emosi penonton dengan cantik lewat alur maju mundur yang tidak ribet sehingga penonton tidak akan kesulitan. Monty memberi narasi yang nikmat untuk diikuti lewat bahasa verbal dan gambar. Gambar-gambar yang tersaji dalam film pun menarik terlebih pengambilan sudut gambarnya yang variatif. Tak lupa juga adegan-adegan yang berlokasi di Belanda membuat penonton serasa diajak jalan-jalan menikmati sudut kota kincir angin.

Genre:Drama
Jadwal Tayang:8 Maret 2012
Sutradara:Monty Tiwa
Produser:Sumarsono, Garry Aditya
Produksi:Nasiputih Pictures
Durasi:-
(kpl/uji/dka)