INTERNASIONAL

[Review] 'TURBO', Mimpi Siput Melawan Takdir

Senin, 22 Juli 2013 16:01  | 

Ryan Reynolds


[Review] 'TURBO', Mimpi Siput Melawan Takdir
Foto: DreamWorks Animation




KapanLagi.com - Oleh: Adi Abbas Nugroho

Siput identik dengan kata lambat. Namun siput kebun ambisius bernama Theo (Ryan Reynolds) berusaha melawan mother nature tanpa mengindahkan nasihat saudaranya, Chet (Paul Giamatti), hingga terus menerima olok-olokan dari teman sesama siput yang 'sadar diri'.

Suatu hari terjadilah insiden yang membuat mata Theo terbuka lebar; bahwa seekor siput tak akan bisa mengalahkan kecepatan sebuah mobil balap, bahkan menjadi pembalap hebat seperti idolanya, Guy Gagne (Bill Hader). Namun, di saat-saat tergalau dalam hidupnya itulah kecelakaan membuat Theo bertransformasi menjadi siput tercepat ketika tanpa sengaja terinfeksi cairan NOS (Nitrous Oxide System).

Kekuatan baru tersebut membuat Theo menjadi gesit layaknya mobil. Mengandalkan bantuan penjual naco bernama Tito (Michael Pena), dengan mengubah nama menjadi Turbo, Theo mengikuti balap Indy 500 di Indianapolis untuk mewujudkan mimpi yang tak mungkin. Bisakah Turbo adu cepat dengan mobil-mobil dalam sirkuit yang menguarkan persaingan panas?

TURBO adalah film baru DreamWorks Animation arahan sutradara David Soren. Berdasar naskah olahan David sendiri bersama kedua rekannya, Darren Lemke dan Robert D Siegel, film ini mencoba membuat kisah from zero to hero dengan premis yang cukup unik.

Namun dalam eksekusinya, TURBO memiliki kelemahan minor yang membuat kisahnya menjadi datar dan kurang greget. Beruntung animasinya begitu hidup sehingga mampu membuat penonton terjaga, setidaknya penonton muda. Belum lagi deretan musik easy listening yang bergantian disemburkan dalam beberapa bagian. Mampu memberikan energi tersendiri dalam jalan ceritanya.

Para pengisi suara pun bekerja sesuai porsi; dari Ryan Reynolds, Paul Giamatti, Michelle Rodriguez, Michael Pena, Maya Rudolph, Snoop Dogg sampai Samuel L Jackson. Walau sangat disayangkan beberapa karakter siput dengan kekuatan serupa Turbo, tidak ditampilkan secara maksimal. Karena persaingan di antara mereka terasa lebih menarik ketimbang misi Turbo dalam mewujudkan impiannya.

Dengan resep generik plus pesan moral yang terkandung di dalamnya, TURBO tetap akan menarik minat penonton muda untuk mengisi liburan mereka. Sedang bagi penonton dewasa, cukup pas sebenarnya, asal tidak memasang ekspetasi terlalu tinggi.

(kpl/abs)