KKN di Desa Penari
Synopsis
Enam mahasiswa dari kota datang ke sebuah desa terpencil untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata atau KKN. Mereka adalah Nur (Tissa Biani Azzahra), Ayu (Aghniny Haque), Widya (Adinda Thomas), Bima (Achmad Megantara), Anton (Calvin Jeremy), dan Wahyu (Fajar Nugra). Awalnya, mereka datang dengan semangat tinggi. Desa itu tampak tenang, penuh pepohonan, dan memiliki masyarakat yang ramah. Namun, sejak hari pertama, suasana di desa terasa berbeda. Kepala desa memberi mereka peringatan agar tidak melewati batas wilayah tertentu yang dianggap sakral oleh penduduk setempat. Ia menegaskan bahwa ada tempat terlarang di hutan yang tak boleh mereka datangi, tidak peduli seberapa besar rasa penasaran mereka.
Meski awalnya semua berjalan lancar, keanehan perlahan mulai terasa. Nur yang dikenal religius mulai sering mendengar suara gamelan di malam hari, meskipun tidak ada siapa pun di sekitar. Widya juga melihat bayangan perempuan menari di kejauhan, berpakaian indah namun wajahnya tak pernah jelas terlihat. Bima, yang awalnya berperan sebagai sosok yang ceria dan penuh semangat, mendadak berubah sikap menjadi pendiam dan mudah marah. Ayu dan Wahyu menganggap itu hanya halusinasi atau kelelahan akibat kegiatan KKN yang padat. Tapi Nur merasakan ada sesuatu yang salah dengan desa ini.
Suatu malam, ketika sedang membantu warga membersihkan area sekitar desa, Bima tanpa sengaja melewati batas wilayah yang dilarang. Ia menemukan sebuah tempat yang tampak seperti panggung dengan hiasan kuno dan sesajen di sekelilingnya. Sejak saat itu, perilaku Bima berubah semakin aneh. Ia sering melamun, berbicara sendiri, dan tampak seperti sedang mendengarkan seseorang yang tak terlihat. Nur dan Widya merasa khawatir, apalagi ketika Bima mulai sering pergi diam-diam ke arah hutan tanpa alasan jelas.
Ketegangan meningkat ketika Ayu juga mulai mengalami hal-hal ganjil. Ia melihat sosok perempuan cantik berpakaian penari tradisional yang terus menatapnya dari kejauhan. Sosok itu dikenal oleh warga desa sebagai penari misterius yang dulu pernah hidup di tempat itu, dan kini menjadi bagian dari legenda yang menakutkan. Menurut cerita warga, siapa pun yang melewati wilayah terlarang akan mendapat kutukan, dan penari itu akan datang mengambilnya. Nur yang semakin takut berusaha mencari jawaban dengan mendekati Mbah Buyut, seorang sesepuh desa yang paham betul tentang kepercayaan dan pantangan di sana.
Dari Mbah Buyut, Nur mengetahui bahwa desa itu memang memiliki batas gaib yang tak boleh dilanggar. Tempat yang dilihat Bima bukanlah sekadar area kosong, melainkan ruang spiritual yang menjadi milik makhluk halus penjaga desa. Penari yang sering muncul bukan manusia biasa, melainkan roh yang menjaga keseimbangan antara dunia manusia dan dunia arwah. Siapa pun yang melanggar wilayahnya dianggap menodai kesucian tempat tersebut dan akan dituntut dengan cara yang mengerikan. Nur ingin segera mengajak teman-temannya pergi, tetapi semua sudah terlambat.
Bima semakin kerasukan pengaruh gaib dan mulai menarik Ayu ke dalam lingkaran yang sama. Ayu terpesona oleh penari itu dan seolah tak bisa menolak panggilannya. Widya, yang menjadi teman paling dekat dengan Nur, mulai ikut dihantui mimpi-mimpi aneh tentang tarian dan suara gamelan. Mereka semua terjebak dalam situasi yang tidak masuk akal. Desa yang awalnya terasa damai berubah menjadi tempat penuh teror. Penduduk setempat mulai ketakutan, terutama ketika satu per satu dari mereka melihat tanda-tanda kehadiran makhluk halus di sekitar rumah.
Nur berusaha menolong teman-temannya dengan doa dan kepercayaannya kepada Tuhan, tetapi kekuatan yang mereka hadapi jauh lebih besar. Bima semakin kehilangan kendali atas dirinya. Ia mulai berbicara dengan suara yang bukan miliknya dan melakukan hal-hal berbahaya. Ayu semakin terseret ke dunia gaib, dan Widya mulai merasa bahwa dirinya pun menjadi bagian dari ritual misterius itu. Sementara Anton dan Wahyu berusaha mencari jalan keluar dari desa, keduanya juga mulai diteror oleh suara-suara yang memanggil dari kegelapan hutan.
Ketika situasi mencapai puncaknya, Nur menyadari bahwa satu-satunya cara untuk menghentikan semua ini adalah dengan menebus kesalahan yang telah dilakukan. Ia mencoba berkomunikasi dengan makhluk halus yang disebut penari itu melalui perantara Mbah Buyut. Dalam sebuah malam penuh ketegangan, Nur dan Widya mendatangi tempat terlarang tersebut, berusaha menyelesaikan apa yang telah dimulai oleh Bima. Namun, segala sesuatunya tidak berjalan sesuai harapan. Sosok penari muncul dengan wujud yang menakutkan, menari di tengah cahaya bulan, sementara gamelan berbunyi tanpa henti.
Di tengah kekacauan itu, Nur menyadari bahwa arwah penari itu bukan sepenuhnya jahat, melainkan roh yang tersakiti karena wilayahnya dilanggar. Namun, keinginan balas dendamnya sudah terlalu kuat. Bima dan Ayu menjadi korban dari kekuatan gaib tersebut. Desa pun diguncang oleh kejadian-kejadian mistis yang tak bisa dijelaskan dengan logika. Sementara itu, Nur dan Widya berusaha menyelamatkan diri dari kejaran arwah penari yang menuntut keadilan.
Ketika pagi tiba, hanya sebagian dari mereka yang berhasil keluar dari desa. Nur selamat, tetapi rasa trauma masih menghantuinya. Ia terus mendengar suara gamelan setiap kali malam tiba, seolah arwah penari itu masih mengikuti dari kejauhan. Desa tersebut kembali sunyi, namun aura mistisnya tetap terasa. Tidak ada yang berani lagi melangkah ke tempat terlarang itu.
Pertanyaannya, apakah roh penari itu benar-benar sudah tenang, atau justru masih menunggu di hutan, mengawasi siapa pun yang berani melanggar batasnya lagi?
Penulis Artikel: Anastashia Gabriel
Pemeran
Jadwal Film
Aiueo Macam Betool Aja
Rumah Tanpa Cahaya
Jangan Seperti Bapak
Waru
Once We Were Us
The Strangers: Chapter 3
Wuthering Heights
Whistle
5 Centimeters per Second
Stray Kids: The dominATE Experience
I Was a Stranger
Sugar (2022)
One Battle After Another
Balas Budi
Ahlan Singapore
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
Teman Tegar Maira
Sadali
Kuyank
Return to Silent Hill
Wildcat
Kafir: Gerbang Sukma
Kuyank
Tolong Saya! (Dowajuseyo)
Send Help
Primate
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
Shelter
Sinners
Papa Zola: The Movie
Border 2
Sebelum Dijemput Nenek
Sengkolo: Petaka Satu Suro
Back to the Past
Mercy
Penerbangan Terakhir
28 Years Later: The Bone Temple
Crime 101
18 Februari 2026
Kokuho
18 Februari 2026
Asrama Putri
19 Februari 2026
Antara Mama, Cinta dan Surga
19 Februari 2026
Taneuh Kalaknat
19 Februari 2026
How to Make a Killing
20 Februari 2026
EPiC: Elvis Presley in Concert
20 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Twenty One Pilots: More Than We Ever Imagined
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Lift (2026)
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
The Bride
04 Maret 2026
Hoppers
04 Maret 2026
Enhypen (Walk the Line Summer Edition)
05 Maret 2026
Setan Alas!
05 Maret 2026
Juara Sejati
05 Maret 2026
Setannya Cuan
05 Maret 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Na Willa
18 Maret 2026
Pelangi Di Mars
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Ghost in the Cell
15 April 2026
Kupilih Jalur Langit
23 April 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
Karina Icha Syuting Film Horor, Terpukau Akting Rasya Anton Timbang
126 Film Indonesia Tembus Festival Dunia, Bukti Kualitas Sinema Tanah Air
Dea Annisa Akui Banyak Adegan Sulit Perankan Karakter Gwen dalam Film 'ASRAMA PUTRI'