On Becoming a Guinea Fowl
Synopsis
Film ini dibuka dengan adegan yang langsung bikin merinding. Dalam perjalanan pulang dari pesta, Shula menemukan jasad pamannya, Fred, tergeletak di jalan dekat sebuah rumah bordil. Di momen itu, ia sempat mengalami kilasan singkat melihat dirinya sebagai anak kecil, kayak trauma lama yang tiba-tiba muncul ke permukaan.
Shula langsung menelepon ayahnya. Bukannya panik, sang ayah malah menyuruh Shula tetap menjaga jasad Fred sampai polisi datang pagi hari... dan sempat-sempatnya minta uang. Nggak lama, sepupunya, Nsansa, yang sedang mabuk, juga menemukan jasad tersebut. Tapi Shula terlihat enggan membiarkannya masuk ke mobil.
Keesokan harinya, Shula pulang untuk beristirahat. Namun rumahnya justru didatangi keluarga besar yang mulai mengosongkan isi rumah karena akan dipakai sebagai tempat berkumpul saat pemakaman. Belum selesai sampai di situ, para tante juga mengomelinya karena mencuci di hari duka dan mendesaknya untuk menjemput ibunya, yang juga saudara Fred, di bandara.
Selama prosesi pemakaman, Shula makin nggak nyaman melihat bagaimana keluarga memperlakukan janda Fred dengan penuh kebencian. Ia bahkan dilarang memberi makanan pada sang janda karena keluarga percaya Fred meninggal akibat istrinya tidak merawatnya dengan baik. Situasinya makin terasa toxic dan penuh kemunafikan.
Shula dan Nsansa lalu pergi menemui sepupu mereka, Bupe, yang tinggal di asrama kampus. Di perjalanan, Nsansa sambil tertawa menceritakan bagaimana Fred pernah mencoba melecehkannya, tapi gagal karena tak mampu ereksi. Ia mengklaim memukul Fred hingga pria itu kabur. Cerita itu terdengar seperti candaan pahit yang ditutupi tawa.
Namun setibanya di asrama, mereka menemukan Bupe telah mencoba overdosis.
Bupe dilarikan ke rumah sakit. Di ponselnya, Shula menemukan pengakuan bahwa Fred selama ini telah melakukan pelecehan seksual berulang terhadapnya. Bukannya marah atau ingin menuntut keadilan, ibu Bupe justru meminta agar semuanya tetap diam. Seolah reputasi keluarga lebih penting daripada kebenaran.
Malamnya, Shula sulit tidur. Ia teringat acara TV edukasi anak-anak tentang guinea fowl (ayam mutiara), yang metaforanya terasa makin relevan, tentang makhluk yang terlihat tenang di luar, tapi sebenarnya waspada dan penuh insting bertahan.
Keesokan hari, Shula diminta mendiktekan obituari untuk Fred. Ironis banget, mengingat ia baru saja membaca pengakuan Bupe. Saat kembali ke rumah, ia terkejut melihat Bupe sudah keluar dari rumah sakit dan malah sibuk memasak untuk keluarga. Bupe seolah menepis pengakuannya sendiri, berkata bahwa Fred sudah mati dan semuanya adalah masa lalu.
Shula mencoba mencari ibu Bupe, tapi dihalangi para pria yang memerintahnya untuk menyajikan makanan. Tak lama kemudian, Bupe kembali overdosis dan dilarikan lagi ke rumah sakit.
Di rumah, Nsansa akhirnya mengaku bahwa ceritanya kemarin adalah bohong, Fred benar-benar melecehkannya. Tawa yang dulu terdengar seperti candaan ternyata cuma cara bertahan.
Shula kemudian berjalan- jalan dan berbincang dengan janda Fred. Sang janda mengeluhkan ponselnya tak bisa diisi daya karena modelnya lama dan butuh kabel langka yang tertinggal di rumah Fred. Detail kecil itu terasa simbolis, seperti suara yang terputus, tak pernah benar-benar tersambung.
Film ini jadi potret getir tentang budaya diam, luka turun-temurun, dan bagaimana perempuan sering dipaksa bungkam demi menjaga “nama baik” keluarga.
Pemeran
Jadwal Film
How to Make a Killing
Do Deewane Seher Mein
EPiC: Elvis Presley in Concert
Crime 101
Kokuho
Asrama Putri
GOAT
Antara Mama, Cinta dan Surga
Taneuh Kalaknat
Crime 101
Kokuho
Aiueo Macam Betool Aja
Kiko in the Deep Sea
Rumah Tanpa Cahaya
Jangan Seperti Bapak
Waru
Once We Were Us
The Strangers: Chapter 3
Wuthering Heights
Whistle
5 Centimeters per Second
Stray Kids: The dominATE Experience
I Was a Stranger
Sugar (2022)
One Battle After Another
Balas Budi
Ahlan Singapore
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
Teman Tegar Maira
Sadali
Kuyank
Return to Silent Hill
Wildcat
Kafir: Gerbang Sukma
Kuyank
Tolong Saya! (Dowajuseyo)
Send Help
Primate
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
Shelter
Sinners
Papa Zola: The Movie
Border 2
Sebelum Dijemput Nenek
Sengkolo: Petaka Satu Suro
Back to the Past
Mercy
Penerbangan Terakhir
28 Years Later: The Bone Temple
Marty Supreme
25 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Twenty One Pilots: More Than We Ever Imagined
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Lift (2026)
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Hamnet
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
The Bride
04 Maret 2026
Hoppers
04 Maret 2026
Enhypen (Walk the Line Summer Edition)
05 Maret 2026
Setan Alas!
05 Maret 2026
Juara Sejati
05 Maret 2026
Setannya Cuan
05 Maret 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Good Luck, Have Fun, Don't Die
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Na Willa
18 Maret 2026
Pelangi Di Mars
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Ghost in the Cell
15 April 2026
Kupilih Jalur Langit
23 April 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
Sinopsis Film I AM LEGEND, Tayang Jumat 20 Februari 2026 Pukul 21.30 WIB