The Woman in the Window
Crime Drama Mystery

The Woman in the Window

2021 100 menit R
6.3/10
Rating 5.7/10
Sutradara
Joe Wright
Penulis Skenario
Tracy Letts A.J. Finn
Studio
20th Century Studios Fox 2000 Pictures Scott Rudin Productions

Anna Fox adalah seorang psikolog anak yang tinggal sendirian di sebuah rumah brownstone di Manhattan. Hidupnya berubah total setelah ia berpisah dari suaminya, Edward, yang kini tinggal bersama putri mereka, Olivia. Meskipun terpisah, Anna tetap merasa dekat dengan mereka karena ia masih berbicara dengan keduanya setiap hari melalui sambungan telepon.

Namun di balik itu semua, Anna hidup dalam kondisi yang sangat rapuh. Ia menderita agorafobia, rasa takut yang membuatnya tidak berani keluar rumah. Penyakit itu membuatnya terkurung di dalam rumah selama berbulan-bulan. Untuk mengisi waktu, ia mengamati kehidupan tetangganya dari balik jendela, seolah dunia luar hanya bisa ia nikmati melalui kaca.

Di antara tetangganya, keluarga Russell yang baru pindah ke seberang jalan menjadi perhatian Anna. Mereka terdiri atas Alistair, istrinya Jane, dan anak remaja mereka Ethan. Ketika Anna merasa hidupnya terlalu sunyi, suatu sore Ethan mengetuk pintunya. Ia datang dengan sikap sopan, pemalu, dan seolah sedang mencari tempat aman. Di tengah percakapan singkat itu, Ethan memberi kesan bahwa ayahnya, Alistair, adalah sosok yang keras dan mungkin abusive. Hal itu membuat Anna semakin memperhatikan keluarga tersebut.

Tidak lama kemudian, Anna kedatangan tamu lain. Jane, ibu Ethan, datang ke rumahnya dan memperkenalkan diri. Hubungan keduanya berkembang dengan cepat, terasa hangat dan tulus. Kedekatan singkat itu menjadi salah satu momen langka yang membuat Anna merasa memiliki teman di dunia luar.

Namun suatu malam, dari jendela lantai atas rumahnya, Anna melihat sesuatu yang membuatnya terpaku. Di ruang tamu keluarga Russell, ia melihat Jane ditikam oleh seseorang. Ia melihat darah, ia mendengar suara teriakan samar, dan ia panik bukan main.

Anna langsung menghubungi polisi dan melaporkan apa yang ia lihat. Tetapi saat polisi datang, mereka mengatakan tidak ada yang terluka. Bahkan Alistair muncul bersama seorang wanita yang ia perkenalkan sebagai Jane, yang sama sekali berbeda dengan wanita yang pernah bertemu dengan Anna.

Kejadian itu membuat Anna semakin ragu pada dirinya sendiri. Apakah penglihatannya benar, ataukah ia hanya berhalusinasi akibat obat yang ia konsumsi dan alkohol yang selalu ia minum setiap malam?

Kecurigaan Anna terus berkembang. Ia kembali mengamati keluarga itu, mencoba mencari petunjuk yang bisa menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Ia mulai yakin bahwa keluarga Russell menyembunyikan sesuatu. Namun David, penyewa yang tinggal di ruang bawah tanah rumah Anna, mengatakan ia tidak melihat apa pun. David sendiri menyimpan masa lalu yang tidak bersih. Ia pernah dipenjara dan pernah melanggar syarat bebas bersyaratnya. Hal itu membuat Anna semakin sulit percaya pada siapa pun.

Ketegangan semakin meningkat ketika Anna menerima email berisi foto dirinya sedang tidur. Foto itu membuatnya ketakutan. Ada seseorang yang masuk ke rumahnya tanpa ia sadari. Ia kembali menghubungi polisi, dan para detektif datang bersama keluarga Russell dan David.

Pada titik itu, Anna mengalami tekanan hebat. Seorang detektif menegaskan bahwa selama ini Anna sebenarnya hidup dalam ilusi. Ia diberitahu bahwa Edward dan Olivia sudah meninggal dalam kecelakaan mobil yang terjadi karena kelalaiannya sendiri, dan bahwa percakapan telepon yang ia rasakan setiap hari selama ini hanyalah halusinasi akibat trauma dan obat yang ia konsumsi. Mendengar kenyataan pahit itu, Anna hancur dan merasa seluruh hidupnya runtuh.

Setelah kejadian itu, Anna mencoba berhenti mencurigai siapa pun. Ia berusaha menerima kenyataan dan memutuskan berhenti memata-matai keluarga Russell. Namun saat ia berniat merekam pesan terakhir di ponselnya sebelum melakukan tindakan nekat dengan obat-obatan, ia melihat foto lama tentang kucingnya.

Di dalam pantulan gelas anggur pada foto itu, terlihat sosok wanita yang pernah datang ke rumahnya dan memperkenalkan diri sebagai Jane. Fakta kecil itu membuat pikirannya bekerja kembali. Ia menyadari bahwa wanita itu benar-benar ada dan bahwa ia tidak sedang berhalusinasi tentang kedatangannya.

Ketika Anna menunjukkan foto itu kepada David, barulah kebenaran mulai terungkap. David mengaku bahwa wanita yang pertama kali datang menemui Anna adalah Katie Melli, ibu kandung Ethan. Ia bukan Jane Russell. Katie selama ini mencoba mendekati Ethan, bahkan membuntuti keluarga itu. David menolak terlibat lebih jauh, tetapi sebelum ia bisa pergi dari rumah Anna, ia tiba-tiba diserang oleh seseorang. Orang itu adalah Ethan.

Ethan mengungkapkan semuanya kepada Anna. Ia mengakui bahwa ia membunuh Katie, dan ia juga mengakui bahwa dirinya adalah seorang pembunuh berantai. Ia pernah membunuh asisten ayahnya di Boston dan kini berencana membunuh Anna untuk menghilangkan saksi yang tidak diinginkan. Dalam momen itu, Anna akhirnya memahami bahwa Ethan bukan sekadar remaja pemalu. Ia adalah ancaman nyata yang selama ini bersembunyi di balik wajah polos.

Apakah Anna mampu keluar dari ketakutannya dan melawan Ethan, atau justru kondisi psikologisnya akan membuatnya terjebak dalam bahaya yang tidak bisa ia hindari?

Penulis artikel: Abdilla Monica Permata B.

Amy Adams Anna Fox
Gary Oldman Alistair Russell
Anthony Mackie Ed
Fred Hechinger Ethan Russell
Julianne Moore Jane Russell 1 (Katie)
Jennifer Jason Leigh Jane Russell 2
Wyatt Russell David
Brian Tyree Henry Detective Little
Jeanine Serralles Detective Norelli
Mariah Bozeman Olivia