Rhoma Irama Soroti LMKN, Pertanyakan Soal Transparansi
Pedangdut legendaris Rhoma Irama kembali menyuarakan kritik terhadap kinerja Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia (PAMMDI), ia menyoroti persoalan transparansi hingga sistem distribusi royalti yang dinilai belum jelas.
Pernyataan tersebut disampaikan Rhoma dalam jumpa pers di Soneta Record, Depok, Jawa Barat, Selasa (7/4/2026). Ia hadir bersama sejumlah lembaga manajemen kolektif (LMK) seperti RAI, ARDI, WAMI, hingga Transparansi Royalti Indonesia (TRI) untuk membahas kondisi terkini industri musik. Berikut selengkapnya.
Lebih lanjut, Ikke merinci tiga poin utama yang menjadi perhatian pihaknya, yakni transparansi, sosialisasi, serta akses terhadap data penggunaan. Ia menilai ketiga hal tersebut sangat penting untuk memastikan keadilan bagi para anggota.
Hak Cipta: KapanLagi.com/Budy Santoso



































































