KOREA

Ini Dia 4 Aspek Dalam Tayangan Perdana I-Land yang Sukses Curi Perhatian Pemirsa

Rabu, 01 Juli 2020 11:59 Penulis: Renisya Satya Putri

I-LAND © Mnet

Kapanlagi.com - Survival show terbaru Mnet, I-LAND, mulai tayang pada 26 Juni 2020 lalu. Program yang mengusung konsep reality show observasional ini memiliki 23 trainee yang berlomba-lomba mengamankan posisi mereka untuk debut dalam boygrup K-Pop baru di bawah naungan BELIF+, sebuah perusahaan kerjasama antara CJ ENM dan Big Hit Entertainment.

Dilansir dari Soompi, penayangan perdana I-LAND memberi gambaran tentang apa yang ditawarkan oleh acara ini dan tentu saja para trainee-nya. Berikut adalah aspek-aspek survival show I-Land yang terlihat cukup menjanjikan dan menarik perhatian:

 

1. Lokasi Training

Hal yang paling menonjol selama episode perdana I-LAND pastinya adalah lokasi training-nya. Seluruh tempat produksi acara ini dirancang dengan luar biasa layaknya lokasi syuting film. Seperti yang disebutkan Rain, tempat pelatihan ini terlihat sangat mahal.

Bangunan yang mengesankan ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan para trainee. Bahkan, lokasi training ini juga dilengkapi dengan pusat kebugaran dan ruang medis. Semua yang ada di lokasi ini berteknologi tinggi, ada bagian lantai yang bisa bergerak di ruang pertunjukan, 'pintu telur' yang merupakan jalan masuk ke I-LAND, dan sebagainya.

Mulai dari produser hingga trainee terkesima pada kemegahan lokasi ini. Pastinya lokasi ini terlihat jauh lebih mengesankan di kehidupan nyata.

2. Para Produser

Survival show I-LAND dilabeli sebagai reality show 'observasional'. Istilah ini baru terungkap dalam episode perdanya. Bang Si Hyuk, Rain, dan Zico selaku produser benar-benar mengobservasi para trainee dari 'ruang produksi'. Ruang ini terlihat seperti ruang kontrol CCTV dengan layar monitor yang terpasang di dinding.

Ketiga produser ini mengamati para kontestan sejak mereka datang sampai akhir ujian masuk mereka tanpa interaksi sama sekali. Meski demikian, pemirsa bisa mendengar reaksi mereka terhadap penampilan para trainee yang memberikan gambaran tentang pemikiran dan harapan mereka. Ketiga produser ini dapat melihat seluruh versi penampilan para trainee yang belum diedit, sehingga mereka mendapatkan perspektif yang lebih baik dari apa yang ditampilkan kepada pemirsa.

Selain itu, trio Bang Si Hyuk, Rain, dan Zico merupakan kombinasi yang menarik untuk ditonton juga, mengingat ketiganya memiliki latar belakang dan tingkat pengalaman yang berbeda dalam industri ini.

3. Konsep

Program I-Land menerapkan sistem pemungutan suara. Saat tes masuk, 23 trainee naik ke atas panggung untuk tampil, baik solo atau dalam kelompok. Kemudian, 22 peserta pelatihan lainnya memilih untuk memutuskan apakah peserta di atas panggung akan secara resmi memasuki I-LAND yang hanya memiliki 12 slot.

Sistem ini cukup rumit mengingat masing-masing trainee memiliki standar yang berbeda tentang apa yang baik dan apa yang tidak baik. Aspek yang tidak pasti ini memberikan faktor hiburan dan menambah ketegangan dalam acara.

Tapi tidak perlu khawatir, karena trainee yang tidak terpilih tidak benar-benar dikeluarkan, hanya pindah ke lokasi yang berbeda yang disebut 'Ground'. Meski demikian, sistem ini cukup melelahkan secara mental, terutama bagi pada remaja muda ini. Selain itu, lampu merah di bawah kaki para trainee setelah dikeluarkan akan terus-menerus mengingatkan mereka atas kegagalan yang pernah mereka alami.

4. Trainee

Aspek terakhir yang paling penting adalah para trainee. Dalam program I-Land ini, ada 23 trainee dengan berbagai kebangsaan, lama masa training, dan latar belakang. Di episode pertama, para trainee sudah harus menunjukkan kebolehan mereka baik secara individu maupun dalam kelompok.

Mereka menampilkan lagu-lagu hits grup idol K-Pop papan atas, seperti EXO, NCT, dan TXT. Meski masih berstatus trainee, beberapa dari mereka sukses mencuri perhatian layaknya idol yang sudah debut.

Bagaimana dengan KLovers? Sudah nonton episode perdana I-Land? Kalau sudah, siapa trainee favorit kalian?


REKOMENDASI
TRENDING