KOREA

Judul, Produser dan Artis Boleh Beda, Tapi 12 Hal Ini Hampir Selalu Terjadi di Drama Korea

Rabu, 07 April 2021 16:00 Penulis: Iwan Tantomi

credit via SBS

Kapanlagi.com - Siapa penggemar drama Korea di sini? Tontonan satu ini belakangan menjadi favorit banyak orang. Apalagi di tengah pandemi ini ada banyak sekali drama Korea baru, bahkan hits banget, bermunculan. Wajar jika makin banyak penggemar baru berdatangan.

Selain itu, hal yang bikin drama Korea ini menarik adalah jalan cerita yang kadang tak bisa ditebak, hingga tentu saja visual aktor maupun aktrisnya yang begitu tampan dan cantik.

Namun, sadarkah kamu, terlepas dari judul, produser, hingga artis yang berbeda, ternyata ada beberapa hal yang nyaris selalu terjadi dalam drama Korea. Coba deh, perhatikan betul-betul beberapa poin berikut ini, sampai akhirnya kamu bisa setuju usai membaca sepenuhnya.

1. Aktor Utama Kaya Raya dan Sombong Banget

Percaya atau tidak, dalam setiap drama Korea, khusus aktor yang memerankan karakter utama nyaris memiliki kesamaan. Terlahir dari keluarga kaya raya atau tajir melintir berkat kariernya yang gemilang.

Di sisi lain, sang aktor utama ini juga sombong banget, bahkan sangat angkuh ketika beradu peran dengan aktris utama.

2. Aktris Utama Berjiwa Emas dan Miskin Banget

Sebaliknya, sang aktris utama biasanya memerankan karakter dengan yang sungguh baik hati. Saking baiknya, kadang sampai tak bisa marah, hingga kerap dijuluki fans berjiwa emas.

Uniknya, karakter ini biasanya dikombinasikan dengan latar belakang ekonomi yang kurang baik. Jadi, boleh dibilang kalau ingin dapat peran utama di drama Korea, sang aktris harus siap jadi perempuan miskin yang baik hati banget. 

3. Serba Kontrak dalam Hubungan Percintaan

Lazimnya, hubungan percintaan biasanya diawali dari perkenalan, PDKT, hingga jadian jika cocok satu sama lain. Semua dijalani dengan biasa aja dan santai. Namun, lain ceritanya di drama Korea.

Agaknya semua hubungan percintaan nyaris selalu dijalani dengan serba kontrak. Ada yang kontrak pacaran, menikah sampai kontrak tinggal serumah. Ada-ada saja ya.

4. Alur Cinta yang Rumit Banget

Cinta segitiga saja kadang sudah tampak rumit, apalagi jika banyak cabangnya? Benar, drama Korea gemar banget bikin skema percintaan yang rumit antar pemainnya.

Dari si A yang suka si B, eh si B ternyata juga ditaksir sama si C. Makin mengejutkan lagi, si C ini ternyata masih satu saudara, kerabat atau keluarga sama si A. Begitu seterusnya sampai negara api menyerang.

5. Ibu yang Sangat Jahat

Sebuah drama memang tak lengkap tanpa adanya peran antagonis, dan peran satu ini hampir didominasi oleh karakter ibu yang sangat jahat. Entah, ibu tiri, ibu kandung, atau sosok ibu-ibu lainnya.

Karakter ibu jahat ini pun biasanya dihadirkan sebagai pihak yang tak setuju saat anak laki-lakinya menjalin hubungan dengan perempuan, terutama karena alasan beda kasta ekonomi alias sobat miskin.

6. Rebutan Jadi Ahli Waris

Selain urusan pamer harta, drama Korea juga hampir selalu menampilkan konflik rebutan harta benda, terutama siapa yang paling berhak jadi ahli waris. Tentu saja perselisihan ini diramu dengan sangat dramatis, sampai-sampai tak segan menyingkirkan saudaranya sendiri demi mendapatkan warisan yang berlimpah.

7. Ketiduran saat Naik Bus

Drama Korea juga sering menampilkan adegan saat naik kendaraan umum, seperti bus. Bukan sekadar ingin menunjukkan jika transportasi umum di negara tersebut sangat maju dan nyaman.

Lebih dari itu, adegan ini dipilih untuk menghidupkan suasana romantis. Sebab, bisa ditebak, ketika dua karakter utama naik bus persama, pasti salah satu ada yang ketiduran, lalu bersandar di pundak pasangannya.

8. Mendadak Bego Kalau Lagi Mabuk

Di Indonesia memang dilarang, tetapi adegan mabuk di drama Korea bukanlah hal yang tabu dilakukan. Inilah yang bikin hampir setiap drama Korea selalu adegan satu ini.

Anehnya, nyaris selalu ada karakter yang mendadak bego kalau lagi mabuk di drama Korea. Bahkan, momen ini kerap dimanfaatkan oleh si pemain utama untuk menyampaikan perasaan, atau isi hatinya.

9. Gendong Malam-Malam

Imbas dari kebanyakan minum hingga akhirnya mabuk berat, biasanya karakter perempuan terutama bakal tak sadarkan diri. Mau tak mau, harus digendong jika ingin pulang ke rumah. Adegan gendong malam-malam pun hampir selalu mewarnai drama Korea. Setuju kan?

10. Pegang-Pegangan Tangan

Ketika konflik meruncing, terutama jika dua karakter laki-laki berselisih demi sang karakter perempuan, biasanya akan diakhiri dengan adegan saling pegang-pegangan tangan.

Lebih tepatnya saling rebutan tangan si karakter perempuan. Sementara dua aktor saling memanas, si aktris biasanya cuma dapat bagian adegan diam dan menangis menghadapi situasi macam ini. Atau, kalau bersuara, biasanya sekadar, "Jangan bertengkar!"

11. Hampir Tertabrak Mobil

Adegan satu ini lumayan banyak dijumpai di berbagai sinetron di Indonesia, begitu juga dalam drama Korea. Bedanya, adegannya lebih berkelas, walau reaksinya sama saja. Bukannya langsung menghindar, malah hanya diam dan teriak saat tahu di depan ada mobil.

12. Kepeleset Sampai Cium-Ciuman

Last but not least, ada adegan kepeleset saat dua karakter utama saling berinteraksi atau malah berselisih. Lucunya, refleksi adegan ini nyaris selalu berakhir dengan cium-ciuman. Klasik banget, kan? Sudah gitu pakai dinikmati dan lumayan lagi, penonton pun dibikin kepo, aslinya sengaja atau tidak sih cium-ciumannya.

Well, namanya juga sebuah karya, otomatis kesamaan adegan atau karakter dalam drama juga hampir tak bisa dihindari sepenuhnya. Selain itu, umumnya adegan maupun karakter dalam drama didasarkan pada kehidupan sehari-hari, karakter masyarakat, hingga budaya yang berlaku di sebuah negara.

Hal belum ditambah ekspektasi penonton, yang juga menjadikan adegan sebuah drama akhirnya diramu lebih bombastis. Sebab, kalau lempeng-lempeng saja, juga bakal berpengaruh pada sedikitnya jumlah penonton dan rating, kan?

(kly/tmi)

Reporter: Iwan Tantomi


REKOMENDASI
TRENDING