KOREA

Kronologi Lengkap Kontroversi Irene Red Velvet, Berawal dari Curhatan IG - Netizens: Selamat Tinggal

Jum'at, 23 Oktober 2020 12:50

Irene Red Velvet (credit: SM Entertainment)

Kapanlagi.com - Nama Irene Red Velvet sedang menjadi perbincangan banyak fans K-Pop saat ini. Setelah seorang stylist dan editor foto mengunggah curhatan panjang di Instagram kalau ada seorang selebritis yang memarahinya di depan banyak orang saat sedang melakukan pemotretan, netizens menduga kalau sosok yang dibicarakan itu adalah sang leader Red Velvet. Irene sendiri akhirnya minta maaf di akun Instagram-nya dan secara langsung mengakui kalau dia memang orang yang dibicarakan stylist tersebut.

Berikut kronologi kejadiannya!

 

1. Curhat Kang Kook Hwa

ditor bernama Kang Kook Hwa yang dikenal sebagai direktur visual untuk sederet pemotretan besar mengunggah postingan panjang di akun Instagram pribadinya pada Selasa (20/10). Dalam postingan tersebut, Kang Kook Hwa membahas tentang insiden di mana seorang selebriti menyerangnya secara verbal. Ini sebagian isi caption Kang Kook Hwa yang mengaku punya rekaman kemarahan Irene padanya.

"Melihat artikel tentang Heather Cho, yang mencerminkan 'sosiopat' dalam insiden besar kacang tanah di mana dia membuat pesawat dengan 250 penumpang kembali ke bandara karena kacang tanah, juga artikel tentang putri psikopat Bang Jung Ho yang masih duduk di bangku sekolah dasar, mantan presiden TV Chosun, yang menyalahgunakan kekuasaannya dan memaki-maki supirnya yang berusia 50 tahun. Saya jadi bertanya-tanya bagaimana seseorang dibesarkan menjadi seperti itu. Saya telah memikirkannya secara mendalam, tetapi hari ini, saya benar-benar diinjak-injak oleh satu orang ini, dan saya berada di posisi yang dilecehkan. Terbukti didiskualifikasi sebagai manusia + boneka yang hidup di balik topeng tersenyum + dikenal sebagai orang yang hangat oleh teman-teman + 'anak berusia dewasa' yang tidak berkarakter + merasa memiliki hak + memiliki kebodohan yang mengungkapkan semua kekurangan secara terang-terangan kepada orang yang pertama kali mereka temui," tulisnya, seperti dilansir dari Allkpop.

2. Netizen Menduga Irene dan Seulgi

Sejak postingan tersebut menjadi viral di komunitas online, banyak netizen Korea yang masih menebak-nebak siapa orang di postingan tersebut. Beberapa netizen Korea berspekulasi bahwa sosok yang dimaksud adalah Irene atau Seulgi Red Velvet karena tagar #psycho dan #monster di bagian penutup postingan ini. Psycho merupakan lagu Red Velvet. Sedangkan Monster judul lagu duo Irene dan Seulgi.

Namun, netizen lain dengan cepat menunjukkan bahwa sosok tersebut pasti bukan Seulgi atau Irene karena Kang Kook Hwa pernah bekerja bareng dua idol tersebut sebelumnya. Kang Kook Hwa bahkan memuji Seulgi dan Irene atas kepribadian baik mereka.

3. Irene Semakin Dicurigai

Namun nama Irene Red Velvet semakin disebut sebagai sosok arogan yang dimaksud oleh si stylist. Ini semua karena Kang Kook Hwa menghapus unggahannya yang disebut memuji Irene.

Bukan cuma itu, netizens pun semakin kaget saat tahu kalau unggahan Kang Kook Hwa itu juga disukai oleh stylist yang pernah bekerja untuk artis SM termasuk Red Velvet, fotografer ternama, penari latar yang pernah bekerja buat Red Velvet, dan editor majalah lainnya.

4. Irene Minta Maaf

Mengikuti kontroversi ini, Irene mengunggah postingan permintaan maaf di akun Instagram pribadinya pada Kamis (22/10) kemarin. Idol kelahiran 1991 ini mengakui perbuatan yang dilakukannya tidak bisa dibenarkan.

"Ini Irene.
Saya meminta maaf dengan tulus karena telah menyakiti stylist dengan sikap bodoh dan kata-kata serta tindakan saya yang ceroboh.
Untuk mencapai titik ini, dibutuhkan bantuan dari banyak orang yang bekerja sama dengan saya, tetapi tindakan saya yang kekanak-kanakan menyebabkan luka yang mendalam, saya menyesal dan sedang merenungkan perbuatan saya.
Karena hal ini, saya melihat ke masa lalu dan merasa sangat malu karena kata-kata dan tindakan saya yang tidak layak dan saya sekali lagi merasakan betapa berharganya staf.
Saya akan lebih berhati-hati dengan tindakan saya di kemudian hari agar hal ini tidak terjadi lagi.
Saya meminta maaf dengan tulus kepada para penggemar yang mendukung saya dan semua orang yang khawatir karena (masalah) ini," tulis Irene.

5. SM Juga Buka Suara

Selain permintaan maaf pribadi dari Irene, SM Entertainment juga merilis pernyataan resmi terkait permasalahan ini. Disebutkan bahwa Irene akan bertemu dengan pihak terkait dan meminta maaf secara langsung.

"Ini SM Entertainment.

Kami menyampaikan pernyataan tentang postingan online stylist terkait Irene.

Irene secara pribadi bertemu dengan stylist sore ini dan meminta maaf dengan tulus karena telah menyakitinya dengan sikap ceroboh dan kata-kata serta tindakan emosionalnya, dan dia menyesal karena telah menyebabkan kekhawatiran dengan ketidakdewasaannya.

Agensi kami merasa bertanggung jawab atas kejadian ini, dan kami tidak melupakan kerja keras semua perwakilan dan staf yang bekerja sama dengan perusahaan dan artis kami. Kami akan bekerja keras agar hal ini tidak terjadi lagi pada orang-orang yang bekerja dengan kami.

Kami sekali lagi meminta maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang," tulis SM Entertainment.

6. Kang Kook Hwa Menghapus Postingan

Setelah Irene minta maaf di Instagram dan SM mengeluarkan pernyataan, Kang Kook Hwa menghapus postingan-nya. Beredar kabar kalau pihak SM dan Irene sudah menemui sang stylist secara langsung sebelum mengeluarkan pernyataan mereka.

7. Reaksi Netizens Korea

Beberapa komentar netizens Korea setelah Irene dan SM mengeluarkan pernyataan buat minta maaf, seperti dilansir dari TheQoo:

"Oke. Selamat tinggal."

"Bukankah image-nya selama ini sebagai wanita lembut serta ibu dan istri idaman? Mereka selalu mempromosikannya sebagai pengasuh member lain karena perbedaan usia."

"Apa ini yang disebut permintaan maaf?"

"Aku dulu sangat menyukainya. Ini sangat mengecewakan. Aku jadi ilfil."

"Kayak permintaan maaf yang ditulis robot."

"Aku mau muntah."

"Ini pertama kalinya SM kayak gini (langsung minta maaf). Jadi penasaran rekamannya seburuk apa."

"Dia benar-benar menghancurkan image-nya. Bakal sulit balik setelah ini."

"Idola yang arogan adalah idola yang gagal."

8. Reaksi Fans Irene

Sementara itu penggemar Irene dan Red Velvet di Twitter, juga ramai membicarakan masalah ini. Mereka mengakui kalau apa yang dilakukan oleh Irene salah tapi tetap mendukungnya. Inilah beberapa pernyataan yang diberikan oleh fans wanita berusia 29 tahun itu.

Beberapa fanbase dan fansite Irene bilang masih akan cinta dan percaya pada wanita bernama asli Bae Jooyun itu. Sederet hashtag di Twitter diberikan buat Irene. Seperti WE GOT YOUR BACK dan #WeLoveYouIrene.

9. Sederet Perilaku Irene di Masa Lalu Dibahas Lagi

Gara-gara kejadian ini, apa yang pernah dilakukan Irene di masa lalu diangkat dan dibahas lagi oleh netizens. Seperti kita Irene protes kepada manajer gara-gara jalannya bersuara ketika Red Velvet sedang fansign.

Komentar Doyoung NCT tentang Irene dalam sebuah program televisi kembali dibahas di komunitas online Korea. Dalam salah satu episode lawas On Style's Laundry Day, Doyoung muncul sebagai tamu. Kepada panelis acara tersebut, dia mengungkapkan bahwa Irene adalah senior yang menakutkan di antara para trainee.

Seorang Youtuber juga membongkar ada stylist cerita pernah dipaksa memasangkan tali sepatu Irene. Serta banyak cerita lainnya.

10. Dukungan dari Orang di Sekitar Irene

Banyak orang yang dekat dengan Irene buka suara dengan menceritakan sosok sang idola sebenarnya. Seperti Choi Sunhee (koreografer), Lee Boram (stylist), Hyuni (backdancer), Soonsoo (MUA).

Mereka mengunggah foto-foto Irene atau hadiah dari sang idola serta menceritakan tentang sosok aslinya.

11. Penayangan Film Irene Ditunda?

Beredar kabar kalau film DOUBLE PATTY yang dibintangi Irene batal tayang akhir tahun ini dan sedang mendiskusikan waktu rilis yang baru buat 2021. Hal ini disebut sebagai salah satu imbas dari kontroversi yang baru saja terjadi.

Seperti dilansir dari Allkpop, pihak produser membantah kalau kontroversi Irene adalah alasan penundaan tayang. Dari awal mereka memang mendiskusikan kemungkinan penundaan karena pandemi Covid-19.

(kpl/pit)


REKOMENDASI
TRENDING