Lakukan Pembenahan, Serial 'Abad Kejayaan' Diapresiasi KPI

Sabtu, 24 Januari 2015 12:38 Penulis: Wulan Noviarina
Lakukan Pembenahan, Serial 'Abad Kejayaan' Diapresiasi KPI @antv
Kapanlagi.com - Sejak protes keras yang dilayangkan sebagian umat Islam kepada ANTV lantaran menayangkan serial Abad Kejayaan. Pihak yang menolak serial tersebut ditayangkan menilai kalau serial yang sebelumnya berjudul King Suleiman itu merupakan bentuk provokasi zionis Barat yang bisa meracuni pemikiran penonton.

Protes tersebut bukan hanya dilayangkan masyarakat, lembaga Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) juga melayangkan teguran ke pada ANTV, lantaran ada beberapa kelalaian pihak stasiun dalam penayangannya. Ditambah lagi banyaknya laporan masyarakat yang sampai ke KPI melalui email, twitter dan lain-lain yang jumlahnya sampai 2000 lebih terkait serial tersebut.

KPI mengapresiasi kesigapan ANTV dalam menanggapi laporan masyarakat lewat KPI, dengan memperbaiki penayangan Abad Kejayaan setiap episodenya.

"Pada episode pertama, kedua, ketiga, memang dirasakan sekali kevulgarannya. Tapi semakin kemari, semakin sopan, sudah sesuai dengan nilai-nilai di masyarakat," papar Danang Sangga Buwana, Komisioner KPI Pusat, dalam 'Diskusi Budaya, Film Abad Kejayaan: Antara Fiksi, Sejarah, dan Agama', di Kantor PBNU, Kramat, Jakarta Pusat, Jumat (23/1).

Lebih lanjut Danang menambahkan, pembenahan yang dilakukan ANTV bukan hanya sensor beberapa adegan yang tak pantas, memasukkan statemen ulama di akhir penayangan sebagai pencerahan juga mulai dilakukan.

"Ini perlu diapresiasi. Paparan sejarah oleh ulama merupakan bagian dari mencerahkan dan meluruskan perbedaan persepsi yang ada. Sebetulnya wajar kalau dalam tayangan fiksi ada salah tafsir. Dengan penjelasan itu mudah-mudahan ada pencerahan," pungkas Danang.

(kpl/hen/phi)

Editor:

Wulan Noviarina


REKOMENDASI
TRENDING