Garap 'BOBOIBOY', 4 Animator Asal Indonesia Rela Lakukan Riset

Rabu, 06 April 2016 16:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Garap 'BOBOIBOY', 4 Animator Asal Indonesia Rela Lakukan Riset Animator Boboiboy asal Indonesia/©KapanLagi.com®/Bayu Herdianto
Kapanlagi.com - Kalian tentu sudah tahu kan jika di balik kartun anak Malaysia berjudul Boboiboy ada sekitar tujuh animator Indonesia yang ikut menggarapnya. Mereka adalah Ferdiawan Gunarto (Animator), Wu Chintya (Compositor), Dzulkifly Ehsan (Compsitor), dan Usamah Widiatmoko (Audio Designer).

Keempatnya ikut menggarap Boboiboy The Series dan sedang menyelesaikan BOBOIBOY THE MOVIE yang akan segera rilis. Chintya, satu-satunya animator wanita, mengungkapkan jika ia merasa sangat senang bisa bekerja di luar negeri, jadi ia bisa membawa pulang ilmu yang akan berguna untuk anak-anak bangsa.

Ferdiawan juga mengakui jika sebenarnya banyak animator Indonesia yang punya skill bagus. "Cuma mungkin belum ada kesempatan untuk bekerja di luar negeri kaya kami," jelasnya saat bertandang ke kantor KapanLagi.com® di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Animator Indonesia juga punya skill yang nggak kalah keren/©KapanLagi.com®/Bayu HerdiantoAnimator Indonesia juga punya skill yang nggak kalah keren/©KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Butuh waktu dua tahun bagi mereka untuk menyelesaikan penggarapan film BOBOIBOY. Lalu apa perbedaan yang akan ditonjolkan di film pertama Animonsta Studio ini?

"Kalau di series lebih banyak dramanya. Tapi kalau untuk movie ini banyak aksinya juga. Intinya dalam 90 menit durasi movienya banyak sekali hal-hal penting yang terjadi di situ. Dari segi visual dan audionya lebih di push lagi jadi berbeda sekali dengan seriesnya," jelas Usamah, sang audio desainer.

Meski sudah handal di bidangnya, kesulitan tetap mereka temui dalam penggarapan film anak-anak ini sampai harus melakukan riset. "Di movie ini banyak sekali karakter baru. Lalu juga banyak tempat-tempat baru jadi kami harus research dulu. Gimana kami harus menyamakan yang ada di script dan haru berimajinasi agar tempatnya sesuai dengan apa yang penulis tulis di script. Itu sih kesulitannya di awal-awal pembuatan," tandas Cinthya. Intip yuk trailer film yang bakal tayang 13 April mendatang di Indonesia.

(kpl/pur/tch)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING