Giliran Indosiar Kena Semprit KPI Karena Tayangkan Umpatan Kasar

Kamis, 10 September 2015 07:15 Penulis: Guntur Merdekawan
Giliran Indosiar Kena Semprit KPI Karena Tayangkan Umpatan Kasar Joe Taslim © KapanLagi.com®/Bambang E Ros
Kapanlagi.com - Tayangan-tayangan televisi tanah air saat ini tengah disoroti dengan serius oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Pasalnya, mulai banyak terjadi penyimpangan-penyimpangan yang tak sesuai dengan norma penayangan dilakukan oleh berbagai stasiun TV.

Kali ini giliran Indosiar yang kena semprit KPI karena salah satu tayangan film DEAD MINE tanggal 30 Agustus 2015 lalu. Meski tayang di dini hari, namun seseorang pemeran laki-laki dalam film yang diperankan oleh Joe Taslim itu kedapatan mengumpat dengan kalimat yang tak disensor, entah sengaja atau tidak.

"Program Siaran DEAD MINE yang ditayangkan oleh stasiun INDOSIAR pada tanggal 30 Agustus 2015 pukul 00.41 WIB tidak memperhatikan ketentuan tentang penghormatan terhadap norma kesopanan dan pelarangan ungkapan kasar yang telah diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012," bunyi surat teguran itu.

"Program tersebut menayangkan seorang pria yang mengucapkan kata (maaf) 'f**k'. KPI Pusat menilai ucapan tersebut tidak pantas untuk ditayangkan. Berdasarkan hal tersebut, KPI Pusat memutuskan untuk memberikan peringatan agar saudara berhati-hati dan tidak mengulangi hal tersebut," sambungnya.

KPI tegur 'Dead Mine' © KpiKPI tegur 'Dead Mine' © Kpi

Mengingat ini masih pertama kali, KPI akhirnya 'hanya' memberi teguran ringan pada stasiun TV yang bersangkutan. Namun pihak KPI sendiri tentunya tak lupa untuk mengingatkan agar kejadian serupa tak lolos sensor lagi.

"Saudara wajib menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan utama dalam penayangan sebuah program siaran. Demikian agar peringatan ini diperhatikan dan dipatuhi. Terima kasih," pungkas surat teguran tersebut.

Selain kata-kata umpatan, saat ini KPI sudah menganjurkan semua tayangan untuk menyensor rokok hingga belahan dada wanita. Apa pendapat kalian mengenai hal ini?

(kpl/gtr)


REKOMENDASI
TRENDING