Ini Kesulitan Aquino Umar Saat Berperan Jadi Gita di 'MAS GAGAH'

Rabu, 10 Februari 2016 16:52 Penulis: Ahmat Effendi
Ini Kesulitan Aquino Umar Saat Berperan Jadi Gita di 'MAS GAGAH' Aquino Umar ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya
Kapanlagi.com - Totalitas ditunjukkan si cantik Aquino Umar ketika berperan sebagai sosok Gita dalam film religi KETIKA MAS GAGAH PERGI. Gadis yang tengah menempuh pendidikan di semester 5 Universitas Trisakti tersebut, memilih untuk cuti demi film yang dibintangi. 

Aquino Umar dan tiga pemain muda lain, dipilih dari casting ribuan orang. Mereka sempat menjalani karantina selama tiga bulan untuk mendalami karakter. Berperan sebagai sosok Gita yang merupakan gadis SMA yang kadang masih labil, sosok yang akrab disapa Noy ini mengaku sempat kesulitan. 

"Kesulitannya itu untuk dapatin chemistry sama kakaknya, tapi tanpa ada adegan sentuhan dengan mahram. Ini film religi yang benar-benar dalam penyutradaraannya juga religi, tanpa ada pegangan sama sekali," ucap Aquino di Bara Bara Cafe, Malang, Sabtu (06/02/2016).

Aquino harus merelakan rambut panjang sepinggang dan memotong cepak demi film Mas Gagah. ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaAquino harus merelakan rambut panjang sepinggang dan memotong cepak demi film Mas Gagah. ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Bukan hanya itu, Aquino harus rela mengubah karakternya dari keseharian. Salah satu yang dikorbankan adalah rambut cantik Aquino. Rambut yang tumbuh panjang sepinggang itu ia potong cepak demi peran gita.

"Aslinya feminin, sampai aku merelakan rambut yang sepinggang aku potong jadi cepak demi film," tuturnya.

Berperan sebagai pemain utama, Aquino harus menghadirkan berbagai emosi yang beragam mulai dari gembira, galau, ketakutan karena kecopetan hingga menangis karena merasa kakaknya berubah. Di antara semua akting emosional tersebut, ternyata menurut sosok yang jadi putri Wulan Guritno tersebut yang paling susah adalah adegan nangis. 

"Yang paling berkesan adegan nangis-nangisan. Aku nggak bisa nangis, susah. Adegan nangis tuh ditungguin, pertama kali dari jam 9 malam sampai jam 1 malam nggak keluar. Akhirnya nelepon orang tua, Ma doain ya, akhirnya beneran bisa nangis," ungkapnya. 

(kpl/sjw)

Editor:

Ahmat Effendi


REKOMENDASI
TRENDING