Manusia Kanibal di 'LOST IN PAPUA' Cuma Mitos!
Salah satu adegan 'LOST IN PAPUA'Kapanlagi.com - Protes yang disampaikan masyarakat Papua melalui Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua terhadap film LOST IN PAPUA, ditanggapi serius oleh pihak Nayacom Meditama selaku rumah produksi yang memproduksi film yang dibintangi Fauzi Baadilla dan Fanny Fabriana ini. Ditemui saat mengadakan pertemuan dengan LMA Papua, Elvin Ardiansyah sebagai Eksekutif Produser justru berterima kasih atas protes yang disampaikan oleh lembaga tersebut. Baginya hal ini bisa meluruskan anggapan yang salah mengenai film LOST IN PAPUA. "Saya terima kasih bisa meluruskan masalah yang ada, karena semua orang tidak bisa mencerna yang ada di ide di sini (LOST IN PAPUA)," ujarnya di Hotel Jayakarta, Jakarta, Senin (14/3).Menurut Elvin, cerita suku kanibal yang ada di film LOST IN PAPUA adalah fiksi dan mitos bukan cerita sungguhan. Meski begitu, dirinya akan meluruskan pemberitaan yang sudah dimuat di surat kabar agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Ini berawal dari mass media dan menurut saya ini belum bisa dikatakan salah, karena ini adalah sebuah mitos. Dan saya yakin karena yang kita sampaikan adalah mitos. Dan kita akan menjaga nama baik Papua, kita akan mengklarifikasi masalah ini agar tidak berlarut-larut," tandasnya.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(kpl/hen/boo)
Advertisement















































