FILM INDONESIA

Masih Menjadi Antagonis di 'MAGIC HOUR 2', Dimaz Andrean Bisa Eksplorasi Lebih

Rabu, 16 Januari 2019 20:15 Penulis: Rahmi Safitri

Dimaz Andrean © KapanLagi.com®/Akbar Prabowo Triyuwono

Kapanlagi.com - Kabar gembira bagi kalian pecinta series Magic Hour! Pasalnya, Magic Hour: The Series 2 akan tayang dalam waktu dua hari, tepatnya 18 Januari 2019 hanya di layanan platform streaming Iflix. Dimas Andrean yang menjadi salah tokoh antagonis menyambut baik kelanjutan cerita dari seri pertamanya dan filmnya ini.

"Dari season pertama dipercaya jadi karakter antagonis sampai detik ini season 2," kata Dimaz. Season pertama syuting di New York, yang kedua ngga ikutan. Pengalamannya menarik waktu itu karena tempat baru, lingkungan baru yang beda sama budaya kita," lanjutnya.

1. Senang Perankan Antagonis

Kerap dikenal menjadi peran protagonis ternyata membuat Dimaz merasakan kesenangan sendiri saat memerankan Troy yang merupakan karakter antagonis dalam cerita.

"Karena dari dulu jadi baik mulu, jadi sangat menyenangkan kali ini nyakitin orang akhirnya. Bukan puas gimana, cuma lebih puas dari segi pendalaman karakter. Lebih banyak cari referensi ke luar, nonton karakter yang seperti Troy. Sebelumnya nggak pernah di webseries," tambahnya lagi.

2. Tak Terbawa di Dunia Nyata

Meskipun demikian, pendalaman karakter Troy tidak serta merta menjadikannya karakter yang sama di dunia nyata dengan kelakuan antagonis dan hal buruk lainnya. Terlebih, aktor berusia 31 tahun ini sudah mempunyai pasangan hidup.

"Alhamdulillah saya sudah diikat sama married jadi udah nggak bisa juga. Enggak kebawa. Beda banget tipikalnya Troy berani ambil resiko buat mutusin langkah ke depan hamilin orang dll, kalau saya ngga seberani itu, lebih tersusun," imbuhnya.

3. Sensasi Berbeda

Peran antagonis, diakui Dimaz punya sensasi yang berbeda. Namun, sebagai aktor dirinya siap menerima peran apapun. Melihat rambutnya yang masih panjang, karakter jahat sepertinya terbuka lebar untuknya.

"Basically kita sebagai aktor kayak kertas kosong. Jadi terima peran apapun. Cuma ada kenikmatan sendiri pada saat memerankan antagonis, ada sesuatu yang lebih bisa dieksplor dari karakter itu. Dua-duanya enak. Kalau bisa, mumpung rambut masih semi panjang kayak gini jahat lagi juga nggak apa-apa hahaha," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING