FILM INDONESIA

Rilis Dua Versi 'KKN DI DESA PENARI' Secara Bersamaan, MD Pictures Bikin Lembaga Sensor Heran

Sabtu, 23 April 2022 16:52 Penulis: Gogor Subyakto

KKN DI DESA PENARI bikin lembaga sesor heran. Credit: instagram.com/manojpunjabimd

Kapanlagi.com - Setelah dua tahun tertunda, MD Pictures siap merilis KKN DI DESA PENARI serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 30 April 2022. Yang menarik, akan ada dua versi ditayangkan secara bersamaan.

Versi pertama ialah cut version untuk usia 13 tahun ke atas ditandai dengan poster warna putih. Lalu ada uncut version untuk usia 17 tahun ke atas ditandai dengan poster warna hitam.

1. Memuaskan Fans

Keputusan MD Pictures merilis satu film dengan dua versi berbeda ternyata untuk memuaskan fans. Karena saat menonton review ceritanya di Youtube, juga membaca komentar-komentar yang datang di Twitter, ada adegan yang tak boleh dihilangkan.

"Waktu nonton review di Youtube dan baca komentar fans, mereka bilang kejadian di Tapak Tilas itu harus ada. Kalau adegan itu ada, pasti untuk 17 tahun. Kalau nggak ada, pasti fans kecewa. Jadi saya buat dua versi untuk 13 tahun dan 17 tahun," kata Manoj Punjabi selaku produser ditemui di Epicentrum XXI, kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (22/4/2022).

2. LSF Heran

Saat mengajukan satu film dalam dua versi, Manoj Punjabi membuat Lembaga Sensor Film (LSF) terheran-heran. Pasalnya ini menjadi kejadian langka bagi mereka. Tak ada film Indonesia seperti ini sebelumnya.

"Orang LSF bilang belum pernah menilai satu judul dengan dua lulusan sensor, kalau mau uncut-nya nanti. Tapi saya bilang 'Nggak bisa Pak, kalau hanya cut version penonton akan kecewa'. Jadi strateginya dua-duanya supaya ada pilihan," tutur Manoj.

3. Serahkan Pada Pihak Bioskop

Terkait versi mana yang akan diputar, Manoj Punjabi menyerahkan semua ke pihak bioskop. Karena merekalah yang tahu target tempat untuk versi yang tepat.

"Beberapa bioskop ada yang tayangin dua duanya, di daerah ada yang mau cut version, ada yang uncut, karena mereka tahu marketnya yang mana. Saya serahkan ke eksibitor biar mereka yang menentukan marketnya mana. Tapi pasti peminat uncut lebih banyak. Cuma kita nggak tahu ya, karena Lebaran pasti orang-orang akan ajak keluarga, ada yang bisa bawa anak pilih yang cut version," tandas Manoj.

4. Awal Mula Aulia Sarah Ditawari Open Casting

Aulia Sarah bercerita mengenai awal mula dirinya dapat tawaran untuk casting film garapan sutradara Awi Suryadi tersebut. Padahal kala itu, Aulia tidak ikutan hype kisah KKN DI DESA PENARI yang viral banget di Twitter setelah diorbitkan oleh user bernama Simpleman.

"Ini kan emang viral dari Twitter, terus dibikin buku ya. Sampai akhirnya KKN mau dibikin film dan dikabarin ada open casting untuk karakter-karakternya. Aku dikabarin sama manajemenku ada castingan, jujur aku nggak tau, nggak ngikutin walaupun viral. Nggak tau kenapa ya, mungkin waktu itu lagi hectic aja jadi ke-skip aja berita KKN DI DESA PENARI," sambung Aulia.

5. Riset Tentang Cerita 'KKN DI DESA PENARI'

Meski tak mengikuti ceritanya, Aulia enggan menyia-nyiakan kesempatan untuk main di film tersebut. Dari situ, Ia melakukan berbagai riset agar bisa mendapatkan feel dan inti dari cerita keseluruhannya.

"Cuma aku kan nggak mungkin casting dengan modal 0% gitu, akhirnya aku ngulik, bahkan aku sampai beli bukunya. Terus yaudah aku casting, ternyata dapet. Seiring berjalannya waktu, process by process akhirnya paham lah ceritanya," jelas Aulia.


REKOMENDASI
TRENDING