HOLLYWOOD

Typo Tulis 'Hamberder' Donald Trump Kembali Dibully Netizen

Rabu, 16 Januari 2019 17:01 Penulis: Rezka Aulia

Salah tulis 'hamberder' Donald Trump jadi lelucon. © AFP

Kapanlagi.com - Selasa 15 Januari, Donald Trump menggelar jamuan makan malam di Gedung Putih, Washington DC. Bukan jamuan makan biasa, kali ini Trump mengundang para juara nasional football. Malam itu Trump menyajikan beragam makanan dari gerai fast food.

Namun malam yang seharusnya penuh keakraban itu berubah menjadi perbincangan netizen. Pasalnya Trump salah ketik alias typo kata 'hamburger' menjadi 'hamberders' dalam tweetnya. Tak butuh waktu lama, Trump langsung dibully pengguna twitter.

1. 1.000 Hamberders!

"Senang bersama Clemson Tiger, juara nasional football, semalam di Gedung Putih. Karena (Government) Shutdown, aku menyajikan banyak fast food (aku bayar). Lebih dari 1.000 hamberders dan lain-lain. Dalam satu jam semua habis. Orang yang menyenangkan dan tukang makan," tulis Trump dalam tweet yang langsung dihapus.

Biasanya juru masak Gedung Putih akan menyajikan sajian mewah. Namun kini mereka dirumahkan tanpa gaji. Pasalnya Trump sedang berseteru dengan kongresnya atas gagasan pembangunan tembok pembatas di kawasan selatan Amerika.

2. HAMBERDERS!

Meski telah dihapus dan direvisi, kata 'hamberders' masih terus menghantui Trump. Banyak pengguna twitter yang membuat joke atau meme dengan kata satu ini. Namun yang mendapat banyak perhatian adalah respon dari rajanya burger alias Burger King.

"Karena pesanan besar kemarin, kami kehabisan hamberders. Hanya menyediakan hamburger hari ini," tulis akun twitter resmi resto burger ini.

Di malam jamuan itu Donald Trump memesan makanan dari McDonald's, Wendy's, Burger King serta beberapa merk fast food kenamaan lain. Ia mendapat kritik mengapa menyajikan makanan tak sehat pada atlet football terbaik Amerika.

3. Kesalahan Berulang

Ini bukan kali pertama Donald Trump melakukan typo. Typo pertama dilakukan sesaat setelah dilantik menjadi presiden Amerika. Ia menuliskan 'honered' yang seharusnya 'honored', kesalahan ini terus berlanjut hingga saat ini. Salah satu kesalahan yang lekat terjadi pada 2017.

"Despite the constat negative press covfefe," tulis Donald.

Hingga saat ini tak ada yang tau pasti apa arti 'covfefe', apakah coverage, conference, atau coffee. Namun yang lebih tak bisa dimengerti dunia adalah mengapa seorang Presiden negara adi daya tak memiliki manager sosial medianya? Well, kalau Pak Trump berminat bisa menghubungi KapanLagi saja ya!

 

 


REKOMENDASI
TRENDING