SELEBRITI

Adik Angela Gilsha Larang Bayi Naik Pesawat: Ajarin Diam atau Mulutnya Diselotip!

Selasa, 11 Juni 2019 18:50 Penulis: Tyssa Madelina

Adik Angela Gilsha ikut buka suara soal kasus bayi di dalam pesawat (Credit: Instagram/marc0panari)

Kapanlagi.com - Angela Gilsha baru-baru ini jadi perbincangan hangat netizen. Bermula dari postingannya di Instastory yang mengeluhkan soal tangisan bayi di dalam pesawat, wanita berusia 24 tahun itu kini panen hujatan dari netizen Tanah Air.

"Gue lebih setuju bolehin hewan peliharaan masuk pesawat dibanding bayi," tulis Angela Gilsha dalam unggahannya.

Belum reda kemarahan netizen soal kasus Angela Gilsha, kali ini giliran adiknya, Marco Panari yang ikut buka suara. Bermaksud membela kakaknya, Marco pun memberikan beberapa alasan soal kenapa bayi tidak boleh naik pesawat di Instastory-nya.

 

1. Manipulatif

"Hai semua hari ini gue akan menyatakan beberapa statement mengenai kenapa kakak gue bener dalam kasus ini," tulis adik Angela Gilsha, lewat akun Instagram-nya @marc0panari.

"Manipulatif. Mereka mulai nangis tanpa alesan dan nggak pernah ngasih penjelasan kenapa. Kalo mereka nggak toxic pasti bakal bisa jelasin," imbuhnya.

2. Diselotip

Tak berhenti sampai di situ, Marco bahkan memberi saran kepada orangtua agar membungkam mulut bayi mereka dengan memakai selotip selama di perjalanan. Ia tak habis pikir kenapa anak yang masih kecil diajak travelling dengan naik pesawat.

"Karena itu bayi nggak boleh naik pesawat. Tunggu gede dikit kek. Percuma baru keluar langsung diajak terbang nggak inget juga doi," tuturnya.

"Atau kalau enggak anaknya diajarin diem gitu atau mulutnya di selotip yang penting jangan berisik aja. Wajarlah orang ngomong gitu saking berisiknya itu bayi di pesawat," tegas Marco.

3. Nggak Jelas

Di akhir unggahannya, Marco tampak melampiaskan kekesalannya lantaran sang kakak yang tak hentinya menerima hujatan. Ia juga menuding bayi dengan sebutan nggak jelas.

"BAYI ITU GAK JELAS. Mereka tetap diam dalam banyak masalah penting. Coba namain setidaknya SATU bayi yang pernah memperjuangkan kemerdekaan atau hak-hak minoritas. GAK PERNAH," tandasnya.


REKOMENDASI
TRENDING