SELEBRITI

Alice Norin Ungkap Proses Persalinan yang Berat, Pendarahan 3 Liter Hingga Masuk ICU

Minggu, 13 September 2020 17:35

Alice Norin / Credit: Instagram - alicenorin

Kapanlagi.com - Alice Norin saat ini tengah menikmati momen bahagia pasca kehadiran putri keduanya yang bernama Alana Naira Lawi pada 9 September 2020 kemarin. Ketika pertama kali mengabarkan kabar bahagia tersebut, Alice menyebut jika proses persalinannya berjalan lancar. Namun siapa sangka jika ternyata ada proses panjang nan sulit yang harus dilalui ibu 2 anak ini selama proses kehamilan.

Usut punya usut, Alice didiagnosa mengidap kelainan Placenta Akreta di awal kehamilannya. Karenanya, wanita berusia 33 tahun ini harus bolak-balik konsul dengan dokte ahli untuk mengantisipasi hal-hal terburuk yang bisa saja terjadi selama masa kehamilan.

"Mau sedikit sharing soal proses lahiran Alana yang buat aku pribadi super challenging, tapi alhamduillah lancar melewati tantangan di kehamilan yang kedua ini. I'm a Placenta Previa Totalis Accreta survivor," tulis Alice pada sebuah postingan Instagram-nya.

1. Pendarahan Hingga 3 Liter

Kelainan ini begitu langka terjadi pada ibu hamil. Salah satu gejalanya adalah pendarahan yang berlebihan, di mana hal itu memang dialami oleh Alice.

"Dokter wanti-wanti sejak awal kalau saat lahiran mempersiapkan diri karena kemungkinan akan banyak terjadi pendarahan. Dan benar saja, aku kehilangan darah sampai 3 liter selama proses lahiran," sambungnya.

2. Masuk ICU

Bahkan setelah proses persalinan, Alice juga masih harus bersabar lebih lama untuk bisa ketemu sang buah hati. Pasalnya, Ia langsung dilarikan ke ICU karena kehilangan cukup banyak darah.

"Setelah lahiran pun, aku belum bisa langsung ketemu baby ANL #2 karena harus masuk ICU 2 hari gara-gara kehilangan banyak darah. Setelah ketemu pun belum bisa langsung menyusui karena dokter bilang ada obat keras yang aku konsumsi karena kondisi aku dan tidak dianjurkan untuk menyusui," kenangnya lagi.

3. Kemungkinan Angkat Rahim

Bahkan ketika mendekati hari H persalinan, muncul kemungkinan jika Alice harus menjalani angkat rahim. Jika hal itu benar terjadi, maka Alice tak akan bisa hamil lagi di masa depan nanti. Namun beruntung skenario itu tak sampai terjadi.

"Selama kehamilan aku konsultasi sama para dokter yang bikin deg-degan, karena ada kemungkinan kondisi aku ini mengharuskan aku untuk angkat rahim dan aku belum 100% siap, karena kalau itu satu-satunya pilihan berarti aku nggak akan bisa haid dan hamil lagi. Alhamdulillah, proses kelahiran Alana sukses tanpa kurang apapun, dan tanpa perlu angkat rahim," sambung Alice.

Di penghujung curhatan panjangnya, Alice pun membagikan tips bagi para ibu hamil untuk sering cek kehamilan guna mengantisipasi hal-hal buruk yang bisa saja terjadi. Ia berharap pengalamannya ini bisa jadi pembelajaran bagi orang lain.


REKOMENDASI
TRENDING