Ayah Baru Meninggal, Marini Zumarnis Ikut Buka Bareng Anak Yatim

Selasa, 21 Juni 2016 00:30 Penulis: Rahmi Safitri
Ayah Baru Meninggal, Marini Zumarnis Ikut Buka Bareng Anak Yatim Marini Zumarnis © KapanLagi.com®/Budy Santoso
Kapanlagi.com - Bulan Ramadan bukan hanya untuk puasa dan tarawih, tapi juga berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Begitu pula yang dilakukan oleh Marini Zumarnis bersama dengan rekan-rekannya dari sinetron Tukang Bubur Naik Haji yang mengadakan buka bersama dengan anak yatim.

Rencana buka bersama ini ternyata sudah direncanakan sejak empat tahun lalu. Biasanya mereka mengadakan di basecamp tapi kali ini mencoba di luar tepatnya di Hotel Oria sehingga suasana lebih enak dan ramai.

"Iya jadi panitia sama ibu-ibu Kampung Duku (baca: pemeran perempuan TBNH). Seru rame-rame. Ada Nova, Dina, Anisa, Ciki apalagi," kata Marini saat dijumpai di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (19/6).

Buat yang belum tahu, Marini baru saja berduka setelah ayahanda meninggal beberapa waktu lalu. Untung saja kabar tersebut tidak mempengaruhi acara buka bersama malah saat teman-temannya tanya, Marini bilang tetap lanjut karena sudah lama direncanakan. Tapi tentu saja ada beberapa hambatan.

Marini saat ayahnya dimakamkan © KapanLagi.com®/Bayu HerdiantoMarini saat ayahnya dimakamkan © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

"Ya paling saya persiapan nggak ikut. Kemarin panitia pada meeting nyiapin sampai tengah malam, tetapi saya nggak bantuin karena saya ada tahlilan bapak saya ya kemarin. Sama keluarga dulu di rumah. Alhamdulillah hari ini bisa ikutan," ceritanya.

Acara tahlilan tetap diadakan meski bulan puasa untuk mendoakan almarhum. Marini menolak disebut acara tahlilan tersebut dibuat besar-besaran karena hanya dihadiri tetangga, keluarga dan teman dekat. Acara itu juga jadi ajang reuni dadakan bersama keluarga yang lama nggak ketemu.

Meski baru kehilangan, Marini terlihat tegar. Ini semua berkat dukungan dari orang-orang terdekat. "Teman-teman dan semua dukungan positif. Kehilangan sosok beliau, 76 tahun beliau hidup bukan hal mudah. Tapi banyak yang menyemangati, jadi saya memang harus mengikhlaskan. Karena semua akan kembali ke penciptanya," pungkasnya.

(kpl/aal/pit)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING