SELEBRITI

Bantah Lakukan Penganiayaan Kepada Medina Zein, Marissya Icha Minta Penyidik Periksa CCTV Sebagai Bukti

Kamis, 06 Januari 2022 18:02

Marissa Icha laporkan Medina Zein (credit: instagram/marissyaicha)

Kapanlagi.com - Medina Zein melaporkan Marissa Icha ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan penganiayaan ketika proses perdamaian atas kasus pencemaran nama baik. Menurut kuasa hukum Marissya Icha, Ramzy mengatakan bahwa kliennya tidak pernah melakukan hal tersebut.

"Kemarin klien kami dilaporkan kembali ke Polres Metro Jakarta Selatan, yang mana laporan tersebut katanya diduga lakukan penganiayaan pada saat kami mediasi. Padahal saat itu saya hadir juga di sana dan tidak ada penganiayaan yang dialami baik MZ (Medina Zein) maupun Marisya Icha," kata Ramzy di Polda Metro Jaya, Rabu (5/1/2022).

Selanjutnya, Ramzy akan meminta kepada penyidik agar menjadikan CCTV di tempat mereka bertemu dalam upaya mediasi sebelumnya sebagai alat bukti. Menurut Ramzy, tuduhan Medina Zein terhadap kliennya itu akan terungkap melalui rekaman CCTV tersebut.

"Rekaman CCTV kami sudah minta ke penyidik agar bisa jadi alat bukti karena kita laporkan balik terhadap laporan polisi yang MZ dibuat terhadap kita," kata Ramzy.

1. Tak Ada Pemukulan

Ramzy pun meminta agar penyidik bisa membuka kasus tersebut. Pasalnya, kliennya yakin tidak ada penganiayaan terhadap Medina Zein.

"Kami minta penyidik agar bisa buka kasus tersebut karena saya yakini bahkan sempat rekam sedikit tidak ada klien saya melakukan penganiayaan terhadap MZ. Jadi enggak ada penendangan dan pemukulan baik di kaki dan wajah," tambahnya.

 

2. Marissa Icha Laporkan Balik

Atas tuduhan tersebut, Marissya Icha juga sudah membuat laporan kepada Medina Zein. Laporan itu berkaitan dengan tuduhan yang tidak berdasarkan fakta alias palsu.

"Saya tegaskan bahwa kami sudah laporkan kembali atas laporan yang mereka buat di Polres Jakarta Selatan. Laporan yang kami laporkan tentang pasal 310 dan 311 KUHP dan juga mengenai pasal 220 KUHP tentang laporan palsu," tutupnya.

 

3. Tuduhan Marissa Icha

Djamalluddin kemudian menambahkan bahwa Marissa Icha sempat menyebut kliennya melakukan gratifikasi.

"Dalam hal ini klien kami di dalam postingan itu bahwa penghargaan yang diperoleh klien kami itu kata beliau itu penuh dengan sogokan dengan kata lain nembak atau gratifikasi," tambah Djamalluddin.

 

4. Cincin Palsu untuk Fuji

Rupanya, laporan tersebut juga terkait dengan tudingan Marissa Icha bahwa Medina memberikan cincin palsu kepada adik dari mendiang Bibi Ardiansyah, Fuji.

"Pelapor memberikan hadiah sebuah cincin kepada saudari F, adik dari almarhum Bibi yang di sini adalah terlapor kemudian memposting di Instagram yang menyindir pelapor atau klien kami dengan kalimat 'ntar postingan jga nih video diamond palsu'," kata Djamalluddin.

 

5. Dilarang ke Luar Negeri

Tak cuma itu, Djamalludin menyebut kalau Marisya Icha juga menuding Medina dilarang bepergian ke luar negeri oleh pihak imigrasi.

"Saya kira itu beberapa hal yang kami sampaikan, oh ya satu lagi kutipan caption dari terlapor yang menyebut nama atau inisial dari pelapor MZ yang adalah klien kami kata-katanya 'Ya yuk kita ke US, tapi ada yang mau ke USA, juga tuh sih mba MZ alih-alih mau berobat ke USA tapi visa dan paspornya udah keburu di-banned sama imigrasi, enggak bisa ke luar negeri sampe urusan sama saya selesai, kasian, mau lari keluar negeri, malu deh'," tutup Djamalludin.

 


REKOMENDASI
TRENDING