Good Grief
Synopsis
Good Grief membuka kisahnya dengan Dan Levy sebagai Marc, Luke Evans sebagai Oliver, Ruth Negga sebagai Sophie, Himesh Patel sebagai Thomas, Arnaud Valois sebagai Theo, dan David Bradley sebagai Luca. Film ini langsung membawa kita ke London dalam suasana pesta Natal yang hangat, tempat Marc menikmati waktu bersama sahabat dan suaminya, Oliver, yang telah menemaninya bertahun tahun. Namun kebahagiaan itu terhenti mendadak ketika Oliver meninggalkan pesta lebih awal untuk menghadiri acara penandatanganan buku di Paris dan tewas dalam kecelakaan mobil hanya beberapa detik setelahnya.
Good Grief kemudian melompat ke satu tahun setelah tragedi tersebut. Marc masih berusaha menjalani hidup, sementara Sophie dan Thomas setia berada di sisinya untuk membantu melewati masa berduka. Di permukaan, Marc tampak tegar dan fungsional, tetapi perasaannya belum benar benar tertata. Segalanya berubah ketika ia membuka sebuah catatan peninggalan Oliver yang berisi pengakuan bahwa sang suami pernah bertemu orang lain. Luka lama yang belum sembuh mendadak bercampur dengan amarah dan kebingungan.
Good Grief memperdalam konflik ketika Marc menemukan fakta lain yang lebih mengejutkan. Oliver ternyata diam diam menyewa sebuah apartemen di Paris. Penemuan ini mendorong Marc mengajak Sophie dan Thomas ke kota tersebut. Meski motif perjalanan itu sangat personal, Marc memilih menyimpan rahasia demi menjaga suasana liburan mereka tetap menyenangkan. Paris pun menjadi ruang pelarian, tempat ketiganya mencoba tertawa di tengah beban emosional yang tak terucap.
Good Grief menunjukkan dinamika masing masing karakter selama di Paris. Sophie yang baru saja mengakhiri hubungan serius dengan Terrance mencoba membuka lembaran baru lewat kencan. Sementara itu, Marc justru meninggalkan acara tersebut untuk bertemu Theo, pria Prancis yang pernah ia jumpai di pameran seni pertunjukan di London. Pertemuan ini terasa ringan sekaligus intim, memberi Marc ruang untuk bernapas dari duka yang menyesakkan.
Good Grief mencapai titik reflektif saat Marc mengakui bahwa kemarahannya atas rahasia Oliver justru mengalihkan dirinya dari proses berduka. Ia juga mengungkap luka lama tentang ibunya, kematian yang membuatnya berhenti melukis dan merasa gagal berduka dengan benar. Theo kemudian mengajaknya ke ruang Claude Monet di Musée de l'Orangerie, menjelaskan bahwa lukisan tersebut dibuat setelah sang pelukis kehilangan keluarganya. Momen ini membuka kesadaran baru bagi Marc, yang berujung pada ciuman penuh makna.
Pemeran
Jadwal Film
Ek Din
The Bell: Panggilan Untuk Mati
Mortal Kombat II
Fuze
Tears of the Azure Sea
Ek Din
The Devil Wears Prada 2
Michael (2026)
Dilan ITB 1997
The Drama
Para Perasuk
Kupilih Jalur Langit
Ikatan Darah
Dalam Sujudku
The Magic Faraway Tree
Project Hail Mary
Tiba Tiba Setan
Warung Pocong
Ghost in the Cell
Ready or Not 2: Here I Come
Lee Cronin's The Mummy
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
They Will Kill You
Yohanna
Tumbal Proyek
13 Mei 2026
Semua Akan Baik-Baik Saja
13 Mei 2026
Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
13 Mei 2026
Top Gun : Maverick ( re-release )
13 Mei 2026
In the Grey
15 Mei 2026
Pati Patni Aur Woh Do
15 Mei 2026
Keluarga Suami Adalah Hama
21 Mei 2026
Gudang Merica
21 Mei 2026
Kamu Harus Mati
21 Mei 2026
Chand Mera Dil
22 Mei 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Colony (2026)
03 Juni 2026
Nobody Loves Kay
04 Juni 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Air Mata Buaya
07 Juni 2026
Minions & Monsters
30 Juni 2026
402 Rumah Sakit Angker Korea
09 Juli 2026
Badut Gendong
27 Mei 2026
Passenger (2026)
27 Mei 2026
Kucing Hitam
04 Juni 2026
Love Barista (2026)
05 Juni 2026
Dosa
11 Juni 2026
Garuda di Dadaku
11 Juni 2026
Dukun Magang
18 Juni 2026Berita Lainnya
Film Tentang Kritikus dan Sudut Pandang Menjadi Oposisi Politik yang Penuh Ketegangan