SELEBRITI

Beda Pilihan Presiden dengan Anang, Ashanty Sampai Diancam

Selasa, 16 April 2019 12:15 Penulis: Guntur Merdekawan

Ashanty © KapanLagi/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Jelang Pemilihan Umum 2019 yang tinggal sehari lagi, situasi persaingan antara penggemar 2 kubu Capres makin memanas. Perang kritik saling hujat seakan tak bisa terhindarkan lagi. Sederet publik figur yang sudah menentukan pilihannya pun jadi kena getahnya, seperti Ashanty.

Seperti diketahui, Ashanty punya pilihan yang berbeda dari suaminya, Anang Hermansyah. Dan keputusannya itu ternyata tak disambut baik oleh sebagian orang. Merasa miris, pelantun Kesakitanku itupun mencurahkan isi hatinya lewat sebuah postingan Instagram.

"Sedih sekaligus mikir, kok bisa ya hanya karena berbeda pilihan sampe segitunya, baik di-DM ataupun komen IG bilang, 'Unfollow ah, nggak ngefans lagi sama artis yang mikirin dirinya sendiri' (mikir keras maksudnya gimana), 'Nggak islami nggak nurut pilihan ulama' (bukannya semua ada ulamanya juga), 'Gini nih artis nggak punya iman' (siapa yang bisa mengukur keimanan seseorang?), 'Mikirin kalangan atas' (justru kalangan atas stres di era Pak Jokowi susah sogok-menyogok, perizinan semua nggak mudah, harus sesuai aturan)," tulis Ashanty menceritakan hujatan yang diterimanya.

1. Diancam

Bahkan gara-gara masalah perbedaan pilihan ini, Ashanty juga mendapat beberapa ancaman. Apapun itu, di tengah-tengah fanatisme publik yang berlebihan, Ashanty tetap respect kepada capres sebelah yang tak dipilihnya.

"Saya nggak masalah kalau sampe kalian nggak ngefans lagi hanya karena berbeda pilihan. Hanya miris aja, sampai diancem nggak dibeli usaha-usahanya, nggak mau lihat kalau di TV dan lain-lain. Yang saya takutin justru kalau saya nggak menggunakan hak pilih saya sebagai warna negara yang baik. Saya pribadi tetap suka sama sosok Pak Prabowo, tetap suka dengan kecerdasan Bang Sandi, tetep suka sama ulama-ulama yang memang pada akhirnya menentukan pilihannya walau berbeda dengan saya," sambung wanita berusia 34 tahun ini.

2. Pemilih Cerdas

Lebih jauh Ashanty menghimbau agar publik tidak terlalu berlebihan dalam mendukung capres pilihannya. Bahkan, Ashanty sendiri merasa jika bisa saja pilihannya salah. Namun bukan berarti hal itu membuatnya jadi membenci atau merendahkan orang lain yang berbeda pilihan.

"Jangan kita mengagung-agungkan seolah paling benar, sedangkan kebenaran hanya milik Allah. Yang kita pilih ini manusia loh, dengan segala kekurangannya. Yang ada kita nambah dosa kalau salah prediksi, suudzon sama orang lain, menjatuhkan, memfitnah tanpa tahu kebenaran. Saya mau jadi pemilih yang cerdas, artinya tidak mau mendewakan yang saya pilih, karena saya bisa aja salah," sambungnya.


REKOMENDASI
TRENDING