SELEBRITI

Belum Tuntas, Sampai Sekarang Nenek Maryke Belum Bisa Bertemu Cucunya

Rabu, 09 Januari 2019 11:37 Penulis: Rezka Aulia

Kasus nenek Maryke dan Tyas Mirasih masih terus berlanjut. (KapanLagi.com/Abbas Adi Nugroho)

Kapanlagi.com - Artis Tyas Mirasih melaporkan seorang wanita bernama Maryke Harris Pohu ke Polda Metro Jaya pada Maret tahun lalu. Laporan itu terkait statement Maryke di sebuah talkshow yang menggiring opini seolah Tyas menculik dan memanfaatkan cucunya berinisial ACB.

Selasa kemarin (8/1/2019) Maryke dipanggil oleh pihak kepolisian atas laporan Tyas. Didampingi tim kuasa hukumnya, ia dicecar sejumlah pertanyaan oleh penyidik terkait apa yang diucapkan dalam acara tersebut.

"Panggilan ini buntut laporan dari Tyas Mirasih pada bulan Maret. Klien kami dipanggil untuk mengklarifikasi dan meng-counter tentang laporan atau tuduhan-tuduhan yang disampaikan kepada klien kami. Bahwa seolah-olah klien kami telah memfitnah atau menghina pelapor," kata Agustinus Nahak selaku kuasa hukum Maryke.

1. Tidak Lakukan Penghinaan

Agustinus Nahak menjelaskan bila dalam acara tersebut Maryke Harris Pohu tidak melakukan hal seperti yang dilaporkan Tyas Mirasih. Karena yang diketahui, Tyas memang membawa cucunya. Lalu terdapat akun Instagram ACB yang dikendalikan oleh pemain film AIR TERJUN PEGANTIN itu.

"Yang pertama klien kami tidak pernah menghina atau memfitnah siapapun. Sesuai dengan putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan, secara sah dan secara hukum bahwa ibu Maryke adalah wali daripada Amandine. Klien kami juga mengimbau agar cucunya tidak di-endorse, karena anak ini masih di bawah umur, kasihan kan. Bila perlu anak di sekolahkan atau diajak mengaji," sambungnya.

2. Saeli Tak Izinkan ACB Bertemu Neneknya

Setelah masalah ter-blow up ke media, akhirnya diketahui bila ACB dibawa oleh Saeli yang merupakan sepupu Tyas Mirasih. Namun Saeli mengaku sudah mengadopsi anak tersebut dan tak mau mempertemukan Maryke dengan cucunya.

"Kami sudah sempat ketemu dengan Saeli, saya sudah meminta dan menghimbau untuk mengembalikan cucu saya tapi tidak diberikan sama dia, bahkan katanya sudah diadopsi," cerita Maryke.

Irsan Gusfriyanto selaku tim kuasa hukum Maryke menambahkan, "Tak ada satu orang pun yang berhak secara hukum selain klien kami selaku nenek dan selaku pemegang wali berdasar keputusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Jadi cucu dari klien kami di tangan Tyas dan Saeli ini tanpa hak. Artinya kalau pemegang hak ini meminta cucunya untuk dipulangkan, maka pihak yang tidak mempunyai hak ini wajib memberikan anak tersebut. Faktanya mereka ini menghalangi," tegasnya.

 

(kpl/abs/rna)

Reporter: Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING