Cerita Melanie Putria Ikut Seoul Marathon, Bikin Bangga!

(c) Pocari Sweat

Kapanlagi.com - Lama nggak terdengar kabarnya, rupanya ada cerita tersendiri dari Melanie Putria. Mantan Putri Indonesia 2002 ini ternyata lagi asyik-asyiknya menekuni olahraga lari. Kegiatan ini emang udah jadi hobinya sejak lama. Nggak tanggung-tanggung, wanita 34 tahun ini menekuni lari dengan jarak yang sangat ekstrem, yaitu 42,195 km! Jarak ini tentu bukan hal yang mudah bagi pelari amatir.

Ada cerita sendiri yang membawa Melanie pada olahraga lari yang ditekuninya sejak tahun 2011 tersebut. Setelah melahirkan, istri dari Angga Puradiredja ini merasa mengalami sindrom baby blues. Dia jadi kehilangan rasa percaya dirinya. Di saat itu, dia terinspirasi melihat salah satu komunitas lari dan akhirnya tertarik untuk mencoba.

Nggak disangka, pertama kali mencoba buat lari justru bikin ibu satu anak ini jadi jatuh cinta.

“Pertama kali aku nyoba lari, jatuh cintanya saat itu juga, Karena aku merasakan endorfin yang keluar pas lari itu bener-bener bikin happy, bikin jadi positif.” cerita Melanie saat diwawancarai reporter Kapanlagi Selasa (21/3) lalu.

Berbekal rasa cinta, Melanie pun memutuskan buat terjun serius dalam olahraga ini. Bahkan, dia sampai mengikuti marathon internasional, mulai dari Chicago Marathon, London Marathon, hingga Tokyo Marathon. Dan untuk mengikuti Tokyo Marathon tahun lalu, Melanie melakukan persiapan serius yaitu dengan mengikuti program pelatihan dari POCARI SWEAT Sport Science.

Instagram.com/melanieputriaInstagram.com/melanieputria

Hasil latihan intensif yang dilakukan ini membuahkan hasil yang sangat baik. Sebelumnya, untuk lari marathon sejauh 42,195 km Melanie mempunyai catatan waktu 3 jam 56 menit. Setelah mengikuti program, dia berhasil memperbaiki catatan waktunya menjadi 3 jam 49 menit. Hal ini pastinya jadi salah satu kemajuan yang patut dibanggakan buat Melanie yang tergolong pelari amatir.

Pengalaman tahun lalu di Tokyo Marathon membuat wanita satu ini terpanggil kembali untuk mengikuti program POCARI SWEAT Sport Science dan kembali berlari di maraton internasional tepatnya di Seoul Marathon 2017. Nggak sendirian, kali ini dia mengikuti program POCARI SWEAT Sport Science bareng Dimas Seto (selebriti, pelari amatir), Agus Prayogo (pemenang medali emas SEA GAMES) dan Asma Bara (pemenang Jakarta Marathon 2015).

Banyak cerita yang ia lalui dalam persiapannya kali ini. Melanie sempat mengalami cedera yang membuatnya tidak bisa berlari selama 6 minggu.

Instagram.com/melanieputriaInstagram.com/melanieputria

“Kondisiku tahun lalu jauh lebih prima, tapi yang kali ini aku kena cedera. Cederanya sobek otot di bagian panggul dan bikin aku nggak boleh lari. Tapi untungnya dibantu sama tim POCARI SWEAT Sport Science untuk rehabilitasi dari cedera.” terangnya.

Cedera yang Melanie alami ini tidak memutuskan semangatnya untuk tetap berlari di Seoul Marathon. Dia juga mengungkapkan bahwa dukungan dari teman-teman sesama pelari yang menguatkan semangatnya untuk tetap berjuang.

Di akun Instagramnya, Melanie sempat menceritakan bagaimana perjuangannya untuk sampai ke garis finish. Dengan segala keterbatasan yang dia alami saat itu, dia berhasil sampai di garis finish dengan catatan waktu 3 jam 57 menit.

Memang bukan waktu terbaiknya bila dibandingkan dengan marathon yang dia ikuti sebelumnya, namun dia ingin menunjukan kepada semua orang bahwa tidak ada yang tidak mungkin selama kita memiliki kemauan dan mau berusaha. Melanie berharap apa yang dia lakukan ini dapat menginspirasi orang lain untuk terus berlari dan memiliki semangat hidup sehat.

Perjalanan Melanie Putria selama di Korea bisa kamu lihat dalam sport documentary BORN TO SWEAT episode 6 di www.pocarisweatsportscience.id.

(adv/wri)

Rekomendasi

Trending