Cerita Rani Ramadhina Punya Banyak Koleksi Sepatu, Tapi Sering Dibagi-bagikan

Rani Ramadhani © Istimewa
Kapanlagi.com - Selebgram Rani Ramadhina dikenal publik karena penampilannya yang selalu on point. Rani juga diketahui punya sekali banyak koleksi sepatu bermerk yang ia sering bagikan pada follower dan juga orang-orang di sekitarnya.
Alasannya utamanya karena memang koleksinya sudah lebih dari 100 pasang. Selain terlalu banyak, sebagian sepatu-sepatu bermerk yang ia miliki tidak memiliki kenyamanan seperti yang ia inginkan.
"Kalau dulu saya lebih pilih merk timbang kualitas. Tapi setelah mengenal dan merasakan ini Bocorocco, nyaman banget deh. Nyaman dan nggak kalah oke deh ya sama merk lain yang lebih terkenal. Akhirnya aku sering juga ya berbagi ke followers dan orang-orang terdekat. Karena sepatu aku udah banyak banget," ungkap Rani dalam acara yang digelar Bocorocco di salah satu mall di Jakarta.
Advertisement
1. Mementingkan Kenyamanan

Kini, Rani tak mau lagi membeli sepatu-sepatu yang membuatnya tidak nyaman saat memakainya. Tak peduli seberapa cantik dan besar brandnya, kini ia mementingkan kenyamanan.
"Pastinya sangat penting. Percuma tampil keren, oke tapi pasti misal bikin tulang sakit ya buat apa. Tapi sepatu ini nyaman. Efeknya enak banget. Hampir setiap acara kalau nggak pakai sepatu ini beda banget ya, setelahnya merasa tersiksa ya kalau bukan ini," lanjutnya.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Manfaat Kesehatan
Sebagai kolektor sepatu, Rani juga membagikan tips untuk memilih sepatu yang tepat. Bukan hanya memikirkan design dan merk, tapi juga harus memikirkan kenyamanan dan kesehatan. Karena sepatu juga dapat mempengaruhi kesehatan tulang.
"Sepatu itu sangat penting banget karena menunjang penampilan. Dan kenyamanan juga penting, terutama digunakan untuk jangka panjang. Karena berpengaruh pada kesehatan juga ya. Kalau saya sendiri tidak harus selalu pakai hak tinggi, yang penting nyaman dan nggak mengganggu kesehatan tulang," pungkasnya.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/mhr)
Advertisement














































