Demi Nikahi Vita KDI, Bupati Kotawaringin Timur Palsukan Identitas

Minggu, 17 November 2013 18:35 Penulis: Wulan Noviarina
Demi Nikahi Vita KDI, Bupati Kotawaringin Timur Palsukan Identitas @KapanLagi.comŽ
Kapanlagi.com - Bukan hanya tidak mendapatkan izin dari istrinya, demi terlaksananya pernikahannya dengan Vita KDI, Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H Supian Hadi rela memalsukan identitas pribadinya.

"Berdasarkan investigasi kami, terlapor juga diduga memalsukan identitas saat melangsungkan pernikahan dengan Novita Anggraini tersebut. Jadi kami menduga ada tindak pidana lainnya, berupa pemalsuan identitas karena mengaku berstatus duda dan pekerjaan sebagai pengusaha batubara, menyembunyikan pernikahannya yang sah. Nantinya, masalah ini akan juga kami laporkan kepada kepolisian," kata Ruzeli kepada wartawan di Hotel Grand Hyatt, Minggu (17/11) siang.

Dijelaskan, akibat pernikahan itu maka Hj Iswanti merasa rumah tangganya diganggu oleh pihak lain.

"Yang lebih ironis, selama enam bulan terakhir ini, sejak heboh pemberitaan di media, Supian Hadi tak pernah lagi mempedulikan Iswanti dan kedua anaknya, Mohammad Alesandro Rendy Sadewa (7 tahun) dan Mohammad Alesandro Sendy Sadewa (3 tahun). Ini betul-betul mengiris hati seorang wanita berstatus istri yang sah," kata Ruzeli.

Bupati Supian Hadi saat menikah dengan Vita KDI. @istimewaBupati Supian Hadi saat menikah dengan Vita KDI. @istimewa


Karena tidak ada lagi komunikasi, Supian Hadi sudah menelantarkan dan tidak lagi memberi nafkah lahir dan batin kepada Iswanti. Sedangkan kepada Vita, diberikan rumah mewah, beberapa mobil mewah seperti Hummer dan mobil lainnya, dan sejumlah kemewahan lainnya.

"Padahal, kepada Iswanti sejak perkawinan dulu masih tinggal di rumah orang tua Iswanti. Tidak ada rumah bersama. Ini sangat menyedihkan," tambahnya.

Menurut Ruzeli, karena Supian Hadi adalah pejabat negara maka telah terjadi pelanggaran PP No.10 tahun 1983 yang diubah/ditambah dengan PP No.45 tahun 1990 tentang izin perkawinan dan perceraian bagi PNS.

"kami berharap Mendagri dapat menjatuhkan sanksi berupa hukuman disiplin yang seberat-beratnya kepada Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H Supian Hadi," harapnya.

(kpl/gum/phi)

Editor:

Wulan Noviarina


REKOMENDASI
TRENDING